MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kursi Keramat Ketua DPC PDI-P Surabaya

Publisher: Admin 17 Mei 2025 3 Min Read
Share
Ad imageAd image

Oleh: Rudy Rianto LG, Petisi PROMEG 96

POSISI Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya merupakan salah satu jabatan yang sangat strategis sekaligus keramat. Mengapa demikian?

PDIP adalah partai pemenang pemilu di Surabaya, dengan penguasaan posisi-posisi penting dan strategis, seperti Ketua DPRD dan Wali Kota Surabaya. Karena itu, tak mengherankan jika kursi Ketua DPC PDIP Surabaya menjadi incaran banyak pihak yang berambisi untuk mendudukinya.

Dalam pandangan saya, keluarnya sanksi partai terhadap empat pengurus PDIP Surabaya kemungkinan besar memiliki kaitan dengan dinamika perebutan kursi keramat tersebut. Bahkan setelah munculnya gonjang-ganjing terkait video viral dari salah satu pengurus yang dikenai sanksi, akun media sosial yang bersangkutan tampak sudah tidak dapat diakses—kemungkinan telah dihapus atau di-take down.

Sebagai partai yang kini memosisikan diri sebagai “oposisi”, PDIP perlu melakukan introspeksi menyeluruh dan holistik agar mampu kembali merebut kemenangan dalam pemilu raya, baik legislatif maupun pilpres.

Baca Juga:  Banteng Sawahan Berbagi Takjil, Gelorakan Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam

Salah satu langkah strategis yang bisa ditempuh adalah memperkuat konsolidasi organisasi, konsolidasi ideologi, dan menjelma menjadi kekuatan politik yang “menangis dan tertawa bersama rakyat”.

Kita bisa belajar dari pengalaman PDIP saat menjadi oposisi di era Presiden SBY, ketika partai ini tampil sangat kritis, ideologis, dan tegas dalam membela kepentingan rakyat. PDIP saat itu menjadi partai yang tidak hanya bersuara, tetapi juga berpihak secara nyata.

Mengacu pada hal tersebut, PDIP perlu berani mengambil langkah strategis, yakni menempatkan kader-kader yang memiliki komitmen kuat untuk sepenuhnya fokus menjaga, merawat, dan membesarkan partai—tanpa keterlibatan dalam pencalonan legislatif maupun eksekutif. Hal ini penting agar tidak terjadi konflik kepentingan, terutama dalam momentum pemilu.

Baca Juga:  Perkuat Nilai Spiritual Nasionalisme Generasi Muda, PDIP Surabaya Rayakan Peringatan Nuzulul Quran

Jika ketua maupun sekretaris partai tidak terlibat dalam kontestasi pemilu, maka mereka bisa lebih fokus pada agenda pemenangan partai secara utuh, baik di pemilu nasional maupun Pilkada serentak. Ini sejalan dengan contoh yang telah ditunjukkan oleh DPP PDIP, di mana Ketua Umum dan Sekjen partai tidak memegang jabatan publik, melainkan fokus membesarkan partai dari dalam.

Dengan menjadikan ketua dan sekretaris sebagai tokoh penggerak konsolidasi internal, diharapkan friksi-friksi di tubuh partai bisa mencair dan soliditas partai tetap terjaga. PDIP tidak boleh kehilangan ruh dan semangat perjuangannya. Tidak boleh kehilangan identitas dan sejarahnya.

Baca Juga:  Mantan Jubir Khofifah-Emil Siap Tantang Petahana di Pilgub Jatim 2024

Sebagai satu-satunya partai yang lahir dari pergolakan melawan otoritarianisme Orde Baru, PDIP ojo pedot oyot—jangan putus akarnya. Sejarah panjang perjuangan inilah yang harus menjadi fondasi utama dalam konsolidasi menyambut dan menghadapi Kongres VI PDIP tahun 2025, dengan tujuan utama: merebut kembali kemenangan secara nasional. (***)

TAGGED: DPC PDI-P Surabaya, Ketua DPC PDI-P Surabaya, Kursi Keramat, PDI Perjuangan, Petisi PROMEG 96, Rudy Rianto LG
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Partai Ummat Nilai Pernyataan Amien Rais Soal Prabowo Bentuk Kepedulian
5 Mei 2026
Pernyataan Amien Rais soal Prabowo Dibantah Komdigi, Dinilai Hoaks dan Provokatif
5 Mei 2026
KPK Apresiasi Vonis Terdakwa Korupsi LNG, Negara Rugi Rp 2 Triliun
5 Mei 2026
Ceramah JK Dipotong, Ade Armando hingga Abu Janda Dilaporkan ke Bareskrim Polri
5 Mei 2026
Sopir Ekspedisi Siram Air Keras ke Pegawai Konveksi Tasikmalaya, Sembilan Korban Terluka
5 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Partai Ummat Nilai Pernyataan Amien Rais Soal Prabowo Bentuk Kepedulian
5 Mei 2026
Pernyataan Amien Rais soal Prabowo Dibantah Komdigi, Dinilai Hoaks dan Provokatif
5 Mei 2026
KPK Apresiasi Vonis Terdakwa Korupsi LNG, Negara Rugi Rp 2 Triliun
5 Mei 2026
Ceramah JK Dipotong, Ade Armando hingga Abu Janda Dilaporkan ke Bareskrim Polri
5 Mei 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Partai Ummat Nilai Pernyataan Amien Rais Soal Prabowo Bentuk Kepedulian

Hukum

Pernyataan Amien Rais soal Prabowo Dibantah Komdigi, Dinilai Hoaks dan Provokatif

Korupsi

KPK Apresiasi Vonis Terdakwa Korupsi LNG, Negara Rugi Rp 2 Triliun

Bareskrim

Ceramah JK Dipotong, Ade Armando hingga Abu Janda Dilaporkan ke Bareskrim Polri

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?