MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Dubes UEA Sambut Gencatan Senjata Iran-AS, Dorong Stabilitas Global

Publisher: Redaktur 9 April 2026 2 Min Read
Share
Dubes UEA Abdulla Al-Dhaheri saat memberikan keterangan pers di Jakarta Selatan.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Duta Besar UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Al-Dhaheri menyambut gencatan senjata dua minggu antara Iran dan Amerika Serikat serta mendorong upaya damai melalui jalur diplomasi, Rabu 8 April 2026.

“UAE dan negara sahabat di GCC dan Yordania, kami selalu menyerukan deeskalasi, gencatan senjata, dan diskusi di ruang diplomatis, kami tidak ingin ada eskalasi,” kata Al-Dhaheri kepada wartawan di kediamannya, Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurutnya, masa gencatan senjata ini menjadi momentum penting untuk membuka jalan menuju perdamaian dan stabilitas kawasan.

“Saat ini adalah waktu yang baik untuk membicarakan jalan ke depan, berdiskusi soal kedamaian dan stabilitas. Dan kami berharap dalam kurun waktu dua minggu ini, kita bisa mencapai kesepakatan untuk menimbulkan stabilitas, agar kita bisa bekerja untuk mencapai kemakmuran bagi negara kita,” jelasnya.

Baca Juga:  Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Dibuka bagi Negara yang Patuhi Protokol

Selain itu, ia berharap perdamaian dapat segera memulihkan stabilitas ekonomi global, terutama terkait jalur strategis Selat Hormuz.

“Kita harus membangun bersama, bergerak maju bersama, kita harus saling terlibat dengan tenteram dan aman. Kita harus melihat Teluk Hormuz bergerak karena kita tidak ingin melihat kehancuran rantai pasok,” katanya.

Ia menambahkan bahwa konflik telah menimbulkan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang luas di berbagai negara.

“Kita sudah melihat korban luka, korban jiwa. Kita sudah lihat ada orang kehilangan pekerjaan, terdampar dan tidak bisa bepergian. Ini yang tidak ingin kita lihat, kita ingin melihat ada resiliensi, teluk yang baik, kita punya makanan, dan banyak komoditas berbeda,” sambungnya. HUM/GIT

Baca Juga:  Iran Tutup Selat Hormuz, IRGC Beri Syarat Negara yang Ingin Melintas Jalur Minyak Dunia
TAGGED: abdulla al dhaheri, deeskalasi konflik, diplomasi, dubes uea, Ekonomi Global, gencatan senjata, Hubungan Internasional, iran as, konflik timur tengah, perdamaian dunia, selat hormuz, stabilitas global
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Korek Api hingga Jeriken BBM Disita
23 Agustus 2026
Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran
23 Agustus 2026
PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur
23 Agustus 2026
Bos Resto Korea Surabaya Diduga Kabur ke Korsel Meski Dicekal, Polisi Disorot
23 Agustus 2026
Bos Restoran Korea di Surabaya Diduga Lecehkan Karyawan, Korban Diancam hingga Diberi Rp 500 Ribu
23 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran
23 Agustus 2026
PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur
23 Agustus 2026
Bos Resto Korea Surabaya Diduga Kabur ke Korsel Meski Dicekal, Polisi Disorot
23 Agustus 2026
Bos Restoran Korea di Surabaya Diduga Lecehkan Karyawan, Korban Diancam hingga Diberi Rp 500 Ribu
23 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Korek Api hingga Jeriken BBM Disita

Korupsi

Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran

Politik

PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur

Hukum

Bos Resto Korea Surabaya Diduga Kabur ke Korsel Meski Dicekal, Polisi Disorot

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?