MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Rumah Orang Tua Arif Sugiyanto Sepi Usai Eks Bupati Kebumen Terjaring OTT KPK

Publisher: Redaktur 15 September 2026 3 Min Read
Share
Rumah orang tua eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di Kelurahan Panjer tampak sepi usai OTT KPK.
Ad imageAd image

KEBUMEN, Memoindonesia.co.id – Rumah orang tua mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen, tampak sepi setelah dirinya diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT), Selasa, 15 September 2026.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 14.35 WIB, rumah yang berada di RT 03/RW 12 tersebut terlihat tertutup. Hanya satu mobil berwarna hitam yang terparkir di garasi rumah bertingkat dengan warna krem itu.

Muhliso (55), tetangga yang tinggal tepat di depan rumah Arif, mengaku terakhir kali melihat mantan bupati tersebut sekitar sebulan lalu.

“Kalau Pak Arif tinggal di Jakarta, yang di sini orang tuanya Pak Gito dan Bu Satinah. Lihat Pak Arif terakhir sekitar sebulan yang lalu mampir rumah sini,” ujar Muhliso.

Baca Juga:  KPK Usut Dugaan Duit Korupsi BJB Dipakai Biayai Ridwan Kamil di Pilkada DKI

Warga lainnya, Sri Asmini (43), juga mengaku jarang bertemu Arif. Istri ketua RT setempat itu menyebut Arif selama ini lebih banyak tinggal di Jakarta.

“(Pak Arif) di Jakarta terus dari dulu, waktu jadi bupati tinggal di rumah dinas. Kalau ke rumah sini paling kalau pas ada acara. Bulan kemarin lihat di status WA saudara kalau Pak Arif sedang di daerah Menganti, bukan di rumah. Terakhir lihat saya ya pas pilihan bupati. Jarang terlihat, keluarga juga di Jakarta. KTP Jakarta dari dulu di Jakarta,” ungkapnya.

Arif Diamankan dalam OTT KPK

KPK sebelumnya melakukan OTT di Kantor Pertanahan (Kantah) Bogor dan Kantah Tangerang terkait dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB), Senin, 14 September 2026.

Baca Juga:  KPK Periksa Eks Kepala Divisi Program Sosial BI Terkait Korupsi Dana CSR

Sebanyak 17 orang diamankan dalam operasi tersebut, termasuk Arif Sugiyanto.

“Salah satunya itu, pihak yang diamankan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Namun, Budi belum memerinci alasan Arif ikut diamankan maupun konstruksi perkara dalam OTT tersebut.

Selain Arif, KPK mengamankan Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantah Bogor Sontang Coin Manurung, serta Kepala Kantah Tangerang Tardi.

“Di antaranya Dirjen di lingkungan Kementerian ATR/BPN, kemudian Kepala Kantah di Kabupaten Bogor, dan juga Kepala Kantah di Tangerang, serta beberapa pihak lainnya,” jelas Budi.

Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka. HUM/GIT

Baca Juga:  KPK Dalami Pemberian Dua Mobil untuk Anggota DPRD Kota Bengkulu
TAGGED: Arif diamankan, Arif Sugiyanto, BPN Bogor, eks Bupati Kebumen, HGB Bogor, Kebumen, KPK, KPK Bogor, KPK Tangerang, Lampri, OTT HGB, OTT KPK, rumah Arif, rumah orang tua Arif, Sontang Coin
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dwi Bagus Menangis dan Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Bunuh Istri Siri dan Anak
30 Oktober 2026
Dwi Bagus Bunuh Istri dan Anak, Sempat Pura-pura Lapor Kehilangan ke Polisi
30 Oktober 2026
Hobi Tawuran, Pembacok Bobotoh hingga Tewas di Bogor Selalu Bawa Celurit
30 Oktober 2026
Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing
30 Oktober 2026
Dwi Bagus Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Rekonstruksi Pembunuhan Dini di Madiun
29 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dwi Bagus Menangis dan Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Bunuh Istri Siri dan Anak
30 Oktober 2026
Dwi Bagus Bunuh Istri dan Anak, Sempat Pura-pura Lapor Kehilangan ke Polisi
30 Oktober 2026
Hobi Tawuran, Pembacok Bobotoh hingga Tewas di Bogor Selalu Bawa Celurit
30 Oktober 2026
Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing
30 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Dwi Bagus Menangis dan Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Bunuh Istri Siri dan Anak

Hukum

Dwi Bagus Bunuh Istri dan Anak, Sempat Pura-pura Lapor Kehilangan ke Polisi

Hukum

Hobi Tawuran, Pembacok Bobotoh hingga Tewas di Bogor Selalu Bawa Celurit

Bareskrim

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?