SERANG, Memoindonesia.co.id – Dokter Forensik RS Bhayangkara Banten Donald Rinaldi mengungkap wanita yang ditemukan tewas tergantung di kebun wilayah Cipocok Jaya, Kota Serang, diduga bukan meninggal karena bunuh diri, Rabu 20 Mei 2026.
Donald menyampaikan hasil autopsi menunjukkan adanya sejumlah luka memar pada tubuh korban yang diperkirakan telah meninggal selama lima hari.
“Jadi pada saat digantung itu dia masih hidup, kemarin penyidik juga nanya apakah ini mengarah ke pembunuhan. Kalau pembunuhan nggak, tapi kalau gantung diri atau bunuh diri sih enggak juga, karena di tubuhnya banyak luka-luka, di lengan kanan itu banyak memar,” katanya.
Menurutnya, korban diduga meninggal akibat penganiayaan sebelum akhirnya ditemukan tergantung di pohon.
“Kalau bunuh apa bukan, saya bilang bukan bunuh diri. Kalau kemarin sama penyidik dia nanya apakah bisa dia mati karena dianiaya, saya bilang bisa. Tapi kalau saya lihat karena jeratan itu di leher sih,” ucapnya.
Selain itu, Donald juga menemukan kejanggalan pada simpul tali yang digunakan dalam peristiwa tersebut. Simpul pada bagian pohon merupakan simpul hidup, sedangkan simpul di leher korban merupakan simpul mati.
“Ya itu sebetulnya simpul hidup tali yang di pohonnya, nah yang di bawah kayak simpul mati. Artinya kalau dia jatuh melorot, itu enggak bisa, ada satu simpul mati, satu lagi simpul hidup. Biasanya simpul mati sih,” ujarnya.
Sebelumnya, seorang perempuan tanpa identitas ditemukan tewas tergantung di sebuah kebun rambutan di wilayah Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Kondisi mayat saat ditemukan sudah membusuk dan menghitam.
Kapolsek Cipocok Jaya AKP Juwandi mengatakan warga melaporkan penemuan mayat tersebut pada Senin 18 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.
“Pada hari Senin sekira pukul 17.00 WIB, di kebun rambutan milik almarhum SN yang berada di Lingkungan Pakel Pudak, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, telah ditemukan diduga mayat perempuan yang belum diketahui identitasnya,” ujar Juwandi.
Menurut Juwandi, salah satu saksi bernama RN mendapat informasi dari anak-anak yang menemukan mayat tersebut di kebun warga.
Setelah menerima laporan, saksi kemudian memberitahukan kejadian itu kepada Ketua RT/RW setempat dan Polsek Cipocok Jaya Polresta Serang Kota. HUM/GIT

