JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kementerian Luar Negeri RI memastikan 45 WNI di Jalisco, Meksiko, dalam kondisi aman usai tewasnya pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco Nemesio “El Mencho” Oseguera dan mengimbau mereka tetap waspada, Selasa 24 Februari 2026.
Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, mengatakan berdasarkan catatan KBRI Mexico City, WNI di wilayah Jalisco berjumlah 45 orang yang didominasi rohaniawan, terapis pijat profesional, serta pengusaha dan pegawai perusahaan.
“Berdasarkan catatan KBRI Mexico City, WNI di wilayah Jalisco berjumlah 45 orang yang didominasi oleh rohaniawan, terapis pijat profesional, serta pengusaha dan pegawai perusahaan,” kata Vahd kepada wartawan.
Vahd menyebut seluruh WNI yang berada di Jalisco dalam keadaan aman dan mengikuti arahan pemerintah setempat untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah.
“Saat ini seluruh WNI dalam keadaan aman dan mengikuti arahan pemerintah setempat untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah,” ujarnya.
Selain itu, Kemlu meminta WNI di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga komunikasi dengan KBRI Mexico City.
“KBRI Mexico City mengimbau kepada seluruh WNI di wilayah terdampak untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan aktivitas di luar rumah hingga situasi kondusif, mengikuti arahan resmi dari otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan KBRI Mexico City,” katanya.
Ia menambahkan bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Meksiko dalam waktu dekat agar menunda perjalanan hingga situasi keamanan dinyatakan kondusif.
“Bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Meksiko dalam waktu dekat, diimbau agar menunda perjalanan hingga situasi keamanan dinyatakan kondusif,” kata Vahd.
Sementara itu, seperti dilansir AFP, Amerika Serikat dan Kanada mengeluarkan peringatan perjalanan ke Meksiko menyusul kerusuhan akibat tewasnya gembong narkoba El Mencho oleh tentara Meksiko.
Bagian Urusan Konsuler Departemen Luar Negeri AS melalui media sosial X menyatakan warga negara AS diminta berlindung di tempat aman hingga pemberitahuan lebih lanjut karena operasi keamanan yang berlangsung luas serta adanya blokade jalan dan aktivitas kriminal di banyak wilayah Meksiko.
“Karena operasi keamanan yang sedang berlangsung dan meluas serta blokade jalan dan aktivitas kriminal terkait di banyak wilayah Meksiko, warga negara AS harus berlindung di tempat aman sampai pemberitahuan lebih lanjut,” demikian pernyataan tersebut.
Disebutkan pula blokade jalan berdampak pada operasional penerbangan dengan sejumlah penerbangan domestik dan internasional dibatalkan di Guadalajara dan Puerto Vallarta.
Sementara itu, Kanada menyatakan memantau situasi dengan cermat dan menyarankan warganya di Meksiko tetap tenang serta mengikuti arahan otoritas setempat.
Kanada juga mendesak warga di negara bagian Michoacan, Guerrero, dan Jalisco untuk berlindung di tempat aman dengan alasan adanya adu tembak dengan pasukan keamanan dan ledakan.
Beberapa maskapai penerbangan AS dan Kanada turut membatalkan penerbangan ke sejumlah wilayah Meksiko pada Minggu menyusul kerusuhan tersebut, di antaranya United, American, Southwest, Alaska, Air Canada, serta WestJet/Sunwing yang membatalkan penerbangan ke Puerto Vallarta, Guadalajara, dan Manzanillo. HUM/GIT


