MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

KPK Akan Panggil Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Usai Dijadikan Tersangka Suap

Publisher: Redaktur 9 Oktober 2024 2 Min Read
Share
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – KPK telah menetapkan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor atau Paman Birin tersangka kasus dugaan suap proyek. Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan Sahbirin akan segera dipanggil.

“Ya nanti kita akan lakukan prosedur pemanggilan,” kata Ghufron di gedung KPK, Jakarta, Selasa 8 Oktober 2024.

Namun Ghufron belum memerinci kapan Sahbirin akan dipanggil. Dia hanya mengatakan, jika Sahbirin tak kunjung penuhi panggilan KPK, akan dimasukkan ke DPO.

“Tidak hadir kita panggil kembali, maka tidak hadir lagi akan kita DPO-kan. Hanya soal prosedur,” kata Ghufron.

Adapun KPK mengatakan Sahbirin Noor diduga menerima fee 5 persen terkait proyek Pembangunan Lapangan Sepakbola Kawasan Olahraga Terpadu, Pembangunan Kolam Renang Kawasan Olahraga Terpadu, dan Pembangunan Gedung Samsat di Kalsel. Duit yang diamankan itu diduga bagian dari fee 5 persen untuk Sahbirin Noor.

Baca Juga:  Johan Budi soal Ghufron Vs Dewas KPK: Kita Tanyakan Saat Raker Komisi III DPR

“Bahwa terhadap sejumlah uang lainnya yang ditemukan oleh penyelidik KPK pada YUL (Yulianti Erlynah), FEB (Agusya Febry Andrean), dan AMD (Ahmad) dengan total sekitar Rp 12 miliar dan USD 500 merupakan bagian dari fee 5 persen untuk SHB terkait pekerjaan lainnya di Dinas PUPR Provinsi Kalsel,” ujar Ghufron.

Adapun berikut ini daftar yang ditetapkan sebagai tersangka:

Tersangka penerima:

1. Sahbirin Noor (SHB) selaku Gubernur Kalimantan Selatan
2. Ahmad Solhan (SOL) selaku Kadis PUPR Kalimantan Selatan
3. Yulianti Erynah (YUL) selaku Kabid Cipta Karya sekaligus PPK PUPR Kalsel
4. Ahmad (AMD) selaku pengurus Rumah Tahfidz Darussalam yang diduga pengepul fee
5. Agustya Febry Andrean (FEB) selaku Plt Kepala Bag Rumah Tangga Gubernur Kalimantan Selatan

Baca Juga:  KPK Tegaskan OTT Gubernur Bengkulu Bukan Pesanan dari Rival

Tersangka pemberi:

1. Sugeng Wahyudi (YUD) selaku pihak swasta
2. Andi Susanto (AND) selaku pihak swasta. HUM/GIT

TAGGED: Gubernur Kalimantan Selatan, Kalsel, Nurul Ghufron, OTT, Paman Birin, Pembangunan Gedung Samsat, Pembangunan Kolam Renang Kawasan Olahraga Terpadu, Pembangunan Lapangan Sepakbola Kawasan Olahraga Terpadu, Wakil Ketua KPK
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Kejagung Geledah Sejumlah Lokasi di Jakarta dan Kalbar Terkait Kasus IUP Bauksit
22 Mei 2026
Bareskrim Musnahkan 20,9 Ton Bawang Impor Ilegal Senilai Rp 676 Juta
22 Mei 2026
Pengusaha Tambang Bauksit di Kalbar Jadi Tersangka Kasus IUP PT QSS
22 Mei 2026
Fakta Tragedi Kereta di Bekasi Terungkap, DPR Soroti Sinyal Hijau dan SOP Rem
22 Mei 2026
Dugaan Aliran Duit ke Dirjen Bea Cukai Diusut, Ketua KPK Bicara Strategi Penyidikan
22 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kejagung Geledah Sejumlah Lokasi di Jakarta dan Kalbar Terkait Kasus IUP Bauksit
22 Mei 2026
Bareskrim Musnahkan 20,9 Ton Bawang Impor Ilegal Senilai Rp 676 Juta
22 Mei 2026
Pengusaha Tambang Bauksit di Kalbar Jadi Tersangka Kasus IUP PT QSS
22 Mei 2026
Fakta Tragedi Kereta di Bekasi Terungkap, DPR Soroti Sinyal Hijau dan SOP Rem
22 Mei 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kejaksaan

Kejagung Geledah Sejumlah Lokasi di Jakarta dan Kalbar Terkait Kasus IUP Bauksit

Bareskrim

Bareskrim Musnahkan 20,9 Ton Bawang Impor Ilegal Senilai Rp 676 Juta

Kejaksaan

Pengusaha Tambang Bauksit di Kalbar Jadi Tersangka Kasus IUP PT QSS

Headlines

Fakta Tragedi Kereta di Bekasi Terungkap, DPR Soroti Sinyal Hijau dan SOP Rem

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?