MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Cerita WNI Saat Serangan Udara Dekat KBRI Teheran, Kaca Gedung Bergetar Hebat

Publisher: Redaktur 11 Maret 2026 3 Min Read
Share
WNI yang dievakuasi dari Iran tiba di Bandara Soekarno Hatta setelah situasi keamanan di Teheran memanas.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) menceritakan pengalaman mencekam saat serangan udara melintas di dekat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran sebelum mereka dievakuasi ke Tanah Air melalui Bandara Soekarno Hatta, Selasa 10 Maret 2026.

Salah satu WNI, Zulfan Lindan, mengatakan situasi di sekitar KBRI Teheran sangat menegangkan ketika beberapa bom melintas di udara dan jatuh tidak jauh dari lokasi kedutaan.

“Situasinya mencekam ketika kami berada di KBRI Teheran, itu 10 bom di atas KBRI lewat,” ujar Zulfan.

Ia mengungkapkan jarak ledakan bom diperkirakan hanya sekitar satu hingga dua kilometer dari KBRI sehingga getarannya terasa kuat hingga ke dalam gedung kedutaan.

Baca Juga:  Kakanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Apresiasi Petugas Gagalkan Keberangkatan 264 CJH Nonprosedural

“Jaraknya 1 kilo sampai 2 kilo itu bom itu luar biasa, sehingga kaca-kaca di kedutaan itu bergetar,” ungkapnya.

Akibat getaran tersebut, para WNI yang berada di dalam gedung kedutaan sempat bersiap melakukan perlindungan darurat dengan menuju ruang bawah tanah atau basement.

“Kami menuju basement sebenarnya, tapi kata dubes sementara nggak usah dulu,” tambah Zulfan.

Setelah kondisi dinilai memungkinkan, rombongan WNI akhirnya diberangkatkan meninggalkan ibu kota Iran pada waktu subuh melalui jalur darat menuju perbatasan Azerbaijan.

“Nah subuh kami baru berangkat sekitar 9 jam sampai ke perbatasan Iran dengan Azerbaijan. Yang lama itu 5 jam kami tunggu di imigrasi perbatasan,” jelasnya.

Baca Juga:  Penerbangan Bandara Soekarno-Hatta ke Abu Dhabi dan Doha Ditunda Akibat Perang AS-Iran

Sementara itu, WNI lainnya bernama Jawad mengaku sempat terkejut saat mendengar suara ledakan di berbagai lokasi di sekitar Teheran sebelum proses evakuasi berlangsung.

“Kalau bagi kita yang baru pertama kali mendengar memang kami syok, tidak melihat secara langsung cuma hanya mendengar saja. Memang separah itu karena kita belum pernah merasakan sebelumnya,” kata Jawad.

Menurutnya, masyarakat Teheran terlihat lebih terbiasa menghadapi situasi tersebut. Bahkan sebagian warga turun ke jalan untuk melakukan tajammu’, yakni aksi berkumpul sambil menyuarakan dukungan terhadap negara mereka.

“Kalau bagi masyarakat Tehran mungkin sudah jadi hal yang biasa ya, karena Amerika dan Israel menyerang ibu kota Tehran itu secara bertubi-tubi,” ujarnya.

Baca Juga:  Iran Tutup Selat Hormuz, IRGC Beri Syarat Negara yang Ingin Melintas Jalur Minyak Dunia

Ia menambahkan warga yang berkumpul di sejumlah titik meneriakkan berbagai slogan sebagai bentuk keberanian dan dukungan kepada pemimpin mereka di tengah situasi perang.

“Jadi mereka berkumpul di beberapa titik tempat meneriakkan slogan-slogan mereka, meneriakkan keberanian mereka, meneriakkan ketidaktakutan mereka atas serangan Amerika-Israel,” terangnya.

Jawad juga mengaku sempat ikut bergabung dalam aksi tersebut sebagai bentuk solidaritas dan dukungan terhadap masyarakat Iran yang tengah menghadapi situasi konflik.

“Kami selalu setiap ada tajammu’ sebisa mungkin kita ikut, karena mewakili masyarakat Indonesia yang mungkin tidak bisa hadir tapi ingin ada di situasi seperti itu,” imbuhnya. HUM/GIT

TAGGED: Bandara Soekarno-Hatta, bom dekat kbri, cerita wni iran, evakuasi wni, evakuasi wni iran, kbri teheran, konflik iran, ledakan teheran, perang iran, serangan teheran, serangan udara iran, wni dari iran
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Suasana pelayanan paspor program andalan Si Semar Paling Paten, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang dengan sistem “jemput bola” mendapat apresiasi masyarakat.
Si Semar “Turun Gunung” di Pedurungan: Layanan Paspor Didekatkan, Warga Tak Perlu Antre Jauh
25 April 2026
Kakanwil Ditjen Imigrasi Provinsi Maluku Utara, Mohammad Ridwan, bersama Willy Aditya, Ketua Komisi XIII DPR RI.
DPR Turun ke Ternate: Imigrasi Malut Dipuji, Tapi PR Pengawasan Tenaga Kerja Asing Disorot Tajam
25 April 2026
Bareskrim Bidik TPPU Sindikat The Doctor, Perputaran Uang Capai Rp 211,2 Miliar
25 April 2026
Menhan Sjafrie Bahas Strategi Pertahanan dan Kerja Sama AS Bersama Purnawirawan
25 April 2026
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DIY, Junita Sitorus (kanan) didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kulon Progo, Muhammad Wahyudiantoro, memberikan keterangan pers.
Ngamen Pakai Visa, Dua WNA Kolombia Dideportasi: Imigrasi Kulon Progo Tak Kasih Ampun
24 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kakanwil Ditjen Imigrasi Provinsi Maluku Utara, Mohammad Ridwan, bersama Willy Aditya, Ketua Komisi XIII DPR RI.
DPR Turun ke Ternate: Imigrasi Malut Dipuji, Tapi PR Pengawasan Tenaga Kerja Asing Disorot Tajam
25 April 2026
Bareskrim Bidik TPPU Sindikat The Doctor, Perputaran Uang Capai Rp 211,2 Miliar
25 April 2026
Menhan Sjafrie Bahas Strategi Pertahanan dan Kerja Sama AS Bersama Purnawirawan
25 April 2026
Bareskrim Tetapkan Pendakwah SAM Tersangka Dugaan Pelecehan Santri
24 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Suasana pelayanan paspor program andalan Si Semar Paling Paten, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang dengan sistem “jemput bola” mendapat apresiasi masyarakat.
Imigrasi

Si Semar “Turun Gunung” di Pedurungan: Layanan Paspor Didekatkan, Warga Tak Perlu Antre Jauh

Kakanwil Ditjen Imigrasi Provinsi Maluku Utara, Mohammad Ridwan, bersama Willy Aditya, Ketua Komisi XIII DPR RI.
Imigrasi

DPR Turun ke Ternate: Imigrasi Malut Dipuji, Tapi PR Pengawasan Tenaga Kerja Asing Disorot Tajam

Hukum

Bareskrim Bidik TPPU Sindikat The Doctor, Perputaran Uang Capai Rp 211,2 Miliar

Nasional

Menhan Sjafrie Bahas Strategi Pertahanan dan Kerja Sama AS Bersama Purnawirawan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?