MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

SBY Terganggu Isu Ijazah Jokowi, Demokrat Layangkan Somasi

Publisher: Redaktur 1 Januari 2026 4 Min Read
Share
Pendiri Partai Demokrat sekaligus Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. (Youtube Partai Demokrat)
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Isu tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali bergulir dan menyeret nama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Mantan presiden tersebut disebut mempertimbangkan proses hukum karena merasa dirugikan oleh tudingan yang mengaitkan dirinya dengan polemik tersebut.

Penyeretan nama SBY dalam isu ijazah Jokowi bukan kali pertama terjadi. Sejak Juli 2025, SBY dan Partai Demokrat telah diterpa isu yang menuding adanya keterlibatan dalam membekingi pihak-pihak yang mempersoalkan keaslian ijazah Jokowi.

Kala itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menepis keras tudingan tersebut. Ia menegaskan Partai Demokrat tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan polemik ijazah palsu Jokowi.

“Tuduhan bahwa ‘partai biru’ menjadi dalang di balik isu ijazah palsu Presiden Joko Widodo adalah fitnah keji, tidak berdasar, dan menyesatkan publik,” ujar Ibas dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa 29 Juli 2025.

Baca Juga:  Roy Suryo Tanggapi Laporan Soal Tudingan Ijazah Jokowi: Lucu dan Mengada-Ada

Ibas juga menegaskan Roy Suryo, yang dikenal sebagai pihak yang meragukan keaslian ijazah Jokowi, bukan lagi kader Partai Demokrat sejak 2019.

Menurutnya, pernyataan Roy Suryo merupakan sikap pribadi dan tidak mencerminkan pandangan maupun kebijakan partai.

Ia menilai upaya mengaitkan Partai Demokrat dengan isu ijazah palsu merupakan manuver politik tidak sehat yang berpotensi memecah belah bangsa dan mencederai nilai-nilai demokrasi.

Sementara itu, Presiden Jokowi telah menegaskan dirinya tidak pernah menuduh SBY atau Partai Demokrat berada di balik isu ijazah palsu. Jokowi menyatakan tidak pernah menyebut warna partai politik tertentu terkait sosok “orang besar” yang dimaksudnya.

“Nggak ada, saya nggak pernah berbicara masalah warna,” kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Kamis 31 Juli 2025.

Baca Juga:  Jokowi Harap Kasus Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Diselesaikan Lewat RJ

Jokowi juga menegaskan sosok yang dimaksud bukan SBY.

Perkembangan terbaru disampaikan politikus Partai Demokrat Andi Arief. Ia menyebut SBY merasa terganggu dengan fitnah yang beredar dan mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyeret namanya.

Dalam keterangan video, Rabu 31 Desember 2025, Andi Arief mengaku baru-baru ini bertemu dengan SBY dan menegaskan bahwa SBY sama sekali tidak terlibat dalam isu ijazah Jokowi.

“Pak SBY cukup terganggu karena tidak benar disebut berada di balik isu ijazah palsu atau berkolaborasi dengan pihak mana pun,” ujar Andi Arief.

Ia menyebut fitnah tersebut disebarkan secara masif oleh akun-akun anonim di media sosial yang afiliasinya telah diketahui. Menurutnya, hal itu sangat mengganggu dan merugikan nama baik SBY.

Baca Juga:  Sebelum Lapor Polisi, Jokowi Sempat 2 Kali Somasi Terkait Tuduhan Ijazah Palsu

Andi Arief juga menegaskan hubungan SBY dengan Jokowi berjalan baik. Ia menyebut SBY kini lebih banyak menjalani aktivitas pribadi di bidang seni dan olahraga, serta jarang terlibat dalam kegiatan politik praktis.

Terkait langkah hukum, SBY disebut mempertimbangkan somasi sebagai langkah awal sebelum menempuh jalur hukum.

“Apabila tidak dihentikan, terbuka kemungkinan Pak SBY mengambil langkah hukum demi keadilan,” kata Andi Arief.

Selain itu, Partai Demokrat telah melayangkan somasi kepada salah satu akun TikTok berinisial SWBMP yang dituding menyebarkan fitnah terkait keterlibatan SBY dalam isu ijazah Jokowi.

Dalam surat somasi tersebut, Demokrat meminta klarifikasi terbuka, permintaan maaf, serta penghapusan konten yang dinilai menyesatkan dan merugikan nama baik partai serta SBY. HUM/GIT

TAGGED: ijazah jokowi, Partai Demokrat, SBY, somasi, Susilo Bambang Yudhoyono
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman
Ramadan 1447 Hijriah, Jam Layanan Imigrasi Disesuaikan: Pelayanan Tetap Optimal
18 Februari 2026
Imigrasi Jaksel Amankan WN Cina dan Thailand, Terbukti Salahgunakan Izin Tinggal
17 Februari 2026
PLT Dirjen Imigrasi Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026
17 Februari 2026
Jemaah Ponpes Mahfilud Duror Bondowoso Mulai Puasa Ramadan Lebih Awal
17 Februari 2026
Distribusi MBG Dihentikan Sementara saat Libur Imlek dan Awal Ramadan 2026
17 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman
Ramadan 1447 Hijriah, Jam Layanan Imigrasi Disesuaikan: Pelayanan Tetap Optimal
18 Februari 2026
Imigrasi Jaksel Amankan WN Cina dan Thailand, Terbukti Salahgunakan Izin Tinggal
17 Februari 2026
PLT Dirjen Imigrasi Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026
17 Februari 2026
Jemaah Ponpes Mahfilud Duror Bondowoso Mulai Puasa Ramadan Lebih Awal
17 Februari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadan 2026 Berbeda karena Hilal Global dan Lokal
17 Februari 2026
Komisi III DPR Dukung Polri Tindak Eks Kapolres Bima Kota Dalam Kasus Narkoba
16 Februari 2026
Kejagung Bantah Temuan Rp 920 Miliar Saat Geledah Rumah Pejabat Pajak
16 Februari 2026
Empat Anggota KKB Ditangkap di Yahukimo Termasuk Penembak Pesawat Smart Air
16 Februari 2026

Baca Berita Lainnya:

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman
Imigrasi

Ramadan 1447 Hijriah, Jam Layanan Imigrasi Disesuaikan: Pelayanan Tetap Optimal

Imigrasi

Imigrasi Jaksel Amankan WN Cina dan Thailand, Terbukti Salahgunakan Izin Tinggal

Imigrasi

PLT Dirjen Imigrasi Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026

Nasional

Jemaah Ponpes Mahfilud Duror Bondowoso Mulai Puasa Ramadan Lebih Awal

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?