MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kesaksian Mengejutkan Eks Sopir di Sidang Fariz RM: Diminta Beli Narkoba Pakai Kode ‘Hijau’ dan ‘Putih’

Publisher: Redaktur 26 Juni 2025 3 Min Read
Share
Fariz RM mendengarkan kesaksian mantan sopir yang dia minta beli narkoba.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Sidang kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menjerat musisi legendaris, Fariz RM, kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis 26 Juni 2025.

Sidang kali ini menghadirkan saksi kunci, Andres Deni Kristyawan, yang merupakan mantan sopir pribadi Fariz RM. Kesaksiannya di hadapan majelis hakim mengungkap kronologi mengejutkan terkait permintaan pembelian narkoba.

Dalam keterangannya, Andres membeberkan bagaimana ia diminta oleh Fariz RM untuk membeli dan mengirimkan narkoba jenis ganja dan sabu. Semua bermula pada 15 Februari, saat Fariz RM menghubunginya.

“Pada 15 Februari, kebetulan Pak Fariz menelpon saya, ‘Ada pekerjaan di Jakarta’,” tutur Andres di ruang sidang.

Baca Juga:  Kurir 72 Kg Sabu di Tangerang Manfaatkan Perayaan HUT Ke-78 Bhayangkara

Percakapan yang awalnya terkesan biasa itu ternyata berlanjut dengan permintaan khusus yang tak terduga. Melalui pesan WhatsApp, Fariz RM memberikan instruksi pembelian narkoba menggunakan kode rahasia.

“Pada saat itu Pak Fariz menghubungi saya melalui WhatsApp, dijelaskan untuk masalah pekerjaan dan pengambilan ganja. ‘Tolong siapkan juga di situ sejumlah ganja dan sabu’,” beber Andres. Ia pun menjelaskan kode yang digunakan: ‘Hijau’ untuk ganja dan ‘Putih’ untuk sabu.

Andres mengungkapkan bahwa narkoba tersebut diminta untuk dikirimkan ke sebuah hotel bernama Orion di kawasan Jakarta Pusat. Proses pengirimannya pun dilakukan secara terselubung untuk menghindari kecurigaan. Ia mengemas barang haram itu dalam sebuah amplop dan menitipkannya di resepsionis.

Baca Juga:  Bule Rusia Pemilik Ganja Mengamuk di Kantor Imigrasi Ngurah Rai

“Saya titipkan ke resepsionis, kemas di dalam amplop. Saya bilang ‘Untuk Pak Fariz, obat’,” jelasnya.

Menariknya, saat pengambilan pertama, ganja belum tersedia. Alhasil, hanya sabu yang berhasil diambil dan diserahkan lebih dulu.

“Kalau ganja itu kebetulan pas saya ambil itu belum ready, tanggal 17 baru saya ambil,” imbuhnya.

Andres juga mengaku sempat menalangi dana pembelian narkoba tersebut. Ia kemudian menerima sejumlah uang dari Fariz RM untuk mengganti biaya yang telah ia keluarkan. “Saya terima 1,5 juta untuk sabu dan ganja,” pungkasnya.

Fariz RM sendiri didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan tuduhan berlapis. Ia dijerat Pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagai pengedar, serta Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika karena diduga memiliki dan menyimpan sabu.

Baca Juga:  Gagalkan Penyelundupan Sekuintal Ganja Thailand Beragam Rasa

Pelantun “Sakura” ini juga dikenakan Pasal 111 ayat (1) UU Narkotika jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atas dugaan menyimpan ganja dalam bentuk tanaman. Jika terbukti bersalah, Fariz RM terancam hukuman penjara yang tidak main-main, mulai dari 12 hingga 15 tahun. HUM/GIT

TAGGED: Andres Deni Kristyawan, fariz rm, ganja, mantan sopir pribadi, Pengadilan Negeri Jakarta, Sabu
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Car Free Day (CFD) di jantung Kota Semarang, Minggu pagi, 24 Mei 2026.
CFD Jadi “Kantor Dadakan”: Lari Pagi Sambil Urus Paspor, Cek Kesehatan Sekalian Beres!
24 Mei 2026
WNI Relawan Flotilla Ceritakan Intimidasi Israel saat Misi Kemanusiaan Gaza
24 Mei 2026
Lima Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Masih Dirawat
24 Mei 2026
Sopir Diduga Ngantuk, Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro
24 Mei 2026
Anggota DPR RI Muhammad Hilman Mufidi Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro
24 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

WNI Relawan Flotilla Ceritakan Intimidasi Israel saat Misi Kemanusiaan Gaza
24 Mei 2026
Lima Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Masih Dirawat
24 Mei 2026
Sopir Diduga Ngantuk, Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro
24 Mei 2026
Anggota DPR RI Muhammad Hilman Mufidi Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro
24 Mei 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Car Free Day (CFD) di jantung Kota Semarang, Minggu pagi, 24 Mei 2026.
Imigrasi

CFD Jadi “Kantor Dadakan”: Lari Pagi Sambil Urus Paspor, Cek Kesehatan Sekalian Beres!

Internasional

WNI Relawan Flotilla Ceritakan Intimidasi Israel saat Misi Kemanusiaan Gaza

Peristiwa

Lima Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Masih Dirawat

Peristiwa

Sopir Diduga Ngantuk, Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?