SURABAYA, Memoindonesia.co.id — Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur memastikan layanan pertanahan tetap berjalan meski dalam skema terbatas selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Yetty Nurbuati Krystianti, menegaskan ada tujuh layanan prioritas yang tetap dibuka.
Layanan tersebut meliputi pengecekan sertipikat, Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT), Hak Tanggungan, roya, peralihan hak, pendaftaran pertama kali, hingga perubahan hak.
“Momentum mudik bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengurus legalitas tanah tanpa harus mengorbankan hari kerja,” ujarnya, Rabu, 18 Maret 2026.
Menurut Yetty, kebijakan ini bukan sekadar menjaga layanan tetap hidup, tetapi juga memberi ruang bagi masyarakat untuk memastikan status hukum aset tanahnya secara langsung di daerah asal.
Di Jawa Timur sendiri, seluruh Kantor Pertanahan yang berjumlah 40 unit tetap beroperasi selama periode libur Lebaran.
Dalam praktiknya, layanan dibuka melalui loket khusus dengan skema seperti layanan prioritas, dan hanya diperuntukkan bagi pemohon langsung tanpa kuasa.
Langkah ini diambil untuk menjaga efektivitas sekaligus memastikan proses administrasi tetap terkendali di tengah masa libur panjang.
“Ini upaya agar layanan pertanahan tidak berhenti total. Proses administrasi harus tetap berjalan,” tegasnya.
Lebih jauh, kebijakan ini juga sejalan dengan arahan Menteri ATR/Kepala BPN untuk mempercepat penyelesaian berkas yang tengah diproses. Dengan tetap dibukanya layanan, diharapkan tidak terjadi penumpukan permohonan usai libur Lebaran.
“Dengan layanan terbatas ini, berkas yang sudah masuk tetap bisa diproses. Jadi, tidak ada ledakan antrean setelah libur panjang berakhir,” pungkas Yetty. HUM/BAD

