MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat

Publisher: Redaktur 9 April 2026 2 Min Read
Share
Presiden Prabowo Subianto.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Presiden Prabowo Subianto menyinggung fenomena kelompok yang tidak mau bekerja sama dengan pemerintah namun tetap aktif mengkritik, saat memberikan arahan di Istana Kepresidenan, Rabu 8 April 2026.

“Saya telah mempelajari data-data angka dan dalam kesempatan ini adalah kesempatan yang baik, setelah saya mempelajari angka-angka dan dapat laporan dari menteri-menteri saya ternyata kondisi kita cukup aman,” kata Prabowo.

Menurutnya, kondisi nasional saat ini relatif aman dan stabil meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah sedang memanas.

Ia menegaskan pemerintah tetap berjalan dan fokus melayani masyarakat di tengah berbagai kritik yang muncul.

Baca Juga:  Kabar Baru Rencana Penjara di Pulau Terpencil untuk Koruptor

“Memang ada satu fenomena yang kita rasakan bersama bahwa ada kelompok-kelompok di masyarakat, saudara-saudara kita juga, keluarga besar NKRI juga yang mempunyai suatu sikap yang bisa dikatakan sangat tidak mau kerja sama. Kita hormati, kita tidak ada masalah,” ujarnya.

Selain itu, Prabowo mengibaratkan kondisi tersebut seperti gotong royong pembangunan jembatan di sebuah desa.

“Saya katakan kalau di suatu tempat, suatu desa, melihat kebutuhan butuh jembatan kemudian sebagian besar gotong royong untuk membangun jembatan tapi ada sekelompok yang tidak mau bangun jembatan, tapi tidak masalah, silakan,” katanya.

Ia mengaku heran terhadap pihak yang enggan terlibat namun terus melontarkan kritik terhadap proses pembangunan.

Baca Juga:  Telur Ayam dan Daun Kelor Pengganti Susu: Makan Bergizi Gratis, Ini Alasannya

“Hanya saya juga nggak ngerti ada orang mau bangun jembatan, dia tidak mau bangun jembatan tapi dia kritik, ‘Kamu goblok kamu. Kayunya salah jangan di situ, pakunya salah, rantainya salah’. Salah aja. Lah kita yang mau bangun jembatan apa sikap kita? Apa kita grogi? ‘Goblok kamu, kamu bikin jembatan, goblok’. Ya saya goblok tapi rakyat ini minta jembatan, ya, saya bangun jembatan. Jadi ini fenomena,” ujarnya. HUM/GIT

TAGGED: arah kebijakan, fenomena kritik, Gotong Royong, Istana Presiden, kerja sama, kondisi nasional, kritik pemerintah, pembangunan jembatan, pemerintah fokus rakyat, politik nasional, Prabowo Subianto, stabilitas indonesia
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Ungkap Aliran Uang Kasus Suap HGB Summarecon, 4 Orang Kepercayaan Nusron Jadi Tersangka
16 September 2026
Fahd A Rafiq 3 Kali Jadi Tersangka KPK, Golkar Kecewa dan Soroti Kasus Suap HGB Bogor
16 September 2026
Hari ke-9 Pencarian 8 Orang Hilang di Gunung Anak Krakatau, 22 Kapal Dikerahkan
16 September 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Summarecon, 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid
16 September 2026
Daftar Libur Nasional 2027 dan Cuti Bersama Lengkap, Ada 18 Tanggal Merah dan 8 Cuti Bersama
16 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Ungkap Aliran Uang Kasus Suap HGB Summarecon, 4 Orang Kepercayaan Nusron Jadi Tersangka
16 September 2026
Fahd A Rafiq 3 Kali Jadi Tersangka KPK, Golkar Kecewa dan Soroti Kasus Suap HGB Bogor
16 September 2026
Hari ke-9 Pencarian 8 Orang Hilang di Gunung Anak Krakatau, 22 Kapal Dikerahkan
16 September 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Summarecon, 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid
16 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Pertanahan

KPK Ungkap Aliran Uang Kasus Suap HGB Summarecon, 4 Orang Kepercayaan Nusron Jadi Tersangka

Pertanahan

Fahd A Rafiq 3 Kali Jadi Tersangka KPK, Golkar Kecewa dan Soroti Kasus Suap HGB Bogor

Peristiwa

Hari ke-9 Pencarian 8 Orang Hilang di Gunung Anak Krakatau, 22 Kapal Dikerahkan

Korupsi

KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Summarecon, 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?