MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Balasan Jaksa ‘Sudah Tugas Menteri’ saat SYL Ngaku Berprestasi

Publisher: Redaktur 29 Juni 2024 3 Min Read
Share
Jaksa KPK Meyer Simanjuntak.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Jaksa KPK memberikan tanggapan tegas terhadap pernyataan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang merasa tuntutan jaksa tidak mempertimbangkan pencapaian dan prestasinya selama menjadi Menteri Pertanian (Mentan). Jaksa KPK menegaskan bahwa prestasi yang diklaim oleh SYL merupakan bagian dari tugasnya sebagai Menteri.

SYL diketahui dituntut jaksa KPK untuk dipenjara selama 12 tahun dalam kasus pemerasan anak buah di Kementerian Pertanian. Setelah jaksa membacakan tuntutan, SYL menyampaikan protesnya.

Protes SYL
SYL merasa tuntutan jaksa tidak mempertimbangkan pencapaiannya dalam menghadapi krisis pangan saat pandemi Covid-19. Menurutnya, dia berperan besar dalam menjaga stabilitas pangan di Indonesia selama masa krisis tersebut.

“Tuntutan JPU yang 12 tahun untuk saya, saya melihat tidak mempertimbangkan situasi yang kami hadapi di mana Indonesia dalam posisi ancaman yang luar biasa, menghadapi Covid, menghadapi krisis pangan dunia. Pada saat itu Presiden sendiri menyampaikan dalam pidatonya bahwa ada kurang lebih 340 juta orang di dunia yang akan kelaparan,” kata SYL, Jumat 29 Juni 2024.

Baca Juga:  Jaksa KPK Hadirkan Sahroni-Anggota DPR Anak SYL Jadi Saksi

Selain krisis pangan terkait Covid, SYL juga menyebutkan upayanya dalam mengatasi dampak fenomena El Nino dan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak.

“Kedua, ada El Nino yang hantam seluruh dunia, ada penyakit yang datang tidak hanya Covid tapi antraks dan PMK. Harga kedelai naik, harga tahu naik, harga tempe naik, itu akan terjadi. Saya manuver ke sana. Sekarang saya dipenjarakan 12 tahun, dituntut 12 tahun, itu langkah extraordinary,” lanjut SYL.

Balasan Menohok Jaksa KPK
Menanggapi protes tersebut, jaksa KPK Meyer Simanjuntak menegaskan bahwa pihaknya tidak mempertimbangkan pencapaian tersebut dalam tuntutannya. Tim jaksa hanya mempertimbangkan perbuatan-perbuatan SYL sebagaimana fakta persidangan selama ini.

Baca Juga:  Jaksa KPK Ungkap 'Tarif' Vonis Bebas yang Diketok Hakim Agung Gazalba

“Dapat kami sampaikan, hal yang meringankan tentu hal-hal yang di luar menjadi tugas pokoknya seseorang,” kata jaksa KPK Meyer Simanjuntak.

Meyer menjelaskan bahwa pencapaian yang dilakukan SYL selama menjadi Mentan bukanlah bentuk prestasi, melainkan bagian dari tugasnya sebagai Menteri.

“Kalau kita berbicara pekerjaan beliau dalam bertindak sebagai Menteri, itu dalam pemahaman kami adalah perbuatan beliau yang ditugaskan. Beliau diberi kekuasaan, kewenangan menjadi Menteri itu bukan sesuatu prestasi yang dilakukan, tetapi dalam rangka melaksanakan tugasnya,” tutur Meyer.

“Sama seperti kami, kami menyidangkan seseorang bukan berarti kami mendapat prestasi, tapi memang tugas kami. Itulah kami tidak mempertimbangkan mengenai prestasi-prestasi,” lanjut Meyer.

Baca Juga:  Menaksir Harga Apartemen Nayunda yang Cicilannya Dibayarin SYL

Meyer juga menilai prestasi yang diucap SYL itu hanya sekadar klaim. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada majelis hakim yang akan memutus perkara ini.

“Baru keterangan-keterangan sepihak baik dari Pak Syahrul maupun penasehat hukumnya. Silakan nanti kalau mau ditampilkan tersebut, nanti pertimbangan majelis hakim, tentu kita nantikan bersama,” tegasnya. HUM/GIT

TAGGED: antraks, Covid, El Nino, Jaksa KPK, Mantan Menteri Pertanian, Meyer Simanjuntak, penyakit mulut dan kuku, Syahrul Yasin Limpo, SYL
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Fraksi PDI-P DPR Rotasi Anggota Komisi, Adian Napitupulu dan Rieke Diah Pitaloka Bergeser
21 Januari 2026
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Gunung Bulusaraung Pangkep
21 Januari 2026
DVI Polda Sulsel Terima Dua Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Makassar
21 Januari 2026
Gerindra Jatim Tegaskan Wali Kota Madiun Maidi Bukan Kader Usai Terjaring OTT KPK
21 Januari 2026
OTT KPK Ungkap Dugaan Dana CSR Jadi Modus Fee Proyek Wali Kota Madiun
21 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Fraksi PDI-P DPR Rotasi Anggota Komisi, Adian Napitupulu dan Rieke Diah Pitaloka Bergeser
21 Januari 2026
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Gunung Bulusaraung Pangkep
21 Januari 2026
DVI Polda Sulsel Terima Dua Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Makassar
21 Januari 2026
Gerindra Jatim Tegaskan Wali Kota Madiun Maidi Bukan Kader Usai Terjaring OTT KPK
21 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Sosok Ferry Irawan Pegawai KKP Korban Pesawat ATR 42-500 Dikenal Baik Oleh Warga Bogor
19 Januari 2026
Detik-Detik Pendaki Saksikan Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung Pangkep
19 Januari 2026
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menunjukkan BB milik para WNA yang diamankan di Tangerang.
27 WNA Diciduk, Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Tangerang
19 Januari 2026
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Dilanjutkan Via Udara dan Darat
19 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Politik

Fraksi PDI-P DPR Rotasi Anggota Komisi, Adian Napitupulu dan Rieke Diah Pitaloka Bergeser

Peristiwa

Jenazah Pramugari ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Gunung Bulusaraung Pangkep

Peristiwa

DVI Polda Sulsel Terima Dua Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Makassar

Korupsi

Gerindra Jatim Tegaskan Wali Kota Madiun Maidi Bukan Kader Usai Terjaring OTT KPK

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?