MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Christiano Tarigan Bacakan Pledoi, Mohon Keringanan Hukuman dalam Kasus Tewasnya Mahasiswa UGM

Publisher: Redaktur 29 Oktober 2025 2 Min Read
Share
Terdakwa Christiano Tarigan membacakan pleidoi dalam sidang kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UGM Argo Ericko Achfandi di PN Sleman, Selasa 28 Oktober 2025.
Ad imageAd image

SLEMAN, Memoindonesia.co.id – Terdakwa Christiano Tarigan membacakan pledoi atau nota pembelaan dalam sidang kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Argo Ericko Achfandi.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Selasa 28 Oktober 2025, Christiano memohon keringanan hukuman dan menegaskan bahwa kecelakaan itu terjadi tanpa niat.

Dalam pembelaannya, Christiano menyampaikan penyesalan mendalam atas peristiwa yang terjadi di Jalan Raya Palagan, Yogyakarta, pada 24 Mei 2025 lalu. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan karena kelalaiannya dan ia tidak pernah bermaksud melukai siapa pun.

“Sesaat setelah kecelakaan terjadi, saya tidak melarikan diri. Saya justru menghampiri korban, memeriksa keadaannya, dan berusaha mencari pertolongan,” ujar Christiano di hadapan majelis hakim yang diketuai Irma Wahyuningsih di PN Sleman.

Baca Juga:  Kasus Mahasiswa UGM Tewas Ditabrak BMW, Keluarga: Tolong Dikawal Proses Hukumnya

Christiano yang sebelumnya berstatus mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM itu mengaku peristiwa ini telah mengubah hidupnya. Ia mengundurkan diri dari kampus dan kini berupaya menerima konsekuensi hukum dengan ikhlas.

“Saya memohon agar diberi ruang untuk memperbaiki diri. Banyak yang mengatakan keadilan tidak berpihak pada saya, tapi saya percaya Tuhan memberi ujian agar saya belajar lebih kuat dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Sementara itu, tim kuasa hukum Christiano dalam nota pembelaannya menolak dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang menjerat kliennya dengan Pasal 310 ayat (4) atau Pasal 311 ayat (5) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca Juga:  Ayah Christiano Tarigan Buka Suara: Bantah Beri Uang ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut BMW

Penasihat hukum meminta majelis hakim agar menerima nota pembelaan tersebut secara keseluruhan dan mempertimbangkan faktor kemanusiaan serta penyesalan mendalam yang telah ditunjukkan oleh terdakwa.

Kasus ini bermula dari kecelakaan yang melibatkan mobil BMW yang dikendarai Christiano dan motor yang ditunggangi korban Argo Ericko Achfandi. Kecelakaan itu mengakibatkan Argo meninggal dunia di tempat kejadian. HUM/GIT

TAGGED: Argo Ericko Achfandi, Christiano Tarigan, Kecelakaan UGM, pleidoi Christiano
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Vonis Hakim Suap Migor Djuyamto Diperberat Jadi 12 Tahun Penjara
4 Februari 2026
Daftar 10 Calon Hakim MK Pengganti Anwar Usman yang Diajukan MA
4 Februari 2026
Polisi Selidiki Asal-usul Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah
3 Februari 2026
Bahar bin Smith Tersangka yang Tak Disangka-sangka
3 Februari 2026
Pandji Pragiwaksono Diperiksa Bareskrim Terkait Dugaan Penghinaan Adat Toraja
3 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Vonis Hakim Suap Migor Djuyamto Diperberat Jadi 12 Tahun Penjara
4 Februari 2026
Daftar 10 Calon Hakim MK Pengganti Anwar Usman yang Diajukan MA
4 Februari 2026
Polisi Selidiki Asal-usul Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah
3 Februari 2026
Bahar bin Smith Tersangka yang Tak Disangka-sangka
3 Februari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Menarik Perhatian Gedung Putih
3 Februari 2026
Interpol Terbitkan Red Notice Riza Chalid, Buron Korupsi Tata Kelola Minyak Ditelusuri
2 Februari 2026
Polisi Hentikan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah, Asal-usul Whip Pink Tetap Diusut
2 Februari 2026
Anggota Banser Jadi Korban Pengeroyokan, Bahar bin Smith Ditetapkan Tersangka di Tangerang Kota
2 Februari 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Vonis Hakim Suap Migor Djuyamto Diperberat Jadi 12 Tahun Penjara

Hukum

Daftar 10 Calon Hakim MK Pengganti Anwar Usman yang Diajukan MA

Hukum

Polisi Selidiki Asal-usul Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah

Hukum

Bahar bin Smith Tersangka yang Tak Disangka-sangka

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?