MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Matahari Merah Pekat Gegerkan Medan, BMKG Bongkar Penyebabnya

Publisher: Redaktur 9 September 2026 2 Min Read
Share
Ilustrasi
Ad imageAd image

MEDAN, Memoindonesia.co.id – Fenomena matahari tampak merah pekat menghebohkan warga Kota Medan, kondisi tersebut terjadi akibat partikel di atmosfer yang memengaruhi perambatan cahaya matahari, Senin 7 September 2026.

BMKG Wilayah I menjelaskan fenomena matahari merah tidak perlu dikhawatirkan karena bukan menunjukkan perubahan warna matahari secara langsung.

Dilansir, Selasa 8 September 2026, BMKG Wilayah I menyebut keberadaan aerosol, debu, dan asap di atmosfer dapat memengaruhi proses perambatan cahaya matahari.

“Partikel di atmosfer seperti aerosol, debu, maupun asap yang memengaruhi proses perambatan cahaya matahari,” demikian keterangan BMKG Sumut melalui akun Instagram resminya.

Partikel-partikel tersebut menyebabkan cahaya biru lebih banyak dihamburkan sehingga cahaya matahari yang sampai ke mata lebih didominasi warna merah atau jingga.

Efek tersebut semakin terlihat ketika posisi matahari masih rendah, seperti pada pagi atau sore hari.

BMKG Wilayah I menduga fenomena matahari merah yang terlihat di Medan berkaitan dengan keberadaan aerosol di atmosfer.

Berdasarkan pemantauan kondisi atmosfer, cuaca haze atau udara kabur terjadi di Kota Medan dan sekitarnya pada sore hingga malam hari.

“Jadi fenomena matahari tampak merah yang dilihat warga Medan kemarin merupakan efek optik atmosfer,” jelas BMKG.

BMKG menegaskan fenomena tersebut bukan berarti matahari benar-benar berubah warna, melainkan cahaya matahari mengalami proses hamburan dan penyaringan oleh kondisi atmosfer sebelum sampai ke mata manusia.

Dengan demikian, fenomena matahari merah pekat yang terlihat warga Medan merupakan fenomena optik atmosfer yang dapat terjadi ketika kondisi udara mengandung partikel tertentu. HUM/GIT

TAGGED: Aerosol, Asap Atmosfer, BMKG Medan, BMKG Sumut, Cahaya Matahari, Cuaca Medan, Debu Atmosfer, Fenomena Atmosfer, Fenomena Matahari, Fenomena Optik, Haze Medan, Matahari Merah, Matahari Merah Medan, Udara Kabur
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Kerahkan 2 Drone Termal
9 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau, SAR Telusuri Pulau Sebesi
9 September 2026
Kakanwil BPN Jatim Muhammad Naim memberikan sertifikat tanah aset milik Pemkot Surabaya kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim Abdul Qohar.
BPN Jawa Timur Perkuat Pengamanan Aset Pemkot Surabaya Senilai Rp124 Miliar
8 September 2026
Petugas Imigrasi Semarang memeriksa dokumen milik orqmg asing di wilayah KIK.
505 WNA Diperiksa di KIK, Timpora Imigrasi Semarang Endus 2 WNA Langgar Izin Tinggal
8 September 2026
74 Kg Emas dan Ratusan Miliar, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa
8 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Kerahkan 2 Drone Termal
9 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau, SAR Telusuri Pulau Sebesi
9 September 2026
74 Kg Emas dan Ratusan Miliar, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa
8 September 2026
BGN Setop Sementara MBG untuk Siswa PJJ Imbas Erupsi Anak Krakatau
8 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Peristiwa

5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Kerahkan 2 Drone Termal

Peristiwa

5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau, SAR Telusuri Pulau Sebesi

Kakanwil BPN Jatim Muhammad Naim memberikan sertifikat tanah aset milik Pemkot Surabaya kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim Abdul Qohar.
Pertanahan

BPN Jawa Timur Perkuat Pengamanan Aset Pemkot Surabaya Senilai Rp124 Miliar

Petugas Imigrasi Semarang memeriksa dokumen milik orqmg asing di wilayah KIK.
Imigrasi

505 WNA Diperiksa di KIK, Timpora Imigrasi Semarang Endus 2 WNA Langgar Izin Tinggal

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?