MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Perawat Klinik Tangerang Jadi Tersangka dalam Kasus Pelecehan Pasien

Publisher: Redaktur 3 September 2024 3 Min Read
Share
Ilustrasi
Ad imageAd image

KOTA TANGERANG, Memoindonesia.co.id – Seorang perawat berinisial H yang berpraktik di sebuah klinik di Larangan, Kota Tangerang, telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pelecehan terhadap seorang pasien perempuan berusia 19 tahun. Perawat H, yang sebelumnya berpraktik seolah-olah sebagai dokter, ditetapkan sebagai tersangka setelah memenuhi panggilan polisi untuk pemeriksaan.

“Terlapor berinisial H telah hadir memenuhi panggilan dan saat ini sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol David Kanitero, pada Selasa, 3 September 2024, seperti dilansir dari detikcom.

Polisi juga menyelidiki izin praktik H serta izin operasional klinik tersebut dengan melibatkan ahli dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia dan Tim Kerja Pelayanan Perizinan Kesra. “Sebelum pemeriksaan terlapor, kami telah melakukan pemeriksaan terhadap ahli profesi terkait,” jelas David.

Baca Juga:  KPK Dalami Peran 4 Tersangka Kasus Dana Hibah Pemprov Jatim

Setelah melakukan gelar perkara pada pagi hari ini, status H resmi dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan, dan ia ditetapkan sebagai tersangka. “Hasil dari gelar perkara menunjukkan bukti yang cukup untuk menetapkan H sebagai tersangka,” tambahnya.

David menjelaskan bahwa H sebenarnya bukanlah seorang dokter, melainkan seorang perawat yang melakukan praktik ilegal sebagai dokter. “Dari hasil penyidikan, diketahui bahwa H hanya memiliki izin sebagai perawat, bukan sebagai dokter,” jelas David.

Selain itu, H juga merupakan pemilik klinik tersebut, namun izin operasional klinik itu telah kadaluarsa sejak tahun 2022. “Dengan izin klinik yang sudah tidak berlaku, H seharusnya tidak diperbolehkan melakukan kegiatan praktik kesehatan di sana,” tegas David.

Baca Juga:  Beda Jalan Para Jebolan KPK: Dari Hakim, Politikus, hingga Tersangka

Kasus ini bermula dari laporan seorang pasien perempuan berusia 19 tahun yang mengaku dilecehkan oleh H saat menjalani pemeriksaan kesehatan di klinik tersebut. Korban awalnya datang untuk memeriksakan masalah menstruasi yang tidak lancar.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombespol Zain Dwi Nugroho, mengonfirmasi bahwa laporan tersebut telah diterima pada 25 Agustus 2024. “Laporan pelecehan diterima dan saat ini sedang dalam tahap penyelidikan lebih lanjut,” ujar Zain pada Kamis, 29 Agustus 2024.

Korban menyatakan bahwa pelecehan terjadi saat ia diperiksa oleh H, yang ia kira adalah dokter di klinik tersebut. “Korban melaporkan bahwa pelecehan terjadi selama pemeriksaan medis berlangsung,” imbuh Zain.

Baca Juga:  KPK Tetapkan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Jadi Tersangka Suap

“Perawat di klinik Tangerang ditetapkan sebagai tersangka pelecehan setelah diduga melecehkan pasien perempuan selama pemeriksaan medis.” HUM/GIT

TAGGED: dokter, Klinik Tangerang, Kota Tangerang, pelecehan, Pelecehan pasien, Perawat, Praktik ilegal, tanpa izin operasional, Tersangka
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Saksi Sebut Nadiem Transfer Dana Tambahan ke Stafsus dari Rekening Pribadi
23 Februari 2026
MBG Tidak Dibagikan Selama Libur Lebaran, Diganti Paket Bundling
23 Februari 2026
Kalender Tanggal Merah Maret 2026 Libur Nasional dan Cuti Bersama
23 Februari 2026
Sidang Perdana YouTuber Resbob Didakwa 4 Tahun Penjara Kasus Hinaan Suku Sunda
23 Februari 2026
Budi Hartanto (kiri), Kakanwil baru BPN Sultra bersama istri dan Kakanwil sebelumnya, Rahmat bersama istri usai sertijab di aula kanwil pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Sertijab Kanwil BPN Sultra: Budi Hartanto Komitmen Percepat dan Pertegas Kepastian Hukum
23 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Saksi Sebut Nadiem Transfer Dana Tambahan ke Stafsus dari Rekening Pribadi
23 Februari 2026
MBG Tidak Dibagikan Selama Libur Lebaran, Diganti Paket Bundling
23 Februari 2026
Kalender Tanggal Merah Maret 2026 Libur Nasional dan Cuti Bersama
23 Februari 2026
Sidang Perdana YouTuber Resbob Didakwa 4 Tahun Penjara Kasus Hinaan Suku Sunda
23 Februari 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Saksi Sebut Nadiem Transfer Dana Tambahan ke Stafsus dari Rekening Pribadi

Nasional

MBG Tidak Dibagikan Selama Libur Lebaran, Diganti Paket Bundling

Nasional

Kalender Tanggal Merah Maret 2026 Libur Nasional dan Cuti Bersama

Hukum

Sidang Perdana YouTuber Resbob Didakwa 4 Tahun Penjara Kasus Hinaan Suku Sunda

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?