MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Ibu Ditandu Usai Melahirkan di Pandeglang Akibat Jalan Rusak Parah

Publisher: Redaktur 19 April 2026 2 Min Read
Share
Ibu warga Pandeglang ditandu keluarga usai melahirkan karena akses jalan rusak parah.
Ad imageAd image

PANDEGLANG, Memoindonesia.co.id – Seorang ibu bernama Elis (31) warga Kampung Kikasam, Desa Turus, Kecamatan Patia, terpaksa ditandu sejauh 1 kilometer usai melahirkan akibat jalan rusak parah, Minggu 19 April 2026.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat 17 April 2026. Elis sebelumnya menjalani proses persalinan di RSUD Labuan. Namun dalam proses tersebut, anak ketiganya tidak tertolong.

“Anaknya tidak selamat,” kata Hadi.

Setelah dinyatakan pulih oleh dokter, Elis diizinkan pulang. Namun kondisi jalan yang rusak membuat keluarga terpaksa menandu menggunakan bambu dan sarung menuju rumahnya.

“Akses jalan yang sangat prihatin, sehingga pasien terpaksa untuk ditandu,” kata Hadi.

Baca Juga:  Bupati Boltara Jadi Tersangka, 49,2 Persen Jalan Rusak Parah

Selain itu, keluarga sepakat menandu Elis hingga sampai ke rumah dengan menempuh jarak kurang lebih 1 kilometer.

“Keluarga sepakat untuk menandu sampai rumah dengan jarak kurang lebih 1 kilometer,” katanya.

Menurutnya, peristiwa tersebut bukan pertama kali terjadi. Ia menyebut sebelumnya anggota keluarganya juga mengalami hal serupa akibat buruknya akses jalan.

“Sering, bahkan bibi saya juga ditandu pas pulang dari RS Banten 2 tahun lalu,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi jalan menuju kampungnya telah rusak selama hampir 25 tahun dan belum pernah tersentuh pembangunan. Jalan tersebut merupakan akses penghubung antara Kecamatan Sukaresmi dan Patia.

“Dari saya lahir 2001 sampai sekarang 2026 belum ada perubahan perihal infrastruktur,” kata Hadi.

Baca Juga:  Keluhan Jalan Rusak Jadi Kunci OTT KPK: Kadis PUPR Sumut Ditangkap karena Atur Proyek Miliaran

Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar kejadian serupa tidak terus terulang, mengingat jalan tersebut merupakan jalur utama masyarakat menuju kota maupun pasar.

“Jalan ini termasuk jalan utama bagi lalu lintas masyarakat, yang sering dilalui ketika mau bepergian ke arah kota ataupun ke pasar,” katanya. HUM/GIT

TAGGED: akses jalan rusak, ibu ditandu, infrastruktur buruk, infrastruktur desa, jalan desa banten, Jalan Rusak, kabupaten pandeglang, kondisi jalan rusak, patia pandeglang, rsud labuan, viral pandeglang, warga ditandu
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Pembebasan Bersyarat Bechi Dicabut, Indikasi Maladministrasi Seret Enam Petugas
9 Oktober 2026
KPK Deportasi Buronan Korupsi Thailand, Tegaskan Indonesia Bukan Safe Haven
9 Oktober 2026
Kepala Kanwil BPN Jatim Muhammad Naim saat menerima kunjungan kerja Tim Asisten Deputi Pengaduan Masyarakat Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) di Kantor Wilayah BPN Jatim, Surabaya, Rabu, 7 Oktober 2026.
BPN Jatim Percepat Penanganan Aduan Masyarakat, Respons Laporan ke Presiden Jadi Sorotan
8 Oktober 2026
KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita
8 Oktober 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
8 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Pembebasan Bersyarat Bechi Dicabut, Indikasi Maladministrasi Seret Enam Petugas
9 Oktober 2026
KPK Deportasi Buronan Korupsi Thailand, Tegaskan Indonesia Bukan Safe Haven
9 Oktober 2026
KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita
8 Oktober 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
8 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Pemasyarakatan

Pembebasan Bersyarat Bechi Dicabut, Indikasi Maladministrasi Seret Enam Petugas

Korupsi

KPK Deportasi Buronan Korupsi Thailand, Tegaskan Indonesia Bukan Safe Haven

Korupsi

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita

Korupsi

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?