MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Ajudan Jokowi Diperiksa Terkait Tuduhan Ijazah Palsu: Ada Apa?

Publisher: Redaktur 4 Juli 2025 2 Min Read
Share
Ajudan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, ajudan pribadi Presiden Joko Widodo, mendadak jadi sorotan setelah diperiksa penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis, 3 Juli 2025.

Pemeriksaan ini terkait laporan dugaan fitnah mengenai tudingan ijazah palsu Presiden Jokowi. Lalu, apa alasan polisi perlu memeriksa ajudan orang nomor satu di Indonesia ini?

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombespol Ade Ary Syam Indradi, pemeriksaan terhadap Kompol Syarif dilakukan karena ada keterangan yang diperlukan untuk pendalaman materi dalam perkara yang dilaporkan.

“Benar (ajudan Jokowi diperiksa),” kata Kombespol Ade Ary kepada wartawan, Jumat 4 Juli 2025. “Ada keterangan yang diperlukan untuk pendalaman materi.”

Baca Juga:  Waka Komisi III DPR Dukung Satgas Berantas Judi Online, Siap Awasi Kinerja

Kompol Syarif sendiri membenarkan pemeriksaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kehadirannya adalah untuk memberikan kesaksian terkait kasus yang dilaporkan oleh Presiden Jokowi.

“Saya memenuhi panggilan dari penyidik Polda Metro atas pemberian kesaksian terhadap kasus yang dilaporkan oleh Bapak Joko Widodo,” ujar Kompol Syarif.

Diketahui, Presiden Jokowi telah melaporkan dugaan fitnah terkait tuduhan ijazah palsu ini ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut sudah teregistrasi dan kini ditangani oleh Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Presiden Jokowi melaporkan pihak-pihak yang menyebarkan tudingan ini dengan dugaan pelanggaran Pasal 310 dan 311 KUHP, serta Pasal 27A, 32, dan 35 Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca Juga:  Diteken Jokowi, Revisi UU ITE Jilid II Resmi Diberlakukan

Sebagai bukti awal, Presiden Jokowi telah menyerahkan sejumlah barang bukti kepada penyidik, termasuk 24 objek media sosial yang diduga menyebarkan tuduhan tersebut. Hal ini menunjukkan keseriusan pihak Presiden dalam menindaklanjuti isu yang dinilai merugikan nama baiknya.

Menariknya, kasus tudingan ijazah palsu ini sebelumnya juga bergulir di Bareskrim Polri. Setelah serangkaian penyelidikan, Bareskrim Polri telah menegaskan bahwa ijazah milik Presiden Jokowi adalah asli dan sah, serta sama dengan pembanding. Oleh karena itu, laporan yang ada di Bareskrim pun akhirnya dihentikan.

Namun, meskipun sudah disetop, Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) sebagai pelapor di Bareskrim, masih belum menyerah.

Baca Juga:  Roy Suryo Enggan Temui Jokowi Usai Jadi Tersangka Kasus Ijazah

Mereka bahkan meminta dilakukannya gelar perkara khusus yang rencananya akan digelar pada Rabu, 9 Juli pekan depan. HUM/GIT

TAGGED: ajudan jokowi, ijazah palsu, Joko Widodo, Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, Polda Metro Jaya
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Dibuka bagi Negara yang Patuhi Protokol
15 Maret 2026
Aktivis KontraS Andrie Yunus Alami Luka Bakar 24 Persen Usai Disiram Air Keras
15 Maret 2026
Kepala Seksi Dokumen Perjalanan Kantor Imigrasi Surabaya, Gelar Handoko Andi Putra, memastikan tetap memberikan pelayanan prima selama bulan puasa.
Imigrasi Surabaya Tetap Buka Saat Libur Nyepi dan Idulfitri, Layanan Darurat Paspor dan Izin Tinggal Dilayani Walk-In
15 Maret 2026
Komisi I DPR Nilai Jabatan Kaster TNI Tak Mengarah pada Dwifungsi ABRI
15 Maret 2026
Mabes TNI Ungkap Alasan Jabatan Kaster Kembali Muncul di Era Panglima Agus Subiyanto
15 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Dibuka bagi Negara yang Patuhi Protokol
15 Maret 2026
Aktivis KontraS Andrie Yunus Alami Luka Bakar 24 Persen Usai Disiram Air Keras
15 Maret 2026
Komisi I DPR Nilai Jabatan Kaster TNI Tak Mengarah pada Dwifungsi ABRI
15 Maret 2026
Mabes TNI Ungkap Alasan Jabatan Kaster Kembali Muncul di Era Panglima Agus Subiyanto
15 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Internasional

Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Dibuka bagi Negara yang Patuhi Protokol

Peristiwa

Aktivis KontraS Andrie Yunus Alami Luka Bakar 24 Persen Usai Disiram Air Keras

Kepala Seksi Dokumen Perjalanan Kantor Imigrasi Surabaya, Gelar Handoko Andi Putra, memastikan tetap memberikan pelayanan prima selama bulan puasa.
Imigrasi

Imigrasi Surabaya Tetap Buka Saat Libur Nyepi dan Idulfitri, Layanan Darurat Paspor dan Izin Tinggal Dilayani Walk-In

Pertahanan

Komisi I DPR Nilai Jabatan Kaster TNI Tak Mengarah pada Dwifungsi ABRI

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?