MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Komisi III DPR Dorong Polisi Usut Dugaan Pidana di Kematian Mahasiswa Unud

Publisher: Redaktur 20 Oktober 2025 3 Min Read
Share
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Dede Indra Permana Soediro, mendukung pengusutan kasus kematian mahasiswa Unud. (dok Istimewa)
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id  – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Dede Indra Permana Soediro, mendukung penuh upaya pengusutan kematian mahasiswa Universitas Udayana (Unud) berinisial TAS (21). Dede menegaskan, kasus dugaan perundungan di dunia pendidikan harus diusut tuntas agar tidak kembali terjadi.

“Kasus ini harus menjadi perhatian bersama. Kami berharap Polri dan lembaga penegak hukum tidak sekadar melihat sebagai kecelakaan, tapi juga menggali apakah terdapat unsur pidana atau kelalaian yang berkonsekuensi hukum,” ujar Dede Indra kepada wartawan, Senin 20 Oktober 2025.

Menurut Dede, dunia pendidikan tidak boleh lagi menjadi tempat munculnya korban akibat perundungan atau tindakan di luar kegiatan akademik. Ia mendorong Polresta Denpasar serta pihak terkait untuk mengkaji secara serius apakah terdapat unsur pidana dalam kejadian tersebut.

Baca Juga:  Habiburokhman: KUHP-KUHAP Baru Jamin Pandji Pragiwaksono Tak Dipidana Sewenang-wenang

Dede juga meminta penyidik memastikan seluruh kronologi, mekanisme supervisi kampus, dan kondisi lingkungan pendidikan diperiksa secara menyeluruh serta transparan.

Selain itu, ia mengapresiasi langkah pihak kampus dan keluarga korban yang menuntut transparansi kronologi kejadian dan hasil penyelidikan.

Menurutnya, lembaga pendidikan wajib memiliki sistem pengawasan internal yang kuat, mencakup mekanisme pelaporan insiden, budaya anti­perundungan, serta perlindungan bagi mahasiswa dari praktik non-akademik yang berisiko.

“Institusi pendidikan harus memiliki sistem yang melindungi mahasiswa agar tidak menjadi korban hal-hal di luar kegiatan akademik,” tegas Dede.

Lebih lanjut, Dede meminta pihak kampus dan aparat penegak hukum membuka jalur komunikasi dengan keluarga korban, untuk memastikan permintaan kejelasan kronologi dan penyebab kematian TAS dapat dipenuhi.

Baca Juga:  Anggota DPR Cecar Capim KPK Ibnu Pernah Vonis Bebas Terdakwa Korupsi

Sebelumnya, polisi menyebut TAS terjatuh dari gedung lantai empat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana, Jalan Sudirman, Denpasar, pada Rabu 15 Oktober 2025.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, menjelaskan hal itu berdasarkan keterangan saksi berinisial NKGA yang saat kejadian sedang menunggu dosen di lantai empat bersama temannya.

“Sekitar pukul 08.30 Wita, saksi melihat korban datang dari arah pintu lift dengan membawa tas ransel dan mengenakan baju putih. Korban tampak panik dan melihat sekeliling,” ujar Sukadi, Kamis 16 Oktober 2025.

Tak lama kemudian, korban melompat dari lantai empat. Petugas keamanan dan mahasiswa lain langsung mengevakuasi TAS ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah, Denpasar.

Baca Juga:  Juniver Girsang Ingatkan DPR, RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Habisi Lawan Politik

Saat tiba di IGD RSUP Prof Ngoerah, TAS masih dalam kondisi sadar, namun mengalami pendarahan hebat hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Mahasiswa semester VII Program Studi Sosiologi itu meninggal setelah kondisinya terus menurun akibat luka serius. HUM/GIT

TAGGED: Dede Indra Permana Soediro, kasus perundungan, Komisi III DPR, Polresta Denpasar, Universitas Udayana
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Hasto PDI-P Singgung Hak Angket DPR Usai Putusan MA soal Suket SMA Gibran
1 November 2026
Kuasa Hukum Gibran Sebut Putusan MA soal Suket SMA Tak Pengaruhi Jabatan Wapres
1 November 2026
PKS Desak DPR Bersikap soal Ijazah Gibran, Putusan MA Jadi Pintu Evaluasi
1 November 2026
Kronologi Ijazah Gibran: Gugatan Kandas di PTUN, MA Kabulkan Kasasi Subhan
1 November 2026
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto hadir di KJRI Hong Kong menyaksikan kegiatan pasporia.
Pasporia KJRI Hong Kong Diserbu 100 Pemohon, Layanan Reguler Capai 150 Orang per Hari
31 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Hasto PDI-P Singgung Hak Angket DPR Usai Putusan MA soal Suket SMA Gibran
1 November 2026
Kuasa Hukum Gibran Sebut Putusan MA soal Suket SMA Tak Pengaruhi Jabatan Wapres
1 November 2026
PKS Desak DPR Bersikap soal Ijazah Gibran, Putusan MA Jadi Pintu Evaluasi
1 November 2026
Kronologi Ijazah Gibran: Gugatan Kandas di PTUN, MA Kabulkan Kasasi Subhan
1 November 2026

Baca Berita Lainnya:

Politik

Hasto PDI-P Singgung Hak Angket DPR Usai Putusan MA soal Suket SMA Gibran

Hukum

Kuasa Hukum Gibran Sebut Putusan MA soal Suket SMA Tak Pengaruhi Jabatan Wapres

Politik

PKS Desak DPR Bersikap soal Ijazah Gibran, Putusan MA Jadi Pintu Evaluasi

Hukum

Kronologi Ijazah Gibran: Gugatan Kandas di PTUN, MA Kabulkan Kasasi Subhan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?