JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Seluruh korban kecelakaan helikopter PK-CFX di Sekadau Kalimantan Barat berhasil diidentifikasi dan kini menunggu proses rekonsiliasi sebelum diserahkan kepada keluarga, Sabtu 18 April 2026.
Kepala RS Bhayangkara Polda Kalbar Kombespol Pol dr J Ginting mengatakan proses identifikasi dilakukan secara optimal dengan melibatkan tim Biddokkes serta empat dokter forensik.
“Tim identifikasi Rumah Sakit Bhayangkara dan Biddokkes sudah bekerja maksimal. Seluruh korban berhasil diidentifikasi,” ujarnya.
Adapun delapan korban yang telah diidentifikasi yakni Joko Catur Prasetyo, Charles Dominson Lakidang, Patrick Kee Chuan Peng warga negara Malaysia, Victor Tan Keng Liam, Capt Marindra Wibowo selaku pilot, Harun Arasyd sebagai co-pilot, Fauzi Organta, dan Sugito.
Namun demikian, proses identifikasi belum sepenuhnya selesai karena masih menunggu tahap rekonsiliasi antara data ante mortem dan post mortem.
Menurutnya, tahapan rekonsiliasi merupakan pencocokan akhir sebelum jenazah dapat diserahkan kepada pihak keluarga.
Selain itu, tidak terdapat kendala berarti dalam proses identifikasi, meski satu korban warga negara asing masih memerlukan verifikasi tambahan melalui data sidik jari dari negara asal.
Saat ini, pihak RS Bhayangkara Polda Kalbar terus melakukan proses lanjutan agar seluruh tahapan dapat segera diselesaikan. HUM/GIT

