MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Komunikasi Terakhir 2 Jurnalis Republika sebelum Ditangkap Israel di Global Sumud Flotilla

Publisher: Redaktur 19 Mei 2026 2 Min Read
Share
Ilustrasi helikopter militer Israel dalam operasi pencegatan kapal Global Sumud Flotilla di perairan internasional.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Dua jurnalis Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai ditangkap tentara Israel (IDF) saat mengikuti kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional, Senin, 18 Mei 2026.

Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred) Republika Stevy Maradona menyampaikan masih sempat berkomunikasi dengan Thoudy melalui WhatsApp pada Senin 18 Mei 2026 siang.

“Komunikasi dengan Thoudy terakhir itu pukul 13.50 WIB, dia kasih update terkini situasi di kapalnya, kirim foto dan video juga. Dia sempat bilang kalaupun bakal dicegat IDF,” kata Stevy.

Ia menambahkan, setelah komunikasi tersebut, Thoudy tidak lagi dapat dihubungi dan hilang kontak dengan redaksi selama lebih dari enam jam.

Baca Juga:  Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla, Netanyahu Sebut Misi Bantuan Gaza Skema Jahat

Stevy juga menjelaskan Bambang Noroyono berada di kapal berbeda dan sempat mengirim video SOS serta foto kapal perang yang mendekat sebelum komunikasi terputus.

“Beberapa menit sebelum kirim video SOS, Abeng kirim foto dan video soal ada kapal perang yang mendekat,” ujarnya.

Hingga Senin malam, kedua jurnalis tersebut belum dapat dihubungi oleh pihak redaksi Republika.

Sebelumnya, dua jurnalis Republika itu dilaporkan ikut dalam rombongan kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang kemudian dicegat tentara Israel di perairan internasional.

Republika mengecam keras tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Baca Juga:  KBRI London Laporkan Bonnie Blue ke Otoritas Inggris atas Aksi Lecehkan Bendera

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI juga mengecam tindakan Israel dan terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang ikut dalam misi tersebut.

“Kementerian Luar Negeri mengecam keras tindakan Militer Israel yang telah mencegat sejumlah kapal,” kata Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang.

Kemlu juga mendesak Israel segera membebaskan seluruh kapal serta awak misi kemanusiaan dan memastikan bantuan dapat disalurkan ke Palestina. HUM/GIT

TAGGED: global sumud flotilla, israel idf, jurnalis republika, kapal kemanusiaan, Kemlu RI, komunikasi terakhir, konflik gaza, misi palestina, penangkapan jurnalis, perairan internasional, tentara israel, wni ditahan
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Staf Administrasi KPK Jadi Tersangka, Bocorkan Informasi hingga Ayah Peras Bupati Pemalang
31 Juli 2026
KPK Terbitkan 72 Sprinlidik dan Gelar 12 OTT Sepanjang Semester I 2026
31 Juli 2026
KY Terima 1.402 Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim, 121 Hakim Direkomendasikan Disanksi
31 Juli 2026
Pilot Asing Jadi Tersangka Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi di Bandara Soekarno-Hatta
31 Juli 2026
MAKI Sebut Kasus Staf KPK Bocorkan Data Bupati Pemalang Bukti Kualitas Lembaga Antirasuah Menurun
31 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Staf Administrasi KPK Jadi Tersangka, Bocorkan Informasi hingga Ayah Peras Bupati Pemalang
31 Juli 2026
KPK Terbitkan 72 Sprinlidik dan Gelar 12 OTT Sepanjang Semester I 2026
31 Juli 2026
KY Terima 1.402 Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim, 121 Hakim Direkomendasikan Disanksi
31 Juli 2026
Pilot Asing Jadi Tersangka Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi di Bandara Soekarno-Hatta
31 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Staf Administrasi KPK Jadi Tersangka, Bocorkan Informasi hingga Ayah Peras Bupati Pemalang

Korupsi

KPK Terbitkan 72 Sprinlidik dan Gelar 12 OTT Sepanjang Semester I 2026

Nasional

KY Terima 1.402 Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim, 121 Hakim Direkomendasikan Disanksi

Hukum

Pilot Asing Jadi Tersangka Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi di Bandara Soekarno-Hatta

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?