MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Lahan Parkir Jadi Lapak Pedagang, Penataan Pasar Keputran Utara Amburadul

Publisher: Admin 15 September 2023 3 Min Read
Share
Parkiran Pasar Keputran dipenuhi lapak pedagang.
Parkiran Pasar Keputran dipenuhi lapak pedagang.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Kondisi Pasar Keputran Utara tampak semrawut, Jumat (15/9/2023) dini hari. Lahan yang semestinya difungsikan untuk memarkir kendaraan justru dipenuhi oleh belasan lapak pedagang.

Kondisi ini disesalkan oleh pembeli maupun pedagang pasar. Pasalnya, masyarakat yang hendak datang guna membeli kebutuhan dapur bingung parkir. Selain itu, juga berdampak pada sepinya lapak pedagang yang berada di lantai 2.

“Pengelolanya tidak becus ini. Semrawut pol. Dari dulu begini kondisinya dan tidak ada perubahan,” tutur Sulastri, warga Tegalsari saat ditemui Memorandum di lokasi.

Semrawutnya Pasar Keputran Utara juga dikeluhkan oleh para pedagang. Terutama pedagang sayur yang memiliki lapak di lantai 2.

Baca Juga:  Surabaya Siap Jadi Kota Layak Anak Predikat Paripurna

Gegara banyak pedagang yang turun berjualan di lahan parkir, akhirnya berdampak pada sepinya lapak pedagang di lantai 2.

“Lahan parkiran digunakan berjualan oleh pedagang, akibatnya yang (berjualan) di atas sepi. Sedangkan pengelola pasar dalam hal ini PD Pasar Surya acuh,” tutur Jamal pedagang bawang prei dan bawang kupas.

Bila kondisi ini terus-terusan dilakukan pembiaran, maka menurutnya akan jadi preseden buruk bagi direksi PD Pasar Surya saat ini.

“Seharusnya ada tindakan, karena pedagang yang di atas tersisa sedikit dan memprihatinkan. Kalau terus begini kondisinya mending dikosongkan sekalian, biar muspro sekalian,” tandasnya.

Baca Juga:  RSUD Dr Soewandhie Ungkap Kronologi Pasien Meninggal saat Antre ICU

Sementara itu, Fachtur, pedagang sayur lainnya turut menyampaikan hal senada. Menurutnya, harus segera ada penertiban dari PD Pasar Surya selaku pengelola. Sama halnya seperti yang dilakukan oleh satpol PP yang menertibkan pedagang di trotoar.

“Satpol PP itu intens mengawasi pedagang yang masih nekat berjualan di trotoar. Nah, kalau di parkiran ini kan wewenangnya PD Pasar Surya,” jelas Fachtur.

Pihaknya berharap ada keberanian dari pengelola untuk memerintahkan para pedagang kembali berjualan di atas.

Bila tidak mampu melakukan hal itu, maka pedagang yang tersisa di lantai 2 ancam akan ikut turun berjualan di parkiran.

Baca Juga:  Baznas Sharing Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Surabaya

“Pengennya kalau bisa ya ikut berjualan di parkiran, supaya dagangan kita juga cepat laku. Tapi kalau tidak bisa ya harus adil, semuanya naik ke atas,” tukas pedagang Pasar Keputran Utara sejak 2009 ini.

Sejatinya, keluhan pedagang terkait hal tersebut sudah disampaikan ke pengelola Pasar Keputran Utara. Penertiban diwacanakan dilakukan pada sepekan yang lalu. Akan tetapi hingga sekarang belum terealisasi. (hum/cak)

TAGGED: Pasar Keputran, Pedagang Keputran, PEMKOT SURABAYA
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Berkas Roy Suryo Cs Kasus Tudingan Ijazah Jokowi Dilimpahkan ke Kejaksaan
13 Januari 2026
KPK Ungkap Peran Yaqut dan Gus Alex dalam Korupsi Kuota Haji 2024
13 Januari 2026
KPK Periksa Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji
13 Januari 2026
Misri Puspita Sari Akui Terima Rp 35 Juta dari Kompol Yogi
13 Januari 2026
Maman Imanulhaq Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
13 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Berkas Roy Suryo Cs Kasus Tudingan Ijazah Jokowi Dilimpahkan ke Kejaksaan
13 Januari 2026
KPK Ungkap Peran Yaqut dan Gus Alex dalam Korupsi Kuota Haji 2024
13 Januari 2026
KPK Periksa Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji
13 Januari 2026
Misri Puspita Sari Akui Terima Rp 35 Juta dari Kompol Yogi
13 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara Tersangka Suap Pengurangan Pajak
11 Januari 2026
Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Intervensi OTT KPK Pejabat Pajak Jakarta Utara
11 Januari 2026
KPK Tak Tampilkan Tersangka Suap Pajak Jakut Karena Terapkan KUHAP Baru
11 Januari 2026
PDI-P Luncurkan Logo Banteng Barata pada HUT Ke-53 dan Rakernas
10 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Berkas Roy Suryo Cs Kasus Tudingan Ijazah Jokowi Dilimpahkan ke Kejaksaan

Korupsi

KPK Ungkap Peran Yaqut dan Gus Alex dalam Korupsi Kuota Haji 2024

Korupsi

KPK Periksa Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji

Hukum

Misri Puspita Sari Akui Terima Rp 35 Juta dari Kompol Yogi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?