MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

KPK Panggil Eks Kepala BBPJN Sumut Terkait Kasus Korupsi Proyek Jalan

Publisher: Redaktur 12 Mei 2026 2 Min Read
Share
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil mantan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara, Stanley Cicero Haggard Tuapattina, sebagai saksi kasus korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatra Utara, Selasa 12 Mei 2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama SC selaku Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumut periode 2018-2025,” ujar Budi.

Selain itu, Stanley sebelumnya juga pernah dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kasus korupsi proyek jalan dengan terdakwa Heliyanto selaku PPK Satker BBPJN I Wilayah Sumut.

Baca Juga:  Kasatgas KPK Rossa Purba Bekti Diadukan ke Dewas Terkait Dugaan Hambat Pemanggilan Bobby Nasution

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Medan, Stanley mengaku menerima uang sebesar Rp375 juta dari Dicky Erlangga yang merupakan Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Medan.

“Uang saya terima dari Dicky Erlangga sebesar 375 juta. Pemberian pertama 150, kedua 150 dan ketiga 75 juta. Uang tersebut untuk biaya operasional,” katanya.

Sementara itu, Stanley juga mengakui pernah memberikan uang dalam bentuk dolar Amerika Serikat kepada Darwanto sebesar USD5.100.

Darwanto diketahui menjabat Kepala Biro Barang Milik Negara di lingkungan Sekretariat Jenderal Kementerian PUPR.

Menurut Stanley, uang tersebut diberikan untuk kebutuhan acara pernikahan anak Zainal Fatah yang saat itu menjabat Sekretaris Jenderal PUPR.

Baca Juga:  Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Sampaikan Harapan Hukum Mati dalam Kasus Korupsi

“Saya ditelepon tiga kali oleh Darwanto, Kepala Biro Barang Milik Negara. Dia salah satu panitia acara nikah anak Sekjen PUPR,” ujarnya.

Kasus korupsi proyek jalan di Sumatera Utara bermula dari operasi tangkap tangan KPK pada Juni 2025. Dalam perkara itu, KPK menetapkan lima tersangka, termasuk mantan Kadis PUPR Sumut Topan Ginting.

Selain Topan, tersangka lainnya yakni Rasuli Efendi Siregar, Heliyanto, Akhirun Piliang selaku Direktur Utama PT Dalihan Natolu Group, serta Rayhan Dulasmi selaku Direktur Utama PT Rona Namora.

Topan Ginting sendiri telah menjalani persidangan dan divonis 5 tahun 6 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan. Ia juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp200 juta. HUM/GIT

Baca Juga:  Firli Bahuri Disebut Sebar Informasi OTT Harun Masiku-Hasto, Eks Penyidik KPK Soroti Kejanggalan
TAGGED: bbpjn sumut, dicky erlangga, Heliyanto, korupsi proyek jalan, KPK, OTT KPK, Pengadilan Tipikor, proyek jalan sumut, pupr, stanley cicero, suap proyek, Topan Ginting
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Petugas Imigrasi Semarang mengawal deportasi WNA Timor Leste dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Overstay Lebih dari 60 Hari, WN Timor Leste Dideportasi Imigrasi Semarang
11 Agustus 2026
Polisi Panggil EO dan MC Konser The Sounds Project Buntut Challenge Miras dan Alquran
11 Agustus 2026
Kiai Anwar Zahid Selamat dari Kecelakaan Maut di Bojonegoro, Alphard Ditabrak Truk Trailer
11 Agustus 2026
Polisi Selidiki Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras di Konser The Sounds Project Jakarta
11 Agustus 2026
Ketamin 1,3 Ton Senilai Rp 2,1 Triliun Disergap di Kepri, BNN Ungkap Modus hingga Vape
10 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Polisi Panggil EO dan MC Konser The Sounds Project Buntut Challenge Miras dan Alquran
11 Agustus 2026
Kiai Anwar Zahid Selamat dari Kecelakaan Maut di Bojonegoro, Alphard Ditabrak Truk Trailer
11 Agustus 2026
Polisi Selidiki Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras di Konser The Sounds Project Jakarta
11 Agustus 2026
Ketamin 1,3 Ton Senilai Rp 2,1 Triliun Disergap di Kepri, BNN Ungkap Modus hingga Vape
10 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Petugas Imigrasi Semarang mengawal deportasi WNA Timor Leste dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Imigrasi

Overstay Lebih dari 60 Hari, WN Timor Leste Dideportasi Imigrasi Semarang

Hukum

Polisi Panggil EO dan MC Konser The Sounds Project Buntut Challenge Miras dan Alquran

Peristiwa

Kiai Anwar Zahid Selamat dari Kecelakaan Maut di Bojonegoro, Alphard Ditabrak Truk Trailer

Hukum

Polisi Selidiki Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras di Konser The Sounds Project Jakarta

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?