JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Satu prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) gugur akibat serangan Israel, sementara tiga prajurit lain mengalami luka-luka, Minggu 29 Maret 2026.
Korban berasal dari Yonif 113/Jaya Sakti, Brigif 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda, Aceh, bernama Praka Farizal Rhomadhon.
“Berdasarkan laporan dari daerah penugasan, insiden tersebut menimpa Prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL,” ujar Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Narsullah, Senin 30 Maret 2026.
Praka Farizal menjabat Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas (Kima) Yonif 113/JS dan meninggalkan seorang istri serta anak berusia 2 tahun. Jasadnya disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ) dan pemulangan ke Indonesia dibantu KBRI Beirut.
“Seiring dengan peningkatan eskalasi di Lebanon, TNI telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai SOP UNIFIL. Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL,” tambah Aulia.
Selain itu, tiga prajurit lain mengalami luka. “Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” jelasnya. Dua prajurit luka ringan dirawat di Hospital Level I UNIFIL, sedangkan Praka Rico dievakuasi ke Rumah Sakit St. George di Beirut.
TNI menegaskan komitmen melaksanakan misi perdamaian PBB secara profesional dengan tetap mengutamakan keselamatan prajurit dan memantau dinamika di Daerah Penugasan Lebanon.
Indonesia mengecam keras serangan Israel dan menyerukan penyelidikan menyeluruh serta transparan. “Indonesia mengutuk keras insiden tersebut dan menyerukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan,” ujar Kementerian Luar Negeri melalui akun X @Kemlu_RI, Senin 30 Maret 2026.
Pemerintah RI menyampaikan belasungkawa terdalam atas gugurnya prajurit TNI dan menegaskan kembali kecaman terhadap serangan Israel.
“Indonesia menegaskan kembali kecamannya terhadap serangan Israel di Lebanon selatan dan menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon, menghentikan serangan terhadap penduduk sipil dan infrastruktur, serta kembali ke dialog dan diplomasi untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan memajukan perdamaian,” tegas Kemlu.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Praka Farizal dan meminta semua pihak menempuh langkah deeskalasi.
“Kemudian juga mengecam keras insiden ini dan mengecam keras serangan-serangan yang dilakukan oleh Israel di wilayah Lebanon Selatan dan kembali meminta kepada semua pihak untuk melakukan deeskalasi dan juga kembali ke langkah-langkah ke meja-meja perundingan,” ujar Sugiono.
Sugiono menugaskan KBRI Beirut untuk memonitor kondisi prajurit dan mempersiapkan proses pemulasaraan jenazah. Ia juga meminta UNIFIL melakukan investigasi penuh terkait insiden tersebut. HUM/GIT

