MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Peringatan Hari Santri 2023: Presiden Joko Widodo Ajak Santri Kuatkan Peran sebagai Pilar Kekuatan Bangsa

Publisher: Admin 22 Oktober 2023 3 Min Read
Share
Presiden Joko Widodo hadir di Surabaya dan mengajak santri sebagai Pilar Kekuatan Bangsa.
Presiden Joko Widodo hadir di Surabaya dan mengajak santri sebagai Pilar Kekuatan Bangsa.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa santri memegang peran penting sebagai pilar kekuatan bangsa, menjadi fondasi kekokohan bangsa, dan telah membuktikan hal ini sejak zaman perjuangan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo di hadapan puluhan ribu santri yang memadati lapangan Tugu Pahlawan dan jalan-jalan sekitarnya di Surabaya pada Minggu, 22 Oktober 2023.

Presiden Joko Widodo bertindak sebagai pembina dalam Peringatan Hari Santri 2023 dan menghargai kontribusi yang telah diberikan oleh santri sejak zaman perjuangan kemerdekaan hingga saat ini.

“Santri adalah pilar kekuatan bangsa dan pondasi kekokohan bangsa, hal ini telah terbukti sejak zaman perjuangan,” tegas Presiden Joko Widodo.

Peringatan Hari Santri 2023 juga dihadiri oleh Rais Aam Nahdlatul Ulama KH Miftachul Achyar, Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, beserta jajaran PBNU.

Baca Juga:  Cuan Fiktif 50 % Bongkar Tipu Gelap: Sugianto Resmi Ditahan

Turut hadir juga Ketua DPR RI Puan Maharani, Menhan Probowo Subianto, Mensesneg Pratikno, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri BUMN Erick Tohir, Mendag Zulkifli Hasan, Menteri Investasi Bahlil L, Menpan RB Abdullah Azwar Anas, Panglima TNI Yudo Margono, Kapolri Listy Sigit Prabowo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Forkompimda Jatim.

Presiden Joko Widodo menambahkan, Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar, memiliki 36 ribu pesantren. Hal ini merupakan kekuatan besar bagi negara.

“Jumlah pesantren yang begitu banyak adalah kekuatan besar yang akan menentukan masa depan bangsa, kemajuan bangsa, dan kesuksesan dalam mencapai cita-cita,” ujar presiden.

Baca Juga:  Gol Paulo Victor Hindarkan Persebaya Kalah dari Rans Nusantara

Presiden menjelaskan bahwa Hari Santri dimulai dari kunjungan presiden ke salah satu pesantren di Malang, Jawa Timur, sebelum menjabat sebagai Kepala Negara. Saat itu, ada usulan dari para kiai dan santri untuk mendirikan Hari Santri.

“Saat itu saya belum menjabat sebagai Presiden. Setelah terpilih sebagai Presiden, permintaan dari pesantren di Malang kami kaji dan tindaklanjuti. Akhirnya, kami memutuskan untuk mendirikan Hari Santri melalui Keputusan Presiden No 22 tahun 2015. Sejak itu, kami memiliki Hari Santri,” tutur presiden.

Presiden menjelaskan bahwa 22 Oktober ditetapkan sebagai Hari Santri, mengacu pada seruan Resolusi Jihad dari Hadratusy-Syaikh Romo Kyai Haji Hasyim Asy’ari. Resolusi ini menegaskan bahwa melawan penjajah adalah kewajiban, fardu ain, dan meninggal dalam pertempuran melawan musuh dianggap sebagai mati syahid.

Baca Juga:  PDAM Surabaya Resmikan Reservoir, Pompa, dan Rehabilitasi Jaringan Pipa

“Ini adalah fatwa luar biasa yang menginspirasi kita semua, termasuk para santri, untuk terus berjuang demi kepentingan bangsa, negara, dan umat,” ujar Presiden.

“Semangat Hari Santri harus terus dijaga sesuai dengan konteks kondisi saat ini,” tandasnya.

Peringatan Hari Santri 2023 dimulai sekitar pukul 06.30 WIB. Sebelum arahan Presiden, Ketum PBNU membacakan Resolusi Jihad yang dikeluarkan pada 22 Oktober 1945. Doa untuk Peringatan Hari Santri 2023 dipimpin oleh Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Achyar. (hum/cak)

TAGGED: Hari Santri 2023, Nahdlatul Ulama, Pilar Kekuatan Bangsa, Pondasi Kekokohan Bangsa, Presiden Joko Widodo, Surabaya, Tugu Pahlawan
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

35 Siswa SDN Kauman 1 Malang Diduga Keracunan MBG, Hasil Lab Temukan Bakteri E. coli pada Olahan Telur
28 Juli 2026
Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bogor Diperiksa Kejagung, Dugaan Penyimpangan Tugas Diselidiki
28 Juli 2026
IDI Usul Jam Kerja Dokter Internship Maksimal 40 Jam per Pekan Usai Kasus Kematian Beruntun
28 Juli 2026
Polisi Dalami Kematian Misterius Sutrimo di Klinik Mordent, Tiga Barang Bukti Dibawa ke Labfor
28 Juli 2026
Band Dewa 19 yang digawangi Ahmad Dhani bakal berkolaborasi dengan Virzha dan Padi Reborn dalam konser di Graha UNESA, 28 November 2026.
Dewa 19 dan Padi Reborn Siapkan Lagu Rahasia, Hanya Dibawakan Sekali di Kota Pahlawan Surabaya
27 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

35 Siswa SDN Kauman 1 Malang Diduga Keracunan MBG, Hasil Lab Temukan Bakteri E. coli pada Olahan Telur
28 Juli 2026
Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bogor Diperiksa Kejagung, Dugaan Penyimpangan Tugas Diselidiki
28 Juli 2026
IDI Usul Jam Kerja Dokter Internship Maksimal 40 Jam per Pekan Usai Kasus Kematian Beruntun
28 Juli 2026
Polisi Dalami Kematian Misterius Sutrimo di Klinik Mordent, Tiga Barang Bukti Dibawa ke Labfor
28 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Jawa Timur

35 Siswa SDN Kauman 1 Malang Diduga Keracunan MBG, Hasil Lab Temukan Bakteri E. coli pada Olahan Telur

Kejaksaan

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bogor Diperiksa Kejagung, Dugaan Penyimpangan Tugas Diselidiki

Nasional

IDI Usul Jam Kerja Dokter Internship Maksimal 40 Jam per Pekan Usai Kasus Kematian Beruntun

Hukum

Polisi Dalami Kematian Misterius Sutrimo di Klinik Mordent, Tiga Barang Bukti Dibawa ke Labfor

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?