KATINGAN, Memoindonesia.co.id – Tim SAR Gabungan resmi menutup operasi pencarian setelah menemukan Aiptu Sumariyanto, anggota Polri yang sebelumnya dilaporkan hilang di Sungai Katingan, Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah, dalam kondisi meninggal dunia, Minggu, 5 Juli 2026.
Korban berusia 47 tahun itu ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi tersangkut di tumpukan kayu di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan, Desa Rantau Asem, sekitar 7–10 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengatakan penemuan korban bermula dari laporan masyarakat yang melihat sesosok jasad mengapung di tepian sungai.
“Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban setelah menerima informasi dari masyarakat yang melihat jasad tersangkut kayu di DAS Katingan, Desa Rantau Asem, berjarak sekitar delapan kilometer dari lokasi awal. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara,” ujar Alit, Minggu.
Sebelumnya, pada Sabtu, 4 Juli 2026 pukul 15.55 WIB, Tim SAR lebih dahulu menemukan Bripda Nopandri Ramadhana. Dengan ditemukannya kedua korban, seluruh rangkaian operasi pencarian yang berlangsung selama empat hari dinyatakan selesai.
“Dengan ditemukannya semua korban, maka seluruh tahapan operasi SAR dinyatakan selesai dan secara resmi ditutup,” tegas Alit.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Satbrimob Polda Kalimantan Tengah, Ditsamapta Polda Kalimantan Tengah, Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah, Inafis Polda Kalimantan Tengah, Satpolairud Polres Katingan, Polsek Katingan Tengah, Koramil 1019-04/Katingan Tengah, BPBD Kabupaten Katingan, serta masyarakat setempat. HUM/GIT

