MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kementerian Agama Sebut Secara Hisab 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu, 10 April 2024

Publisher: Redaktur 9 April 2024 2 Min Read
Share
Gedung Kementerian Agama Republik Indonesia.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) mengumumkan penentuan posisi hilal dari seluruh wilayah Indonesia dalam pemantauan hilal untuk penetapan 1 Syawal 1445 Hijriah atau Idulfitri 2024. Menurut Kemenag, hilal 1 Syawal 1445 Hijriah telah memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Tim hisab dan rukyat Kemenag yang bertugas melaporkan pemantauan posisi hilal pada petang hari ini menyimpulkan bahwa hilal dapat diamati.

“Ketinggian hilalnya mencapai 6,15 derajat, sudah cukup tinggi,” ujar anggota tim hisab Rukyat Kementerian Agama RI, Cecep Nurwendaya, di kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Selasa, 9 April 2024.

Baca Juga:  KPK Panggil Eks Menpora Dito Ariotedjo Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji

Dalam kesepakatan MABIMS (Menteri Agama Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura), kriteria visibilitas hilal termasuk ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Cecep juga menjelaskan hasil pengamatan hilal di beberapa wilayah di Indonesia, seperti Merauke dan Sabang. Berdasarkan pemantauan tersebut, hilal di Indonesia pada sore hari ini dapat diamati.

“Dengan ketinggian hilal 4,88 derajat di Merauke dan 7,63 derajat di Sabang, wilayah Indonesia secara keseluruhan telah memenuhi kriteria tinggi hilal Mabims 3 derajat,” tambah Cecep.

Selain itu, elongasi hilal juga telah memenuhi kriteria dengan mencapai 6,4 derajat.

“Dengan penggabungan kriteria tersebut, seluruh wilayah NKRI telah memenuhi kriteria Mabims atau telah masuk dalam kriteria Mabims,” jelas Cecep.

Baca Juga:  Korban Penipuan Aplikasi Kencan di Jakpus Tersebar di Vietnam-Thailand

Secara hisab, Cecep menyatakan bahwa 1 Syawal 1445 H akan jatuh pada hari Rabu Pahing, tanggal 10 April 2024 Masehi.

“Penetapan awal bulan Syawal 1445 H secara hisab jatuh pada hari Rabu Pahing tanggal 10 April 2024 Masehi. Jadi, informasi penentuan hisab sudah tersedia,” ungkap Cecep. CAK/RAZ

TAGGED: 1 Syawal 1445 H, anggota tim hisab Rukyat, Brunei Darussalam, Cecep Nurwendaya, hisab, Indonesia, Jakarta Pusat, Kemenag, Kementerian Agama, Kementerian Agama RI, MABIMS, Menteri Agama Malaysia, Singapura
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha memberikan bantuan alat musik kepada para pekerja seni binaan Institut Musik Jalanan.
Ironi di Pusara Pencipta “Indonesia Raya”: Makam WR Soepratman Berdampingan dengan Depo Sampah
10 Maret 2026
270 WNA di Bali Ajukan Izin Tinggal Darurat Imbas Konflik Timur Tengah
10 Maret 2026
Nadiem Makarim Jalani Lebaran Perdana di Rutan, Berharap Keluarga Datang Menjenguk
10 Maret 2026
Puan Maharani Soroti Maraknya OTT Kepala Daerah, DPR Dorong Evaluasi Biaya Politik
10 Maret 2026
KPK OTT Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, 13 Orang Diamankan dan 9 Dibawa ke Jakarta
10 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha memberikan bantuan alat musik kepada para pekerja seni binaan Institut Musik Jalanan.
Ironi di Pusara Pencipta “Indonesia Raya”: Makam WR Soepratman Berdampingan dengan Depo Sampah
10 Maret 2026
270 WNA di Bali Ajukan Izin Tinggal Darurat Imbas Konflik Timur Tengah
10 Maret 2026
Nadiem Makarim Jalani Lebaran Perdana di Rutan, Berharap Keluarga Datang Menjenguk
10 Maret 2026
Puan Maharani Soroti Maraknya OTT Kepala Daerah, DPR Dorong Evaluasi Biaya Politik
10 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha memberikan bantuan alat musik kepada para pekerja seni binaan Institut Musik Jalanan.
Headlines

Ironi di Pusara Pencipta “Indonesia Raya”: Makam WR Soepratman Berdampingan dengan Depo Sampah

Imigrasi

270 WNA di Bali Ajukan Izin Tinggal Darurat Imbas Konflik Timur Tengah

Korupsi

Nadiem Makarim Jalani Lebaran Perdana di Rutan, Berharap Keluarga Datang Menjenguk

Nasional

Puan Maharani Soroti Maraknya OTT Kepala Daerah, DPR Dorong Evaluasi Biaya Politik

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?