MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum atas Fitnah Isu Ijazah Jokowi

Publisher: Redaktur 1 Januari 2026 2 Min Read
Share
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut merasa terganggu setelah namanya dikaitkan dengan isu tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan tersebut disampaikan politikus Partai Demokrat Andi Arief melalui keterangan video pada Rabu 31 Desember 2025. Andi Arief mengaku baru-baru ini bertemu dengan SBY dan menegaskan bahwa SBY sama sekali tidak terlibat dalam polemik isu ijazah Jokowi.

“Saya bertemu Pak SBY beberapa hari lalu. Pak SBY cukup terganggu karena tidak benar disebut berada di balik isu ijazah palsu atau bahkan berkolaborasi dengan Ibu Megawati dalam mengungkap isu tersebut,” ujar Andi Arief.

Baca Juga:  Jabatan Strategis Diisi dari Instansi Lain, Benny K Harman: Apa Nggak Ada yang Baik di Dalam Kemenkumham

Menurut Andi Arief, pihak yang menyeret nama SBY dalam pusaran isu tersebut adalah akun-akun anonim di media sosial. Ia menyebutkan fitnah tersebut dilakukan secara masif dan pihaknya telah mengetahui afiliasi dari akun-akun tersebut.

“Fitnah dilakukan secara sangat masif oleh akun-akun yang sebagian besar anonim, yang membuat seolah-olah Pak SBY berada di balik isu ijazah palsu Pak Jokowi. Hal ini tentu sangat mengganggu,” katanya.

Andi Arief menegaskan hubungan SBY dengan Presiden Jokowi berjalan dengan baik. Ia meminta agar penyebaran fitnah terhadap SBY segera dihentikan.

Menurutnya, SBY saat ini lebih banyak berkegiatan di bidang seni dan olahraga, serta jarang terlibat dalam aktivitas politik.

Baca Juga:  Roy Suryo Tanggapi Laporan Soal Tudingan Ijazah Jokowi: Lucu dan Mengada-Ada

Ia juga mengungkapkan bahwa SBY tengah mempertimbangkan langkah hukum akibat penyeretan namanya dalam isu tersebut. Langkah awal yang dipertimbangkan adalah somasi kepada pihak-pihak yang menyebarkan fitnah.

“Apabila tidak dihentikan, ada kemungkinan Pak SBY mengambil langkah hukum, diawali dengan somasi dan terbuka kemungkinan menempuh jalur hukum karena ini menyangkut keadilan,” ucap Andi Arief.

Ia menegaskan bahwa SBY merasa difitnah karena tidak pernah melakukan hal yang dituduhkan.

Selain itu, Andi Arief menyerukan kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk membela SBY. Ia menyebut SBY selama ini mengajarkan politik yang bersih dan tidak menyerang pihak lain.

Baca Juga:  Kebersamaan Prabowo-SBY-Jokowi-Puan di Mata Elite Partai

“Kita harus membela pemimpin kita yang difitnah dan dizalimi. Pak SBY tidak pernah mengajarkan politik kotor. Namun jika difitnah, keadilan harus ditegakkan,” tegasnya. HUM/GIT

TAGGED: Andi Arief, ijazah jokowi, Partai Demokrat, SBY, Susilo Bambang Yudhoyono
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Rekomendasi KPK soal MBG Sempat Diabaikan Era Dadan, BGN Kini Bentuk Tim Perbaikan
8 Juli 2026
Kasus Korupsi Kuota Haji Segera Disidangkan, KPK Harap Yaqut Cholil Qoumas Cepat Pulih
8 Juli 2026
Lulusan S2 Nekat Rampok Toko Emas di Depok Demi Bayar Utang Pinjol, Todong Korban Pakai Pisau dan Pistol Mainan
8 Juli 2026
Petugas imigrasi mengarahkan penumpang melakui autogate.
Di Tengah Ketidakpastian Global, PNBP Visa Imigrasi Naik 6,42 Persen pada Semester I 2026
7 Juli 2026
Jasad Bripda Nopandri Ditemukan 37 Kilometer dari Titik Hilang di Sungai Katingan
6 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Rekomendasi KPK soal MBG Sempat Diabaikan Era Dadan, BGN Kini Bentuk Tim Perbaikan
8 Juli 2026
Kasus Korupsi Kuota Haji Segera Disidangkan, KPK Harap Yaqut Cholil Qoumas Cepat Pulih
8 Juli 2026
Petugas imigrasi mengarahkan penumpang melakui autogate.
Di Tengah Ketidakpastian Global, PNBP Visa Imigrasi Naik 6,42 Persen pada Semester I 2026
7 Juli 2026
Jasad Bripda Nopandri Ditemukan 37 Kilometer dari Titik Hilang di Sungai Katingan
6 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Rekomendasi KPK soal MBG Sempat Diabaikan Era Dadan, BGN Kini Bentuk Tim Perbaikan

Korupsi

Kasus Korupsi Kuota Haji Segera Disidangkan, KPK Harap Yaqut Cholil Qoumas Cepat Pulih

Hukum

Lulusan S2 Nekat Rampok Toko Emas di Depok Demi Bayar Utang Pinjol, Todong Korban Pakai Pisau dan Pistol Mainan

Petugas imigrasi mengarahkan penumpang melakui autogate.
Imigrasi

Di Tengah Ketidakpastian Global, PNBP Visa Imigrasi Naik 6,42 Persen pada Semester I 2026

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?