JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencuri perhatian usai tampil impresif di Moto3 GP Spanyol. Aksi comeback luar biasa dari posisi belakang membuatnya mendapat pujian dari media Jerman, Jumat 1 Mei 2026.
Tampil di Sirkuit Jerez, Veda Ega berhasil finis di posisi keenam setelah memulai balapan dari urutan ke-17. Hasil tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan daya juang tinggi pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta itu.
Pebalap berusia 17 tahun tersebut bahkan sempat menembus posisi lima besar. Namun, kondisi ban yang mulai menurun membuatnya harus rela disalip Alvaro Carpe di lap-lap akhir.
Meski begitu, performa Veda tetap dinilai luar biasa. Bersama Honda Team Asia, ia mampu menunjukkan konsistensi dan keberanian bersaing di level dunia.
Hasil di Jerez semakin memperkuat catatan positif Veda Ega sepanjang musim Moto3 2026. Sebelumnya, ia finis kelima di Moto3 Thailand dan meraih podium ketiga di Moto3 Brasil.
Satu-satunya hasil kurang maksimal terjadi saat seri Moto3 Amerika Serikat, di mana Veda gagal finis setelah terjatuh ketika berusaha mengejar rombongan depan.
Penampilan gemilang di Jerez pun mendapat sorotan dari media Jerman, Speedweek.
“Sekali lagi, Veda Ega menunjukkan performa yang luar biasa. Rookie dari Honda Team Asia finis keenam, di belakang Alvaro Carpe,” tulis Speedweek dalam ulasannya.
Pujian tersebut menegaskan bahwa Veda Ega mulai diperhitungkan di kancah Moto3 dunia, terutama sebagai rookie yang mampu tampil konsisten.
Balapan Moto3 2026 selanjutnya akan berlangsung pada seri Prancis yang digelar di Sirkuit Le Mans pada akhir pekan mendatang. HUM/GIT

