MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Fitria Yusuf Dipanggil Kejagung, Dimintai Klarifikasi Soal Dugaan Korupsi Tol CMNP Cawang-Pluit

Publisher: Redaktur 15 September 2025 3 Min Read
Share
Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa sejumlah pihak terkait penyelidikan dugaan korupsi konsesi jalan tol Cawang-Pluit yang dikelola PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP).

Salah satu yang dipanggil adalah Fitria Yusuf, anak dari pengusaha jalan tol terkemuka Jusuf Hamka.

Pemanggilan Fitria dilakukan pada Jumat 12 September lalu. Hal ini dikonfirmasi oleh Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna.
“Jumat kemarin diminta keterangan, sifatnya hanya klarifikasi,” kata Anang kepada wartawan, Senin 15 September 2025.

Anang menjelaskan, pemeriksaan terhadap Fitria Yusuf masih berada pada tahap penyelidikan awal. Artinya, proses ini belum masuk ke tahap penyidikan apalagi penetapan tersangka.

“Masih klarifikasi dalam tahap penyelidikan dan sifatnya masih tertutup,” ujar Anang.

Hingga kini, Kejagung belum menjelaskan secara rinci materi klarifikasi yang ditanyakan kepada Fitria. Termasuk siapa saja pihak lain yang telah dimintai keterangan dalam perkara dugaan korupsi konsesi tol tersebut.

Kasus ini mencuat karena adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan konsesi Tol Cawang-Pluit, salah satu ruas jalan tol vital di Jakarta yang berada di bawah pengelolaan PT CMNP.

Konsesi ini sudah berjalan sejak era 1980-an dan kerap dikaitkan dengan persoalan perpanjangan izin hingga laporan dugaan kerugian negara.

CMNP sendiri adalah salah satu perusahaan tol terbesar di Indonesia, yang juga menangani beberapa ruas strategis lain. Nama Jusuf Hamka kerap identik dengan CMNP sebagai salah satu figur utama di balik pengelolaan jalan tol tersebut.

Nama Fitria Yusuf bukan sosok asing di dunia bisnis. Selain dikenal sebagai anak pengusaha besar, ia juga aktif di sektor fashion, media, dan gaya hidup. Fitria bahkan pernah masuk ke dalam daftar tokoh muda berpengaruh di Indonesia berkat kiprahnya di dunia bisnis.

Keterlibatannya dalam klarifikasi Kejagung membuat kasus ini semakin mendapat sorotan publik, mengingat hubungannya dengan sang ayah, Jusuf Hamka, yang selama ini dikenal luas sebagai “Raja Tol Indonesia”.

Meski pemanggilan Fitria menjadi sorotan, Kejagung menegaskan proses penyelidikan ini masih sangat terbatas informasinya. Belum ada detail mengenai nilai kerugian negara, pihak swasta yang terlibat, ataupun konstruksi hukum yang sedang disusun oleh penyidik.

“Semua masih dalam tahap penyelidikan. Kami belum bisa mengungkap detail perkara maupun siapa saja yang telah diperiksa,” tegas Anang. HUM/GIT

TAGGED: Anak Jusuf Hamka, Fitria Yusuf, Kasus Tol CMNP, Kejagung klarifikasi, Korupsi Tol Cawang-Pluit
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy1
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Petugas Imigrasi Semarang melayani pembuatan paspor program layanan “Si Semar Paling Paten” pada Sabtu (2/5/2026).
Paspor Tak Lagi Ribet, “Si Semar Paling Paten” Diserbu Warga di HUT ke-479 Kota Semarang
2 Mei 2026
Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, KAI Siap Dukung Proses Hukum
2 Mei 2026
May Day 2026, Polisi Amankan 101 Orang dan Sita Molotov serta Sajam
2 Mei 2026
CEO Daeng Banna, Chandra, menyebut Surabaya sebagai “panggung besar” bagi pelaku usaha kuliner untuk berkembang cepat.
Daeng Banna Menggoda Lidah Surabaya, Kuliner Makassar Hadir Dekat Masjid Al Akbar, depan Puskesmas Gayungan
2 Mei 2026
May Day 2026, Buruh Sampaikan Tuntutan Daycare hingga Hapus Outsourcing ke Prabowo
2 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, KAI Siap Dukung Proses Hukum
2 Mei 2026
May Day 2026, Polisi Amankan 101 Orang dan Sita Molotov serta Sajam
2 Mei 2026
May Day 2026, Buruh Sampaikan Tuntutan Daycare hingga Hapus Outsourcing ke Prabowo
2 Mei 2026
Prabowo Dorong Potongan Tarif Ojol di Bawah 10 Persen, Gojek dan Grab Koordinasi
2 Mei 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Petugas Imigrasi Semarang melayani pembuatan paspor program layanan “Si Semar Paling Paten” pada Sabtu (2/5/2026).
Imigrasi

Paspor Tak Lagi Ribet, “Si Semar Paling Paten” Diserbu Warga di HUT ke-479 Kota Semarang

Hukum

Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, KAI Siap Dukung Proses Hukum

Hukum

May Day 2026, Polisi Amankan 101 Orang dan Sita Molotov serta Sajam

CEO Daeng Banna, Chandra, menyebut Surabaya sebagai “panggung besar” bagi pelaku usaha kuliner untuk berkembang cepat.
Gaya Hidup

Daeng Banna Menggoda Lidah Surabaya, Kuliner Makassar Hadir Dekat Masjid Al Akbar, depan Puskesmas Gayungan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?