MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Pengacara Ronald Tannur Akui Serahkan Rp 5 Miliar ke Makelar Zarof untuk Urus Kasasi

Publisher: Redaktur 15 Mei 2025 2 Min Read
Share
Pengacara Ronald Tannur, Lisa Rachmat.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Pengacara Gregorius Ronald Tannur, Lisa Rachmat, mengakui telah menyerahkan uang sebesar Rp 5 miliar kepada mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) yang juga dikenal sebagai makelar perkara, Zarof Ricar. Uang tersebut diberikan untuk mengurus kasasi perkara pembunuhan yang menjerat Ronald.

Pengakuan ini disampaikan Lisa saat bersaksi sebagai saksi mahkota di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu, 14 Mei 2025. Lisa memberikan kesaksiannya untuk dua terdakwa lain dalam perkara dugaan suap vonis bebas Ronald Tannur, yaitu Zarof Ricar dan ibu Ronald, Meirizka Widjaja.

“Iya, betul,” jawab Lisa saat jaksa bertanya apakah benar ia menyerahkan uang tersebut kepada Zarof.

Baca Juga:  Ini Respons MA soal Asumsi Ribuan Hakim Terlibat Makelar Kasus Zarof Ricar

Lisa menjelaskan bahwa penyerahan uang dilakukan dua kali dalam bentuk dolar Singapura (SGD) di kediaman Zarof. Ia mengklaim nominal Rp 5 miliar tersebut berasal dari dirinya sendiri dan bukan permintaan Zarof.

“Ya, kami siapkan, Pak. Saya yang siapkan,” ujar Lisa menanggapi pertanyaan jaksa soal asal-usul jumlah uang tersebut.

Jaksa pun menggali maksud dari pemberian uang tersebut. Lisa mengaku meminta bantuan Zarof untuk mengupayakan agar putusan kasasi memperkuat vonis bebas Ronald di tingkat pertama di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

“Saya cuma bilang, kalau bisa dibantu, tolong dibantu menguatkan PN,” ujar Lisa.

Dalam perkara ini, jaksa mendakwa Meirizka Widjaja, ibu Ronald Tannur, telah menyuap tiga hakim PN Surabaya agar memvonis bebas anaknya dalam kasus tewasnya Dini Sera.

Baca Juga:  Putusan Kasus Hotman Paris Ditunda, Razman Arif Nasution Tak Sabar Menanti Vonis

Total suap yang diberikan mencapai Rp 1 miliar dan SGD 308 ribu (sekitar Rp 3,6 miliar). Uang tersebut disalurkan melalui Lisa Rachmat dan diteruskan kepada hakim Erintuah Damanik, Mangapul, dan Heru Hanindyo—ketiganya kini juga menjadi terdakwa.

Sementara itu, Zarof Ricar turut didakwa menerima gratifikasi senilai Rp 915 miliar dan 51 kg emas selama menjabat di MA. Ia juga disebut terlibat aktif sebagai makelar perkara dalam vonis bebas Ronald Tannur di tingkat pertama.

Meski sempat divonis bebas di PN Surabaya, Ronald Tannur akhirnya dijatuhi hukuman 5 tahun penjara oleh Mahkamah Agung pada tingkat kasasi. Saat ini, ia tengah menjalani masa pidananya. HUM/GIT

Baca Juga:  Pengacara Ronald Tannur Tuntut Bebas dari Hukuman 14 Tahun Penjara
TAGGED: Gregorius Ronald Tannur, Kasasi, Lisa Rachmat, Meirizka Widjaja, Pengacara, Ronald Taannur, Zarof Ricar
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Isi Garasi Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Tembus Rp 3 Miliar, Disorot Usai Pergi Umrah Saat Bencana
10 Desember 2025
Isi Garasi Endipat Wijaya Tembus Rp 2,5 Miliar, Disorot Usai Komentari Relawan Bencana
10 Desember 2025
Menag Nasaruddin Umar: NU Selalu Punya Cara Menyelesaikan Persoalannya Sendiri
10 Desember 2025
PBNU Tetapkan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum hingga Muktamar 2026
10 Desember 2025
Pemkab Padang Pariaman Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 13 Desember
10 Desember 2025
Ad imageAd image

NASIONAL

Isi Garasi Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Tembus Rp 3 Miliar, Disorot Usai Pergi Umrah Saat Bencana
10 Desember 2025
Isi Garasi Endipat Wijaya Tembus Rp 2,5 Miliar, Disorot Usai Komentari Relawan Bencana
10 Desember 2025
Menag Nasaruddin Umar: NU Selalu Punya Cara Menyelesaikan Persoalannya Sendiri
10 Desember 2025
PBNU Tetapkan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum hingga Muktamar 2026
10 Desember 2025

TERPOPULER

Prabowo Semprot Bupati Aceh Selatan yang Umrah saat Bencana: Kalau Mau Lari, Dicopot Saja!
8 Desember 2025
Kemendagri Tegaskan Sanksi Menanti Bupati Aceh Selatan Jika Terbukti Langgar Aturan
8 Desember 2025
Kepala BNN Soroti Lonjakan Narkotika Sintetis di Sidang CND Ke-68 Wina
8 Desember 2025
Dua Pelari Tewas Saat Siksorogo Lawu Ultra 2025, Panitia Akui Kurang Personel dan Evaluasi Rute
8 Desember 2025

Baca Berita Lainnya:

Pemerintahan

Isi Garasi Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Tembus Rp 3 Miliar, Disorot Usai Pergi Umrah Saat Bencana

Nasional

Isi Garasi Endipat Wijaya Tembus Rp 2,5 Miliar, Disorot Usai Komentari Relawan Bencana

Nasional

Menag Nasaruddin Umar: NU Selalu Punya Cara Menyelesaikan Persoalannya Sendiri

Nasional

PBNU Tetapkan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum hingga Muktamar 2026

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?