JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyatakan tidak akan maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2029, sementara PAN menegaskan komitmennya mendukung Presiden Prabowo Subianto, Minggu, 20 September 2026.
Wakil Ketua Umum DPP PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan Zulhas dan PAN selama ini konsisten mendukung Prabowo.
“Bang Zulhas dan PAN selalu komit mendukung Prabowo. Sampai hari ini, seluruh kader PAN diminta menyukseskan program-program pemerintah. Terutama program yang berkenaan dengan hajat hidup orang banyak,” kata Saleh kepada wartawan, Minggu 19 September 2026.
Saleh mengatakan banyak kader PAN berada di jajaran eksekutif dan legislatif. Karena itu, seluruh kader diminta fokus bekerja untuk mendukung program pemerintah.
Menurut Saleh, pernyataan Zulhas terkait tidak maju sebagai capres juga perlu dilihat dalam konteks pandangan politik yang selama ini disampaikan secara terbuka.
“Kalau yang tadi malam, kelihatannya itu cukup mudah dipahami. Bang Zulhas menilai apa yang dicapai dan diraih pemerintah saat ini adalah prestasi. Perlu dilanjutkan untuk menuntaskan apa yang sudah dirancang dan direncanakan,” ujarnya.
Saleh menambahkan Zulhas kerap menyampaikan pandangan politik secara terbuka, termasuk melalui candaan. Namun, menurutnya, sikap dukungan terhadap pemerintahan Prabowo merupakan hal yang serius.
“Dinamika politik di PAN itu jelas. Loyal dan setia. Tidak mudah berpindah ke lain hati. Kalau sudah nyaman, biasanya akan bertahan,” ucap Saleh.
Ia juga berharap tagline PAN, “Gerak Cepat, Bantu Rakyat”, dapat diterapkan melalui kerja nyata di seluruh Indonesia.
“Yang penting, PAN berharap agar tagline ‘Gerak Cepat, Bantu Rakyat’ membumi di seluruh negeri. Karena itu, perlu kerja keras. Melibatkan banyak pihak, terutama pemerintah dan swasta yang terlibat langsung,” pungkasnya.
Sebelumnya, Zulhas menyampaikan pernyataan soal Pilpres 2029 saat puncak HUT ke-28 PAN di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat 18 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Zulhas menyapa Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan mengatakan keduanya sepakat agar Prabowo tetap menjadi presiden.
“Pak Bahlil sama saya sepakat, presiden biar Pak Prabowo saja Pak ya. Cocok?” kata Zulhas.
Zulhas kemudian menyapa Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Ia menyebut dirinya, Bahlil, dan Cak Imin sama-sama mendukung cita-cita Prabowo.
“Pak Presiden, sebetulnya Gus Muhaimin, Pak Bahlil, kami sama Pak. Pendukung cita-cita Bapak Prabowo,” kata Zulhas.
Namun, Zulhas menyebut dirinya dan Bahlil kemungkinan tidak maju sebagai capres, sementara Cak Imin masih mempertimbangkannya.
“Cuma bedanya sedikit, Pak Bahlil sama saya mungkin nggak nyapres, kalau Pak Muhaimin masih mikir-mikir Pak,” ujar Zulhas.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam suasana perayaan HUT PAN dan dilaporkan sebagai seloroh politik. Bahlil terlihat tertawa, sedangkan Cak Imin merespons dengan mengangkat tangan. HUM/GIT


