MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kasus Ledakan Smelter PT ITSS Morowali: 21 Pekerja Tewas, Polisi Tingkatkan Status Ke Tahap Penyidikan

Publisher: Redaktur 3 Januari 2024 2 Min Read
Share
Kabidhumas Polda Sulteng Kombespol Djoko Wienartono.
Ad imageAd image

MOROWALI, Memoindonesia.co.id – Polisi telah meningkatkan status kasus ledakan tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang menyebabkan kematian 21 orang ke tahap penyidikan. Upaya tersebut melibatkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi.

“Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan hasil gelar perkara yang dilaksanakan tadi siang. Gelar perkaranya adalah meningkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan,” ungkap Kabidhumas Polda Sulteng Kombespol Djoko Wienartono dalam keterangannya, Rabu, 3 Januari 2024.

Djoko menyatakan bahwa gelar perkara dilakukan oleh tim penyidik pada Rabu, 3 Januari 2024. Dasar peningkatan status kasus ke tahap penyidikan didasarkan pada olah TKP, pemeriksaan saksi di lokasi, dan keterangan saksi ahli.

Baca Juga:  Dorong Produktivitas Tanah di Sulteng, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

“Dasar penyidikannya berasal dari bukti-bukti, keterangan saksi-saksi, dan keterangan ahli yang dielaborasi sehingga penyidik menyimpulkan bahwa perkara tersebut layak ditingkatkan ke penyidikan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa 27 saksi telah diperiksa terkait ledakan maut tersebut. Saksi melibatkan karyawan, korban, manajemen, serta 2 saksi ahli pidana dan ketenagakerjaan.

“Jumlah saksi yang diperiksa adalah 27 orang, terdiri dari karyawan, manajemen, dan korban yang memberikan keterangan. Selain itu, terdapat 2 saksi lagi, yaitu saksi pidana dan saksi ahli ketenagakerjaan,” tambahnya.

Djoko menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada tersangka. Tim gabungan akan terus melakukan investigasi mendalam untuk menetapkan tersangka yang akan diumumkan dalam gelar perkara selanjutnya.

Baca Juga:  TNI AD Investigasi Penyebab Ledakan Maut Saat Pemusnahan Amunisi di Garut, 13 Orang Tewas

“Sampai dengan saat ini, saya sampaikan hanya meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan,” pungkasnya.

Untuk informasi lebih lanjut, ledakan tungku smelter di PT ITSS terjadi pada Minggu, 24 Desember 2023, sekitar pukul 05.30 WITA. Kejadian tersebut terjadi di lantai dua dan lantai tiga kawasan smelter PT ITSS.

Sebanyak 59 orang dilaporkan menjadi korban ledakan maut, dengan 21 di antaranya tewas. Sementara itu, 38 pekerja lainnya mengalami luka berat dan ringan yang masih dalam perawatan. Korban tewas terdiri dari 13 pekerja Indonesia dan 8 tenaga kerja asing (TKA) asal Cina. CAK/RAZ

TAGGED: Kabidhumas Polda Sulteng, Kombespol Djoko Wienartono, ledakan, Morowali, Polda Sulteng, PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel, PT ITSS, Sulawesi Tengah, Sulteng, tungku smelter
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Isi Garasi Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Tembus Rp 3 Miliar, Disorot Usai Pergi Umrah Saat Bencana
10 Desember 2025
Isi Garasi Endipat Wijaya Tembus Rp 2,5 Miliar, Disorot Usai Komentari Relawan Bencana
10 Desember 2025
Menag Nasaruddin Umar: NU Selalu Punya Cara Menyelesaikan Persoalannya Sendiri
10 Desember 2025
PBNU Tetapkan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum hingga Muktamar 2026
10 Desember 2025
Pemkab Padang Pariaman Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 13 Desember
10 Desember 2025
Ad imageAd image

NASIONAL

Isi Garasi Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Tembus Rp 3 Miliar, Disorot Usai Pergi Umrah Saat Bencana
10 Desember 2025
Isi Garasi Endipat Wijaya Tembus Rp 2,5 Miliar, Disorot Usai Komentari Relawan Bencana
10 Desember 2025
Menag Nasaruddin Umar: NU Selalu Punya Cara Menyelesaikan Persoalannya Sendiri
10 Desember 2025
PBNU Tetapkan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum hingga Muktamar 2026
10 Desember 2025

TERPOPULER

Prabowo Semprot Bupati Aceh Selatan yang Umrah saat Bencana: Kalau Mau Lari, Dicopot Saja!
8 Desember 2025
Kemendagri Tegaskan Sanksi Menanti Bupati Aceh Selatan Jika Terbukti Langgar Aturan
8 Desember 2025
Kepala BNN Soroti Lonjakan Narkotika Sintetis di Sidang CND Ke-68 Wina
8 Desember 2025
Mahkamah Agung Tolak Seluruh Kasasi Kasus Korupsi Timah Rp 300 Triliun
9 Desember 2025

Baca Berita Lainnya:

Pemerintahan

Isi Garasi Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Tembus Rp 3 Miliar, Disorot Usai Pergi Umrah Saat Bencana

Nasional

Isi Garasi Endipat Wijaya Tembus Rp 2,5 Miliar, Disorot Usai Komentari Relawan Bencana

Nasional

Menag Nasaruddin Umar: NU Selalu Punya Cara Menyelesaikan Persoalannya Sendiri

Nasional

PBNU Tetapkan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum hingga Muktamar 2026

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?