MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Jenazah Aiptu Sumariyanto Ditemukan Mengapung di Sungai Katingan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Publisher: Redaktur 6 Juli 2026 2 Min Read
Share
Jenazah Aiptu Sumariyanto dievakuasi Tim SAR Gabungan usai ditemukan di DAS Katingan.
Ad imageAd image

KATINGAN,  Memoindonesia.co.id  – Tim SAR Gabungan resmi menutup operasi pencarian setelah menemukan Aiptu Sumariyanto, anggota Polri yang sebelumnya dilaporkan hilang di Sungai Katingan, Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah, dalam kondisi meninggal dunia, Minggu, 5 Juli 2026.

Korban berusia 47 tahun itu ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi tersangkut di tumpukan kayu di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan, Desa Rantau Asem, sekitar 7–10 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengatakan penemuan korban bermula dari laporan masyarakat yang melihat sesosok jasad mengapung di tepian sungai.

Baca Juga:  Dokter Forensik Ungkap Wanita Tewas Tergantung di Kebun Serang Diduga Bukan Bunuh Diri

“Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban setelah menerima informasi dari masyarakat yang melihat jasad tersangkut kayu di DAS Katingan, Desa Rantau Asem, berjarak sekitar delapan kilometer dari lokasi awal. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara,” ujar Alit, Minggu.

Sebelumnya, pada Sabtu, 4 Juli 2026 pukul 15.55 WIB, Tim SAR lebih dahulu menemukan Bripda Nopandri Ramadhana. Dengan ditemukannya kedua korban, seluruh rangkaian operasi pencarian yang berlangsung selama empat hari dinyatakan selesai.

“Dengan ditemukannya semua korban, maka seluruh tahapan operasi SAR dinyatakan selesai dan secara resmi ditutup,” tegas Alit.

Baca Juga:  Tim SAR Temukan Jenazah Korban Kapal KM Putri Sakinah di Labuan Bajo NTT

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Satbrimob Polda Kalimantan Tengah, Ditsamapta Polda Kalimantan Tengah, Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah, Inafis Polda Kalimantan Tengah, Satpolairud Polres Katingan, Polsek Katingan Tengah, Koramil 1019-04/Katingan Tengah, BPBD Kabupaten Katingan, serta masyarakat setempat. HUM/GIT

TAGGED: Aiptu Sumariyanto, Basarnas Palangka Raya, Bripda Nopandri, DAS Katingan, evakuasi jenazah, operasi SAR, pencarian korban, Polda Kalteng, polisi hilang, RS Bhayangkara, Sungai Katingan, Tim SAR
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Jasad Bripda Nopandri Ditemukan 37 Kilometer dari Titik Hilang di Sungai Katingan
6 Juli 2026
Terduga Penyerang Polisi hingga Tewaskan Aipda Yudhi di Katingan Ditangkap saat Bersembunyi di Lanting Emas
6 Juli 2026
Wamendagri Bima Arya: OTT Kepala Daerah Bukan karena Gaji, Perlu Pembenahan Sistemik
4 Juli 2026
MAKI Sebut Kepala Daerah Terjerat OTT KPK karena Biaya Politik Tinggi dan Sifat Serakah
4 Juli 2026
KPK Dikabarkan Gelar OTT di Sumut, Sejumlah Orang Diamankan dan Diperiksa di Medan
4 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Jasad Bripda Nopandri Ditemukan 37 Kilometer dari Titik Hilang di Sungai Katingan
6 Juli 2026
Terduga Penyerang Polisi hingga Tewaskan Aipda Yudhi di Katingan Ditangkap saat Bersembunyi di Lanting Emas
6 Juli 2026
Wamendagri Bima Arya: OTT Kepala Daerah Bukan karena Gaji, Perlu Pembenahan Sistemik
4 Juli 2026
MAKI Sebut Kepala Daerah Terjerat OTT KPK karena Biaya Politik Tinggi dan Sifat Serakah
4 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Jasad Bripda Nopandri Ditemukan 37 Kilometer dari Titik Hilang di Sungai Katingan

Hukum

Terduga Penyerang Polisi hingga Tewaskan Aipda Yudhi di Katingan Ditangkap saat Bersembunyi di Lanting Emas

Hukum

Wamendagri Bima Arya: OTT Kepala Daerah Bukan karena Gaji, Perlu Pembenahan Sistemik

Hukum

MAKI Sebut Kepala Daerah Terjerat OTT KPK karena Biaya Politik Tinggi dan Sifat Serakah

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?