MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Sekeluarga Tewas saat Kamping di Temanggung Sempat Berencana Liburan Iduladha

Publisher: Redaktur 29 Mei 2026 3 Min Read
Share
Suasana kamar mayat RSUD Temanggung saat autopsi empat korban sekeluarga.
Ad imageAd image

TEMANGGUNG, Memoindonesia.co.id – Empat anggota keluarga asal Kabupaten Semarang yang ditemukan meninggal saat kamping di kawasan wisata Kledung, Kabupaten Temanggung, diketahui telah merencanakan perjalanan liburan keluarga pada momen Iduladha, Kamis 28 Mei 2026.

Keempat korban masing-masing bernama Muhammad Ali Munawar (52), Maghfirah (43), Alvino Evan Hakim (16), dan Bagas Amar Hakiki (21). Mereka merupakan warga Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Jenazah keempat korban dimakamkan di wilayah rumah keluarga Ali di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis 28 Mei 2026 sore.

Salah satu kerabat korban, Diana, mengatakan keluarga Ali berangkat menuju Temanggung usai berbuka puasa pada malam takbir, Selasa 26 Mei 2026.

Baca Juga:  Sekeluarga Tewas Laka Probolinggo, Anak Bungsu di Blitar Jadi Sebatang Kara

“Malam takbir habis buka puasa ke Temanggung,” kata Diana saat ditemui di rumah duka, Kamis 28 Mei 2026.

Menurutnya, keluarga korban tidak menjelaskan secara rinci tujuan wisata mereka sebelum berangkat.

“Nggak bilang ke mana, cuma mau pergi jalan-jalan,” ungkapnya.

Diana menyebut keluarga Ali memang memiliki kebiasaan bepergian saat momen Idul Adha. Toko grosir milik Ali juga biasanya tutup sementara selama libur hari raya.

“Biasanya kalau Iduladha tutup warungnya, nggak jualan. Biasanya ada agenda jalan-jalan kalau Iduladha,” sebutnya.

Selain itu, Diana mengungkapkan keluarga besarnya kerap berwisata bersama saat hari besar keagamaan. Namun kali ini masing-masing keluarga memiliki agenda berbeda.

Baca Juga:  Autopsi Ungkap Dugaan Keracunan pada Keluarga Tewas di Temanggung

“Biasanya bareng-bareng keluarga besar sama kita-kita. Tapi waktu kemarin punya acara masing-masing,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara terkait penemuan empat korban meninggal dunia di lokasi wisata tersebut.

“Pada hari ini, kami dari Sat Reskrim Polres Temanggung telah melaksanakan olah TKP terkait dengan ditemukannya 4 orang meninggal dunia. Yang merupakan satu keluarga yang sedang melaksanakan wisata di salah satu tempat wisata di Kabupaten Temanggung,” ujar Komang.

Komang menyebut para korban tiba di lokasi wisata pada Selasa 26 Mei 2026 sekitar pukul 22.00 WIB untuk berkemah.

Baca Juga:  Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Bertambah Jadi 5 Orang, Empat Sudah Teridentifikasi

“Untuk menginap, melaksanakan kamping. Pada besok harinya, Rabu 27 Mei 2026, kira-kira pada pukul 11.45 WIB, petugas yang bertugas di lokasi wisata tersebut memberitahu korban untuk segera check out,” jelasnya.

Namun, karena tidak ada respons dari dalam tenda, petugas kembali mendatangi lokasi sekitar pukul 15.00 WIB dan menemukan seluruh korban telah meninggal dunia dalam kondisi kaku.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, keempat korban diduga mengalami keracunan. HUM/GIT

TAGGED: idul adha, kamping kledung, keluarga semarang, keluarga tewas, korban keracunan, korban meninggal, malam takbir, polisi temanggung, tenda kamping, wisata keluarga, wisata temanggung
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dito Ariotedjo Jadi Saksi Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Ungkap Perannya
10 September 2026
Aturan Bagasi Baru Garuda Indonesia Diprotes APJAPI, Penumpang Bisa Kena Biaya Tambahan
10 September 2026
Siswi Keracunan MBG Diduga Hilang Ingatan, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan
10 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau, DPR Desak Pencarian Maksimal
10 September 2026
Keluarga 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Datangi Posko SAR, Berharap Selamat
10 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dito Ariotedjo Jadi Saksi Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Ungkap Perannya
10 September 2026
Aturan Bagasi Baru Garuda Indonesia Diprotes APJAPI, Penumpang Bisa Kena Biaya Tambahan
10 September 2026
Siswi Keracunan MBG Diduga Hilang Ingatan, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan
10 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau, DPR Desak Pencarian Maksimal
10 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Dito Ariotedjo Jadi Saksi Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Ungkap Perannya

Nasional

Aturan Bagasi Baru Garuda Indonesia Diprotes APJAPI, Penumpang Bisa Kena Biaya Tambahan

Nasional

Siswi Keracunan MBG Diduga Hilang Ingatan, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan

Peristiwa

5 Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau, DPR Desak Pencarian Maksimal

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?