MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Misri Puspita Sari, Tersangka Kematian Brigadir Nurhadi: Keluarga Tak Percaya

Publisher: Redaktur 11 Juli 2025 4 Min Read
Share
Misri Puspita Sari.
Ad imageAd image

JAMBI, Memoindonesia.co.id – Nama Misri Puspita Sari (23), wanita asal Jambi, mendadak menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai salah satu dari tiga tersangka dalam kasus kematian Brigadir Nurhadi, anggota Propam Polda NTB.

Penetapan ini mengejutkan keluarga Misri, yang mengenalnya sebagai sosok pekerja keras dan tulang punggung keluarga.

Bibi Misri, Neni, mengungkapkan keterkejutannya saat mengetahui keponakannya terseret dalam kasus ini. Ia tak yakin Misri terlibat dalam pembunuhan tersebut dan merasa Misri selama ini dipojokkan.

Neni menyoroti perlakuan terhadap Misri yang seolah dijadikan pelaku utama, ditangkap dan ditahan lebih dulu, sementara dua tersangka lain yang merupakan anggota polisi, Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Chandra, sempat tidak ditahan karena dianggap kooperatif.

“Janganlah sampai dia dipojokkan, sekarang ini kan seolah-olah dipojokkan,” kata Neni saat ditemui di rumah orang tua Misri di Muaro Jambi, Kamis 10 Juli 2025.

Di mata keluarga, Misri dikenal sebagai pribadi yang jujur dan selalu terbuka. Ia tak pernah sungkan berbagi masalah dengan orang tua dan kerabatnya.

Baca Juga:  Misri Puspita Sari Akui Terima Rp 35 Juta dari Kompol Yogi

“Dia orang jujur, dia sama keluarga apapun yang dia bermasalah pasti dia ceritakan ke kita. Sekarang karena nggak bisa ngomong sama dia, kami nggak bisa komunikasi,” ujar Neni dengan nada prihatin.

Misri memang merupakan sosok yang sangat diandalkan keluarga. Sejak sang ayah meninggal dunia pada tahun 2022, ia memikul tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga. Sebagai putri sulung, ia bahkan membiayai sekolah kelima adiknya.

Keyakinan keluarga akan ketidakterlibatan Misri dalam kasus pembunuhan ini sangat kuat. Neni berpendapat bahwa Misri adalah sosok yang rentan dan mendapat sorotan berlebih, padahal dua tersangka lainnya adalah anggota polisi dan bahkan atasan korban.

“Kami minta janganlah dia digituin, dia orangnya baik. Kami mau keadilan kayak manapun dia nggak ada jahat. Semut pun gak mau dia sakitin apalagi orang, begitu lah sifatnya,” ungkap Neni, menggambarkan betapa Misri adalah pribadi yang lembut dan tidak mungkin menyakiti orang lain.

Baca Juga:  Sosok Misri, LC Cantik yang Dibayar Kompol Yogi Saat Pesta Narkoba Berujung Tewasnya Brigadir Nurhadi

Selain dikenal sebagai pekerja keras, Misri juga memiliki segudang prestasi di bidang modelling. Sejak usia TK hingga SMA, ia aktif menggeluti dunia ini dan mendapat dukungan penuh dari keluarga.

Berbagai prestasi modelling, khususnya di tingkat lokal, pernah ia ukir, seperti Duta Inklusi Keuangan, Gadis Photogenic, serta partisipasinya dalam pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi dan berbagai kegiatan modelling swasta lainnya.

Neni menuturkan, uang hasil dari kegiatan modelling ini juga digunakan Misri untuk membantu keuangan keluarga, termasuk biaya pengobatan ayahnya sebelum meninggal dunia.

“Dulu saat bapaknya sakit, dia yang mengurus dan membiayainya. Dia tulang punggung keluarga,” kenangnya.

Kini, dengan terjeratnya Misri dalam kasus ini, keuangan keluarga pun ikut terganggu. Adiknya terpaksa menunda rencana kuliah karena terkendala biaya, dan adik bungsunya juga menunda masuk TK.

“Dia bilang, saat kembali ke (balik dari) Lombok, dia akan mengirimkan uang untuk biaya adiknya yang masuk kuliah, serta adiknya yang kecil mau masuk TK,” imbuh IM, ibu Misri, dengan nada sedih.

Baca Juga:  Jejak Misri Puspita Sari: Dari Gadis Berprestasi Hingga Tersangka Kematian Brigadir Nurhadi

Kasus kematian Brigadir Nurhadi sendiri masih menyimpan banyak teka-teki, meskipun Polda NTB telah menetapkan Kompol Yogi, Ipda Haris, dan Misri sebagai tersangka.

Polisi menduga Brigadir Nurhadi tewas di kolam Villa Tekek akibat penganiayaan. Namun, hingga kini, penyidik belum menemukan siapa pelaku penganiayaan tersebut.

“Adanya dugaan penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Di sana (villa Tekek) telah terjadi (dugaan penganiayaan terhadap) salah seorang personel Polda NTB (yang) ditemukan meninggal dunia di dalam kolam,” kata Dirreskrimum Polda NTB Kombespol Syarif Hidayat, Jumat 4 Juli 2025.

Hasil autopsi juga mengungkapkan adanya sejumlah luka pada tubuh Nurhadi, termasuk patah pada tulang lidah korban yang diduga akibat cekikan.

“(Dugaan pelaku penganiayaan mengakibatkan Brigadir Nurhadi tewas) masih kami dalami,” tambah Syarif. HUM/GIT

TAGGED: Brigadir Muhammad Nurhadi, Ipda Haris Chandra, Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Misri, Misri Puspita Sari, Villa Tekek
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Polisi Ungkap KA Argo Bromo Melaju 110 Km per Jam sebelum Tabrak KRL di Bekasi
29 April 2026
Polisi Ungkap Perlintasan Taksi Tertemper KRL di Bekasi Tanpa Palang Resmi
29 April 2026
Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terpental ke Rak Bagasi, Alami Cedera Parah
29 April 2026
Kemenhub Sidak Pool Taksi Green SM di Bekasi Usai Kecelakaan Kereta
29 April 2026
240 Penumpang KA Argo Bromo Anggrek Selamat Usai Tabrakan dengan KRL di Bekasi Timur
28 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Polisi Ungkap KA Argo Bromo Melaju 110 Km per Jam sebelum Tabrak KRL di Bekasi
29 April 2026
Polisi Ungkap Perlintasan Taksi Tertemper KRL di Bekasi Tanpa Palang Resmi
29 April 2026
Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terpental ke Rak Bagasi, Alami Cedera Parah
29 April 2026
Kemenhub Sidak Pool Taksi Green SM di Bekasi Usai Kecelakaan Kereta
29 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Peristiwa

Polisi Ungkap KA Argo Bromo Melaju 110 Km per Jam sebelum Tabrak KRL di Bekasi

Peristiwa

Polisi Ungkap Perlintasan Taksi Tertemper KRL di Bekasi Tanpa Palang Resmi

Peristiwa

Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terpental ke Rak Bagasi, Alami Cedera Parah

Peristiwa

Kemenhub Sidak Pool Taksi Green SM di Bekasi Usai Kecelakaan Kereta

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?