MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Suasana Nyaman TPS, Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Akmarawita Kadir: Sangat Mempengaruhi Kesehatan

Publisher: Admin 12 Februari 2024 3 Min Read
Share
dr. Akmarawtia Kadir, Sekretaris Fraksi, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya mengecek kesiapan di Puskesmas Dukuh Pakis.
dr. Akmarawtia Kadir, Sekretaris Fraksi, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya mengecek kesiapan di Puskesmas Dukuh Pakis.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Menyongsong proses kegiatan Pemilu 2024, diperlukan adanya kesiapan di bidang kesehatan agar hal-hal yang pernah terjadi pada Pemilihan 2019 tidak terulang kembali.

Hal itu ditegaskan oleh dr Akmarawta Kadir, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya. Ia sangat berharap peristiw petugas KPPS yang meninggal dunia dan jatuh sakit saat bertugas, tidak terjadi lagi.

“Saya dengar memang sudah ada kerjasama dan koordinasi antara KPU RI dan Kementerian Kesehatan dalam hal ini, tetapi kita ingin melihat secara langsung implementasi dan kesiapan khususnya di Kota Surabaya ini. Dinkes Kota Surabaya harusnya sudah bisa memetakan penyebab banyaknya petugas KPPS yang sakit dan meninggal di tahun 2019 lalu,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Golkar ini, Senin, 12 Februari 2024.

Baca Juga:  Agus Gumiwang Kartasasmita Mengerucut Jadi Plt Ketum Golkar

Harapan dr Akma, Dinas Kesehatan Surabaya sudah mempersiapkan segala hal terkait kesiapan SDM, sarana dan prasarana kesehatan seperti oksigen, obat-obatan dan lain-lainnya.Tentunya juga sudah ada koordinasi dengan KPU kota Surabaya dalam masalah ini untuk mencegah terulangnya kasus tersebut.

“Koordinasi ini betul-betul dilaksanakan dengan serius, karena jangan sampai adalah petugas KPPU dan yang terlibat dalam pemilu di tahun 2024 ini menjadi kelelahan fisik maupun mentalnya hingga sampai menyebabkan hilangnya nyawa, ” urainya.

Di luar sana, politisi Golkar ini mendengar memang sudah ada petugas kesehatan dan tim yang bergerak mobile di setiap kecamatan, kelurahan ke setiap RT dan RW, termasuk puskesmas juga standby penuh.

Baca Juga:  Ini Kata Adies Kadir: Memahami Hukum dan Politik Indonesia dari Senayan Lewat Sebuah Karya 

Persiapan ini kata dr Akma, sangat baik, dan harus betul-betul di laksanakan, sehingga apabila terjadi sesuatu yang tidak dinginkan bisa di tangani dengan cepat sesuai dengan produser penanganan kesehatan.

Menurutnya, suasana nyaman di tempat pemungutan suara juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan, sehingga koordinasi antara KPU Kota Surabaya dan Dinkes Kota Surabaya ini tidak hanya pada kesiapan dari sisi kesehatan.

Tetapi, juga kesiapan dari sisi kenyamanan di tempat TPS, sehingga faktor-faktor seperti kelelahan bisa dicegah. Antisipasi lainnya, hal-hal yang urgent juga harus disampaikan kepada petugas KPPS, jika ada tanda-tanda kesehatan yang mencurigakan.

Apabila ada gejala-gejala kelelahan seperti tubuh menjadi lemah yang disertai sesak napas, daya tahan menurun, konsentrasi menjadi berkurang, berkurangnya nafsu makan, sering menguap dan mengantuk, dan gejala yang mengganggu lainnya harus segera lapor ke petugas kesehatan terdekat.

Baca Juga:  Komisi B DPRD Surabaya Soroti Tempat Usaha Tak Taat Perizinan 

“Sehingga bisa dicek dan ditangani lebih awal. Karena apabila seseorang terjadi tanda-tanda kelelahan dan terus memaksakan diri untuk bekerja, hal ini bisa membahayakan jiwanya, ” pinta wakil rakyat asal Dapil 5 Kota Surabaya ini menambahkan.

dr Akma juga mengajak masyarakat Surabaya untuk berdoa bersama dan mengajak seluruh petugas KPPU dan seluruh yang terlibat did alam perhelatan besar diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran.

“Sesuai harapan kita semua, semoga Pemilu 2024 berjalan dengan baik, nyaman dan damai,” pungkas dr Akma. (HUM/GIT) 

TAGGED: Akmarawita Kadir, Caleg Dapil 5, DPRD SURABAYA, Partai Golkar, Pemilu 2024, Tempat Pemungutan Suara
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love1
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko didampingi jajaran imigrasi pusat dan kanwil Jatim memberikan keterangan kepada wartawan di Surabaya.
Imigrasi Gandeng KPK, Perkuat Integritas Demi Hadirkan Layanan Publik yang Bersih dan Tepercaya
2 Juli 2026
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Kena OTT KPK, Diduga Terima Suap Pajero hingga Land Cruiser
2 Juli 2026
Hakim Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara, Sebut Perbuatan Korupsi Terencana
2 Juli 2026
Hakim Tolak Uang Pengganti Rp 4,8 Triliun Kasus Nadiem Makarim, Sarankan Gunakan TPPU
2 Juli 2026
Kuasa Hukum Reza Gladys Laporkan Rekaman Diduga Suap Hakim dalam Perkara Nikita Mirzani
2 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Bupati Kuansing Suhardiman Amby Kena OTT KPK, Diduga Terima Suap Pajero hingga Land Cruiser
2 Juli 2026
Hakim Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara, Sebut Perbuatan Korupsi Terencana
2 Juli 2026
Hakim Tolak Uang Pengganti Rp 4,8 Triliun Kasus Nadiem Makarim, Sarankan Gunakan TPPU
2 Juli 2026
Kuasa Hukum Reza Gladys Laporkan Rekaman Diduga Suap Hakim dalam Perkara Nikita Mirzani
2 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko didampingi jajaran imigrasi pusat dan kanwil Jatim memberikan keterangan kepada wartawan di Surabaya.
Imigrasi

Imigrasi Gandeng KPK, Perkuat Integritas Demi Hadirkan Layanan Publik yang Bersih dan Tepercaya

Korupsi

Bupati Kuansing Suhardiman Amby Kena OTT KPK, Diduga Terima Suap Pajero hingga Land Cruiser

Korupsi

Hakim Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara, Sebut Perbuatan Korupsi Terencana

Korupsi

Hakim Tolak Uang Pengganti Rp 4,8 Triliun Kasus Nadiem Makarim, Sarankan Gunakan TPPU

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?