MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kasus Pembunuhan Cucu Mpok Nori di Jakarta Timur, Motif Cemburu WN Irak Terungkap

Publisher: Redaktur 24 Maret 2026 3 Min Read
Share
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi penemuan wanita tewas di Cipayung, Jakarta Timur.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Polisi mengungkap pelaku pembunuhan perempuan berinisial DA (37) di kontrakan Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, yang dilakukan eks suami siri WN Irak bernama Fuad karena motif cemburu, Senin 23 Maret 2026.

Pelaku sempat melarikan diri usai menyayat leher korban, namun berhasil ditangkap polisi saat berada di dalam bus di rest area Tol Tangerang-Merak Km 68 pada 21 Maret 2026 pukul 12.49 WIB.

Menurut Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J Atupah, motif pembunuhan diduga dipicu rasa cemburu pelaku terhadap korban.

“Iya, berdasarkan pemeriksaan yang kami lakukan kepada pelaku, dugaan karena rasa cemburu. Ini karena pemeriksaan pelaku ya, kalau dari pihak saksi-saksi keluarga korban belum,” ujarnya.

Baca Juga:  Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Sabu di Jakarta Timur, Stiker Sedot WC Jadi Kode Tempel

Selain itu, korban dan pelaku diketahui menikah siri dan kerap terlibat cekcok dalam beberapa hari terakhir karena dugaan hubungan korban dengan pria lain.

“Beberapa hari belakangan terjadi cekcok, sering ribut karena pelaku cemburu dengan korban yang diduga memiliki hubungan dengan laki-laki lain,” ujarnya.

Sementara itu, pada 20 Maret 2026, pelaku melihat korban bersama pria lain di sebuah bazar Ramadan dan sempat terjadi pertengkaran sebelum keduanya berpisah.

Ia menambahkan, pelaku kembali mendatangi korban pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB dan mendapati korban bersama pria tersebut di dalam kos, sehingga terjadi cekcok.

Baca Juga:  Penggerebekan Sarang Narkoba di Matraman Terungkapkan Pembayaran QRIS

“Kemudian pelaku diusir, suruh pulang sama korban. Pelaku pun pulang ke kosnya,” ujarnya.

Setelah itu, pelaku kembali ke tempat korban dalam kondisi emosi dan terjadi pertengkaran yang berujung pada aksi kekerasan.

“Pelaku sempat mencekik korban. Kemudian karena korban berusaha memberontak, pelaku akhirnya mengambil pisau dan menyayat leher korban,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan keduanya telah merenggang sejak Oktober 2025 dan keluarga korban telah meminta pelaku untuk menjatuhkan talak, namun ditolak.

“Sudah diminta untuk melakukan talak tapi berdasarkan pengakuan pelaku dia tidak mau,” ujarnya.

Ia menambahkan, terdapat perbedaan keterangan antara pelaku dan keluarga korban terkait status hubungan keduanya yang akan didalami lebih lanjut oleh penyidik.

Baca Juga:  Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras di Jakarta Pusat, Polisi Dalami Penyerangan

Selain itu, pisau yang digunakan pelaku ditemukan di lokasi kejadian dan tidak dibawa saat melarikan diri.

“Disimpan di atas tumpukan sepatu,” ujarnya.

Sementara itu, pelaku mengaku hendak kabur ke Sumatera untuk menjauhi lokasi kejadian, namun tidak memiliki tujuan pasti.

“Dia berusaha menjauh dari TKP,” ujarnya.

Saat diamankan, pelaku bersikap kooperatif dan tidak melakukan perlawanan.

“Pada saat pengamanan, pelaku kooperatif, tidak melawan, kita bawa langsung ke kantor,” ujarnya. HUM/GIT

TAGGED: bazar ramadan, cekcok pasangan, cucu mpok nori, Jakarta Timur, Kasus kriminal, motif cemburu, pelaku fuad, pembunuhan jaktim, pembunuhan wanita, penangkapan pelaku, polisi metro jaya, suami siri, wn irak
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kejagung Siapkan 34 Jaksa Hadapi Sidang Febrie Adriansyah, Tim 9 Turun
7 Oktober 2026
Febrie Adriansyah Jalani Sidang TPPU, Kejagung Sita 38 Aset Rp 846 Miliar
7 Oktober 2026
KPK Dalami Pungli Lapas Cibinong, Ombudsman Ungkap Dugaan Rp 150 Ribu
7 Oktober 2026
HGB Summarecon Berujung OTT, KPK Periksa Nusron Wahid
7 Oktober 2026
MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, Ini Hasil Sidang Sengketa Pilpres 2024
7 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Febrie Adriansyah Jalani Sidang TPPU, Kejagung Sita 38 Aset Rp 846 Miliar
7 Oktober 2026
KPK Dalami Pungli Lapas Cibinong, Ombudsman Ungkap Dugaan Rp 150 Ribu
7 Oktober 2026
HGB Summarecon Berujung OTT, KPK Periksa Nusron Wahid
7 Oktober 2026
MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, Ini Hasil Sidang Sengketa Pilpres 2024
7 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kejaksaan

Kejagung Siapkan 34 Jaksa Hadapi Sidang Febrie Adriansyah, Tim 9 Turun

Kejaksaan

Febrie Adriansyah Jalani Sidang TPPU, Kejagung Sita 38 Aset Rp 846 Miliar

Korupsi

KPK Dalami Pungli Lapas Cibinong, Ombudsman Ungkap Dugaan Rp 150 Ribu

Pertanahan

HGB Summarecon Berujung OTT, KPK Periksa Nusron Wahid

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?