MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Tiga Ormas Pendiri Golkar Cari Ketua Umum Baru, Adies Kadir Buka Peluang untuk Jokowi dan Gibran

Publisher: Redaktur 8 Mei 2025 2 Min Read
Share
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Adies Kadir (kedua kanan).
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Tiga organisasi masyarakat (ormas) pendiri Partai Golkar, yaitu Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Kosgoro 1957, dan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), tengah bersiap menggelar forum tertinggi mereka guna memilih Ketua Umum baru untuk periode mendatang. Konsolidasi internal ini menandai fase penting dalam dinamika politik internal Golkar jelang 2025.

Ketua Umum MKGR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Adies Kadir, menyampaikan bahwa MKGR akan menggelar dua agenda besar, yakni Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada 14 Juli 2025 dan Musyawarah Besar (Mubes) pada 29-31 Agustus 2025.

“Kita akan mengumpulkan seluruh pimpinan daerah Ormas MKGR sebagai bagian dari persiapan menuju Mubes di akhir Agustus,” ujar Adies Kadir di Jakarta, Rabu 7 Mei 2025.

Baca Juga:  Tolak Usulan PDIP Bahwa Polri Dibawah Kemendagri, Adies Kadir: Menyebabkan Kebingungan dan Banyak Buang Waktu

Forum ini menjadi ajang konsolidasi strategis untuk menata kepemimpinan ormas yang menjadi salah satu tiang sejarah Partai Golkar.

Sementara itu, SOKSI tengah menghadapi dinamika internal. Pada 7 Mei, organisasi ini menerima surat dari Bidang Hubungan Ormas DPP Golkar yang merekomendasikan agar Musyawarah Daerah (Musda) SOKSI hanya mengakomodasi kepemimpinan di bawah Ahmadi Noor Supit sebagai calon Ketua Umum.

Fahd El Fouz, Ketua DPP Golkar Bidang Ormas, mengkritik kepemimpinan SOKSI saat ini yang berada di bawah Ali Wongso Sinaga, dan meminta segera dilakukan konsolidasi internal.

“DPP Golkar merekomendasikan agar SOKSI di bawah Supit segera melaporkan pengurus Depidar dan Depicab yang masih aktif serta mendukung Partai Golkar,” tegas Fahd.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPR Adies Kadir Optimistis Terhadap Fundamental Ekonomi Indonesia

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya Golkar untuk merapikan struktur pendukungnya menjelang tahun politik.

Menanggapi isu yang sempat mencuat soal kemungkinan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan putranya, Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, bergabung dengan Partai Golkar atau ormas sayapnya, Adies Kadir menyatakan keterbukaan.

“Kami tidak menawarkan, tapi membuka pintu selebar-lebarnya. MKGR adalah organisasi yang terbuka. Siapapun yang ingin bergabung, termasuk Jokowi dan Gibran, kami akan sangat senang,” ucap Adies saat ditanya soal kans keduanya masuk MKGR.

Pernyataan ini memperkuat sinyal Golkar yang berusaha merangkul figur nasional untuk memperkuat basis dukungan dan regenerasi politik. HUM/GIT

Baca Juga:  Berkaca dari Kasus Firli, ICW Mengajukan Kriteria Pemilihan Pimpinan KPK yang Kolaboratif dan Bebas Politik
TAGGED: Adies Kadir, Gibran Rakabuming, Golkar, Jokowi, Ketua Umum Golkar, KOSGORO 1957, MKGR, Mubes MKGR, Musda SOKSI, Ormas Golkar, Partai Golkar, SOKSI
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Eks Kajari Enrekang Ditahan Kejagung, Diduga Terima Suap Rp 840 Juta
18 April 2026
Eks Kajari Enrekang Didakwa Peras Rp 930 Juta di Makassar, Sempat Bersandiwara
18 April 2026
Kasus Ijazah Jokowi, Status Tiga Tersangka Dicabut Penyidikan Lima Orang Berlanjut
18 April 2026
KNKT Targetkan Laporan Awal Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar Rampung 30 Hari
18 April 2026
Delapan Korban Helikopter PK-CFX di Sekadau Kalbar Teridentifikasi, Tunggu Rekonsiliasi
18 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Eks Kajari Enrekang Ditahan Kejagung, Diduga Terima Suap Rp 840 Juta
18 April 2026
Eks Kajari Enrekang Didakwa Peras Rp 930 Juta di Makassar, Sempat Bersandiwara
18 April 2026
Kasus Ijazah Jokowi, Status Tiga Tersangka Dicabut Penyidikan Lima Orang Berlanjut
18 April 2026
KNKT Targetkan Laporan Awal Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar Rampung 30 Hari
18 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kejaksaan

Eks Kajari Enrekang Ditahan Kejagung, Diduga Terima Suap Rp 840 Juta

Kejaksaan

Eks Kajari Enrekang Didakwa Peras Rp 930 Juta di Makassar, Sempat Bersandiwara

Hukum

Kasus Ijazah Jokowi, Status Tiga Tersangka Dicabut Penyidikan Lima Orang Berlanjut

Peristiwa

KNKT Targetkan Laporan Awal Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar Rampung 30 Hari

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?