MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Premanisme Ancam Dunia Usaha, Presiden Prabowo dan Kapolri Tegaskan Tindak Tegas Tanpa Pandang Bulu

Publisher: Redaktur 18 Mei 2025 3 Min Read
Share
Ilustrasi
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya dalam memberantas segala bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat dan mengganggu dunia usaha.

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar aksi premanisme, khususnya yang menghambat investasi dan kegiatan bisnis, segera ditumpas hingga ke akar-akarnya.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Presiden (President Communication Office/PCO), Hasan Nasbi, dalam diskusi bertajuk Double Check bertema “Bagaimana Visi Kesehatan Era Prabowo?” yang digelar di Museum Toety Heraty, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 17 Mei 2025.

“Yang dikejar oleh pemerintah adalah aksi premanisme, terutama yang mengganggu proses bisnis,” ujar Hasan.

Baca Juga:  Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1445 H Jatuh pada 11 Maret 2024

Ia menegaskan bahwa praktik premanisme menimbulkan beban tambahan bagi pelaku usaha dan membuat investor ragu menanamkan modal di Indonesia.

“Orang takut berusaha karena adanya biaya-biaya tambahan akibat ulah premanisme. Inilah yang ingin diberantas,” tegasnya.

Hasan juga menanggapi isu bahwa pemerintah tidak menyentuh organisasi masyarakat (ormas) tertentu. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak melakukan generalisasi terhadap ormas, melainkan menargetkan aksi premanisme yang dilakukan individu atau kelompok, terlepas dari afiliasinya.

“NU, Muhammadiyah, IDI, itu semua ormas. Jadi bukan ormasnya yang disasar, tapi tindakan premanismenya,” jelasnya.

Ia menyebut pemerintah sedang membentuk tim khusus untuk menangani persoalan ini secara sistematis. Proses ini juga disertai dengan pendekatan pembinaan agar pelaku premanisme bisa diarahkan ke kegiatan produktif.

Baca Juga:  PPATK Ungkap Transaksi Judi Online Kini Cenderung Menurun

Komitmen pemberantasan premanisme juga datang dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia memastikan Polri telah melaksanakan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) secara serentak di seluruh Indonesia sejak 1 Mei 2025.

“Operasi ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah. Targetnya adalah individu atau kelompok yang selama ini meresahkan masyarakat,” ujar Jenderal Sigit.

Ia mengimbau masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan aksi premanisme di lingkungannya, baik melalui saluran resmi kepolisian maupun dengan datang langsung ke kantor polisi.

“Kami tidak akan pandang bulu. Siapapun yang mengganggu dan meresahkan masyarakat akan ditindak tegas,” tegas mantan Kabareskrim itu.

Baca Juga:  Reshuffle Belum Tuntas: Prabowo Lantik 3 Menteri Baru, Posisi Menko Polhukam dan Menpora Masih Kosong

Dengan hilangnya praktik premanisme, pemerintah berharap minat investasi meningkat dan dunia usaha berkembang. Hasan Nasbi menyebut, bila iklim usaha kondusif, maka lapangan kerja pun akan terbuka.

“Kalau banyak yang berusaha, yang tadinya jadi preman bisa diarahkan bekerja secara resmi. Ini tujuan besarnya,” tandas Hasan. HUM/GIT

TAGGED: Berantas Preman, Hasan Nasbi, IDI, Investasi Indonesia, Kapolri, Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Muhammadiyah, NU, Operasi Pekat, PCO, Prabowo Subianto, premanisme, President Communication Office
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

KPK Sita Uang Ratusan Juta di Ruang Pribadi Ono Surono Terkait Suap Bekasi
8 April 2026
PBB Ungkap Penyebab 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akibat Tank Israel dan IED
8 April 2026
Profil Komjenpol Suyudi Ario Seto Jenderal Bintang Tiga Termuda Kepala BNN
8 April 2026
Bareskrim Sita Tas dan Ponsel Saat Tangkap Bandar Narkoba Andre The Doctor di Malaysia
8 April 2026
Buron Narkoba Andre Fernando The Doctor Ditangkap di Malaysia Usai Lama Jadi DPO
8 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Sita Uang Ratusan Juta di Ruang Pribadi Ono Surono Terkait Suap Bekasi
8 April 2026
PBB Ungkap Penyebab 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akibat Tank Israel dan IED
8 April 2026
Profil Komjenpol Suyudi Ario Seto Jenderal Bintang Tiga Termuda Kepala BNN
8 April 2026
Bareskrim Sita Tas dan Ponsel Saat Tangkap Bandar Narkoba Andre The Doctor di Malaysia
8 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Headlines

KPK Sita Uang Ratusan Juta di Ruang Pribadi Ono Surono Terkait Suap Bekasi

Headlines

PBB Ungkap Penyebab 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akibat Tank Israel dan IED

Headlines

Profil Komjenpol Suyudi Ario Seto Jenderal Bintang Tiga Termuda Kepala BNN

Bareskrim

Bareskrim Sita Tas dan Ponsel Saat Tangkap Bandar Narkoba Andre The Doctor di Malaysia

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?