JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Laporan LHKPN periodik 2025 mencatat harta Wakil Menteri Keuangan Nurkholisoh Ibnu Aman sebesar Rp 4.701.508.000 dan Luky Alfirman Rp 52.827.928.569, Kamis 1 Oktober 2026.
Data tersebut berdasarkan laporan yang disampaikan Nurkholisoh saat menjabat Peneliti Senior Bank Indonesia pada 22 Februari 2026 dan Luky ketika menjabat Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan pada 27 Februari 2026.
Berdasarkan laman e-LHKPN KPK, Nurkholisoh memiliki tujuh aset tanah dan bangunan yang tersebar di Tangerang, Magelang, dan Jakarta Pusat dengan total nilai Rp 3.420.008.000 atau sekitar Rp 3,4 miliar.
Ia juga tercatat memiliki sepeda Polygon tahun 2017 senilai Rp 800.000, harta bergerak lainnya Rp 62.000.000, serta kas dan setara kas Rp 2.910.000.000.
Namun, Nurkholisoh memiliki utang Rp 1.691.300.000. Setelah aset dikurangi utang, total harta kekayaannya tercatat Rp 4.701.508.000 atau sekitar Rp 4,7 miliar.
Sementara itu, Luky memiliki tiga aset tanah dan bangunan di Jakarta Selatan serta Bandung, Jawa Barat, dengan total nilai Rp 13.000.000.000.
Luky juga tercatat memiliki empat kendaraan, yakni Honda Jazz Minibus tahun 2012, Honda Accord tahun 2013, Toyota Avanza tahun 2023, dan Honda City tahun 2014. Total nilai kendaraan tersebut mencapai Rp 550.000.000.
Selain itu, Luky memiliki harta bergerak lainnya Rp 205.000.000, surat berharga Rp 15.034.806.720, kas dan setara kas Rp 23.099.474.305, serta harta lainnya Rp 938.647.544.
Jika dijumlahkan, total harta kekayaan Luky mencapai Rp 52.827.928.569 atau sekitar Rp 52,8 miliar.
Nurkholisoh dan Luky dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026, bersama sejumlah menteri dan wakil menteri lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga melantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). HUM/GIT


