MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Prabowo Nilai Pengelolaan BUMN Tidak Efisien, Danantara Kelola Aset Negara US$ 1 Triliun

Publisher: Redaktur 3 Februari 2026 2 Min Read
Share
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah Tahun 2026.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selama ini dinilai tidak efisien dan berpotensi merugikan keuangan negara.

Presiden Prabowo menyampaikan pemerintahannya telah membentuk Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sebagai pengelola utama seluruh kekayaan negara dalam bentuk BUMN.

Prabowo menyebutkan saat ini seluruh aset BUMN telah dihimpun dalam satu sistem pengelolaan terpadu dengan nilai mencapai lebih dari US$ 1 triliun.

“Saya sudah menghimpun semua kekuatan milik negara dalam satu manajemen, dalam satu pengelolaan yang nilainya US$ 1 triliun. Lengkapnya US$ 1.040 miliar aset under management,” kata Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah Tahun 2026 di SICC Sentul, Jawa Barat, Senin 2 Februari 2026.

Baca Juga:  Polisi Siap Kawal Aksi Damai Pendukung Prabowo-Gibran di MK Besok

Menurut Prabowo, sebelumnya pengelolaan BUMN tersebar di masing-masing perusahaan sehingga menyulitkan pengawasan dan pengendalian.

“Tadinya terpecah-pecah dalam 1.040 perusahaan. Bayangkan, siapa yang bisa mengelola 1.000 perusahaan? Ini akal-akalan,” tegasnya.

Prabowo menekankan pimpinan BUMN yang terbukti melakukan penyimpangan harus bertanggung jawab atas pengelolaan perusahaan negara.

Ia bahkan menyatakan tidak segan menyerahkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum jika ditemukan pelanggaran.

“Saya katakan pimpinan-pimpinan BUMN yang dulu harus bertanggung jawab. Jangan enak-enakan saja. Siap-siap dipanggil Kejaksaan,” ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan pernyataan tersebut bukan sekadar retorika. Ia mengaku tidak takut menghadapi pihak mana pun selama bertindak untuk kepentingan rakyat dan negara.

Baca Juga:  Yang Hadir dan Absen di Open House Perdana Presiden Prabowo

“Saya hanya takut kepada rakyat Indonesia dan Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya. HUM/GIT

TAGGED: Aset Negara, bpi danantara, BUMN, Danantara, pengelolaan bumn, Prabowo Subianto, rakornas kepala daerah
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

KPK Temukan Lima Jam Rolex saat Geledah Rumah Fadia Arafiq di Pekalongan
26 Mei 2026
KPK Dalami Dugaan Fasilitas Kendaraan Importir untuk Pejabat Bea Cukai
26 Mei 2026
Yeka Hendra Diduga Terima Uang dari Korporasi Sawit Kasus CPO
26 Mei 2026
Eks Anggota Ombudsman Jadi Tersangka Suap Manipulasi Laporan CPO
26 Mei 2026
Kejagung Mulai Sidik Dugaan Manipulasi Ekspor CPO
26 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Temukan Lima Jam Rolex saat Geledah Rumah Fadia Arafiq di Pekalongan
26 Mei 2026
KPK Dalami Dugaan Fasilitas Kendaraan Importir untuk Pejabat Bea Cukai
26 Mei 2026
Yeka Hendra Diduga Terima Uang dari Korporasi Sawit Kasus CPO
26 Mei 2026
Eks Anggota Ombudsman Jadi Tersangka Suap Manipulasi Laporan CPO
26 Mei 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Temukan Lima Jam Rolex saat Geledah Rumah Fadia Arafiq di Pekalongan

Korupsi

KPK Dalami Dugaan Fasilitas Kendaraan Importir untuk Pejabat Bea Cukai

Kejaksaan

Yeka Hendra Diduga Terima Uang dari Korporasi Sawit Kasus CPO

Kejaksaan

Eks Anggota Ombudsman Jadi Tersangka Suap Manipulasi Laporan CPO

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?