JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Musisi senior Fariz RM dikabarkan akan segera bebas setelah menjalani hukuman kasus penyalahgunaan narkoba, berdasarkan keterangan kuasa hukumnya Deolipa Yumara, pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Kuasa hukum Fariz RM, Deolipa Yumara, menyebut kliennya berpeluang menghirup udara bebas pada pertengahan Februari 2026.
“Fariz RM itu bebas kemungkinan tanggal 17, 18, 19, di antara tanggal itulah. Februari,” kata Deolipa Yumara saat ditemui di Depok, Jawa Barat.
Saat ditanya apakah kebebasan Fariz RM tinggal menunggu waktu, Deolipa Yumara membenarkannya dan memperkirakan kliennya keluar dalam dua minggu ke depan.
“Berarti minggu depan, minggu depannya lagilah, dua minggu lagilah begitu,” ungkapnya.
Deolipa Yumara juga mengungkapkan kondisi terakhir Fariz RM ketika terakhir bertemu langsung pada awal Desember 2025.
“Terakhir ketemu di bulan Desember. Itu di awal Desember ketemu bicara banyak dengan dia. Kondisinya sehat, hidupnya tenang, nggak banyak persoalan,” ujarnya.
Menurutnya, Fariz RM justru merasa lebih tenang selama menjalani masa tahanan.
“Jadi dipenjara juga dia merasa lebih tenang. Tapi kemudian dia harus menghirup kebebasannya di dua minggu ke depan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 10 bulan penjara dan denda Rp 800 juta kepada Fariz RM pada 11 September 2025 terkait kasus penyalahgunaan narkoba.
Karena denda tersebut tidak dibayarkan, Fariz RM menjalani hukuman pengganti berupa dua bulan penjara sehingga total hukuman menjadi satu tahun penjara. HUM/GIT


