MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Anggota Komisi IV DPR Minta Menhut Raja Juli Mundur karena Dinilai Tak Paham Kehutanan

Publisher: Redaktur 5 Desember 2025 2 Min Read
Share
Komisi IV DPR saat rapat kerja dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, meminta Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni untuk mengundurkan diri jika tidak mampu menyelesaikan persoalan kehutanan di Indonesia.

Hal itu disampaikan Usman dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis 4 Desember 2025.

Usman menilai Menteri Raja Juli tidak memahami persoalan kehutanan sehingga pengelolaan kawasan hutan, khususnya di Pulau Sumatera, tidak berjalan optimal. Ia meminta seluruh izin pelepasan kawasan hutan di Sumatera dihentikan total.

“Pak Menteri lihat tidak bencana di Sumatera? Seharusnya semua izin disetop. Pak Menteri harus menjelaskan berapa tahun penanaman ulang dan bagaimana pohon berdiameter dua meter bisa tumbuh kembali. Ini adalah tanggung jawab Pak Menteri,” ujar Usman dalam rapat.

Baca Juga:  Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf, Wamen ATR/BPN: NU dan Muhammadiyah Berkontribusi Besar bagi Bangsa

Legislator PKB itu juga menegaskan bahwa Menteri Raja Juli tidak boleh melempar tanggung jawab kepada pejabat sebelumnya.

Ia kemudian menyinggung kembali izin pelepasan kawasan hutan di Tapanuli Selatan yang disebut masih diterbitkan.

“Saya contohkan di Tapanuli Selatan. Bulan Oktober Pak Menteri keluarkan izin. Ternyata 30 November izinnya keluar. Apa yang disampaikan Pak Menteri tidak sejalan,” ucapnya.

Usman meminta Menteri Raja Juli fokus pada penanganan tiga provinsi terdampak banjir dan longsor di Sumatera, termasuk percepatan penanaman kembali kawasan gundul.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerbitkan izin penebangan hutan sepanjang menjabat.

Baca Juga:  Pimpin Rapat Perdana Sebagai Menteri, AHY Beri Arahan Ini ke Jajaran ATR

Ia menyebut justru menerbitkan izin terkait jasa lingkungan dan restorasi ekosistem.

“Saya setahun menjadi menteri, saya tidak menerbitkan PBPH penebangan baru satu pun. Yang justru saya terbitkan adalah PBPH jasa lingkungan atau restorasi ekosistem,” ujar Raja Juli.

Ia mengatakan selalu mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga ketat kawasan hutan dan menindak tegas pelaku alih fungsi hutan.

“Saya secara ketat mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto. Termasuk di tiga provinsi terdampak, satu jengkal pun saya tidak pernah melakukan pelepasan kawasan,” tegasnya. HUM/GIT

TAGGED: kehutanan Indonesia, Komisi IV DPR, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, Usman Husin
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Polisi Angkut Karimun AE 1198 RR dari Rumah Orang Tua Dwi Bagus, Terkait Kasus Pembunuhan Ibu-Anak?
28 Oktober 2026
Keluarga Dini Tuntut Hukuman Mati Dwi Bagus, Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun
28 Oktober 2026
Awal Pembunuhan Sadis Dwi Bagus: 2 Istri Butuh Ditemani di Hari yang Sama
28 Oktober 2026
Usai Bunuh Ibu-Anak, Dwi Bagus Beli Mesin Penggiling secara COD
28 Oktober 2026
Dimakzulkan dan Ditahan, Ini Deretan Kasus yang Menjerat Husniah Talenrang
28 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Polisi Angkut Karimun AE 1198 RR dari Rumah Orang Tua Dwi Bagus, Terkait Kasus Pembunuhan Ibu-Anak?
28 Oktober 2026
Keluarga Dini Tuntut Hukuman Mati Dwi Bagus, Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun
28 Oktober 2026
Awal Pembunuhan Sadis Dwi Bagus: 2 Istri Butuh Ditemani di Hari yang Sama
28 Oktober 2026
Usai Bunuh Ibu-Anak, Dwi Bagus Beli Mesin Penggiling secara COD
28 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Polisi Angkut Karimun AE 1198 RR dari Rumah Orang Tua Dwi Bagus, Terkait Kasus Pembunuhan Ibu-Anak?

Hukum

Keluarga Dini Tuntut Hukuman Mati Dwi Bagus, Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Hukum

Awal Pembunuhan Sadis Dwi Bagus: 2 Istri Butuh Ditemani di Hari yang Sama

Hukum

Usai Bunuh Ibu-Anak, Dwi Bagus Beli Mesin Penggiling secara COD

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?