MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Sosok Pemilik 995 Senjata di Sekolah Jaksel Terungkap, Direktur Importir Airsoft Gun

Publisher: Redaktur 8 Agustus 2026 4 Min Read
Share
Ruangan mantan kepala yayasan tempat ratusan senjata ditemukan di sekolah swasta Jakarta Selatan.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Pemilik 995 senjata yang ditemukan di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mulai terungkap setelah polisi menelusuri dokumen kepemilikan dan identitas pemiliknya, Sabtu 8 Agustus 2026.

Contents
Pihak Eks Ketua Yayasan Buka SuaraSenjata Disebut untuk Rencana Ekskul MenembakSosok Pemilik Satu Pucuk Senjata Api

Sebanyak 995 pucuk senjata tersebut terdiri atas empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, dan 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 milimeter.

Polisi menyebut ratusan senjata tersebut merupakan airsoft gun yang diimpor dari luar negeri.

Pihak kepolisian masih mendalami peruntukan impor ratusan senjata tersebut, termasuk alasan barang-barang itu disimpan di ruangan mantan ketua yayasan berinisial IWD.

Pihak Eks Ketua Yayasan Buka Suara

PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) membenarkan 995 pucuk senjata tersebut merupakan milik mereka dan mengklaim seluruhnya memiliki izin resmi.

Baca Juga:  Pandji Pragiwaksono Dilaporkan Terkait Dugaan Penistaan Agama

Direktur Utama PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin), Alhadid Endar Putra, mengatakan dirinya telah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.

“Benar, itu milik Lokta Karya Perbakin. Itu sudah jelas, ada izinnya yang 995 pucuk itu berupa airsoft gun,” ujar Alhadid saat dihubungi, Jumat 7 Agustus 2026.

Alhadid yang juga menjadi kuasa dari mantan ketua yayasan berinisial IWD mengatakan telah menunjukkan surat izin kepemilikan ratusan pucuk airsoft gun dengan nomor SI/5483-XII/2008 kepada polisi.

Ia menegaskan 995 pucuk senjata tersebut merupakan airsoft gun dan bukan senjata api.

Menurut Alhadid, hanya terdapat satu pucuk senjata api yang ditemukan di lokasi dan kepemilikannya juga disebut memiliki izin.

“Kalau senjata api itu bukan punya Lokta, tapi ada pemiliknya, juga ada izinnya juga, satu (pucuk) kalau tidak salah. Pemiliknya nanti saya buka di Polres, karena itu ada izinnya, dan tidak ada magazinnya, tidak ada amunisinya,” bebernya.

Baca Juga:  Dewas KPK Gelar Sidang Putusan Etik 2 'Bos' Kasus Pungli Rutan 27 Maret

Senjata Disebut untuk Rencana Ekskul Menembak

Alhadid menjelaskan alasan ratusan senjata tersebut berada di lingkungan sekolah.

Menurut dia, ratusan senjata itu disimpan di gudang sekolah karena sebelumnya terdapat rencana kegiatan ekstrakurikuler menembak target.

Rencana tersebut menjadi salah satu alasan senjata disimpan di lokasi tersebut.

Sosok Pemilik Satu Pucuk Senjata Api

Polisi kemudian mengungkap sosok DS sebagai pemilik satu pucuk senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 gauge yang ditemukan di yayasan sekolah swasta tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Budi Hermanto mengatakan, berdasarkan penelusuran identitas, DS merupakan direktur PT Lokta Karya Perbakin yang bergerak di bidang impor senjata angin dan airsoft gun.

“Jadi kalau dilihat penelusuran dari identitas ini yang bersangkutan merupakan direktur ya, terhadap suatu perusahaan PT LKP. LKP ini terkait tentang impor senjata angin ataupun senjata airsoft gun,” kata Budi kepada wartawan, Jumat 7 Agustus 2026.

Baca Juga:  Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Saham PIPA PT MML

Namun, polisi menemukan fakta bahwa DS telah meninggal dunia pada 2020.

Budi mengatakan senjata api tersebut kini diamankan polisi untuk kepentingan penelusuran lebih lanjut.

“Dari hasil pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak menemukan bahwa Saudara DS sudah meninggal dunia tahun 2020. Sehingga senjata ini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut,” ujarnya.

Selain menelusuri kepemilikan senjata api tersebut, polisi juga berencana memeriksa IWD atau IW yang merupakan mantan ketua yayasan.

Nama IWD terseret dalam kasus tersebut karena ratusan senjata ditemukan di ruangan yang sebelumnya digunakan olehnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami asal-usul, peruntukan, serta alasan penyimpanan ratusan senjata tersebut di lingkungan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. HUM/GIT

TAGGED: 995 senjata, airsoft gun, DS, IWD, Jakarta Selatan, Lokta Karya, Perbakin, Polda Metro Jaya, polisi, Pondok Pinang, senjata api, senjata sekolah, yayasan sekolah
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Polisi Periksa 10 Saksi
8 Agustus 2026
995 Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Ternyata Milik Importir Airsoft Gun
8 Agustus 2026
Perkuat sinergi lintas instansi, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari resmi menjalin kerja sama dengan DPMPTSP dan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Konawe, Kolaka Utara, serta Bombana dalam penandatanganan Nota Kesepakatan di Claro Hotel Kendari, Rabu (5/8/2026).
Imigrasi Kendari Perkuat Integrasi Layanan, Gandeng Tiga Daerah Optimalkan Data Keimigrasian
7 Agustus 2026
25 Siswa dan Guru di Bogor Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG
7 Agustus 2026
Roy Suryo Kembali Gagal di Praperadilan, Gugatan Ganti Rugi Tak Diterima PN Jakarta Selatan
7 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Polisi Periksa 10 Saksi
8 Agustus 2026
995 Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Ternyata Milik Importir Airsoft Gun
8 Agustus 2026
Roy Suryo Kembali Gagal di Praperadilan, Gugatan Ganti Rugi Tak Diterima PN Jakarta Selatan
7 Agustus 2026
Sahroni Dorong RUU Perampasan Aset Ketimbang Hukuman Mati Koruptor, Fokus Pulihkan Uang Negara
6 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Peristiwa

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Polisi Periksa 10 Saksi

Hukum

995 Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Ternyata Milik Importir Airsoft Gun

Perkuat sinergi lintas instansi, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari resmi menjalin kerja sama dengan DPMPTSP dan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Konawe, Kolaka Utara, serta Bombana dalam penandatanganan Nota Kesepakatan di Claro Hotel Kendari, Rabu (5/8/2026).
Imigrasi

Imigrasi Kendari Perkuat Integrasi Layanan, Gandeng Tiga Daerah Optimalkan Data Keimigrasian

Nasional

25 Siswa dan Guru di Bogor Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?