MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Sosok Ferry Irawan Pegawai KKP Korban Pesawat ATR 42-500 Dikenal Baik Oleh Warga Bogor

Publisher: Redaktur 19 Januari 2026 2 Min Read
Share
Rumah pegawai KKP Ferry Irawan di Bogor yang menjadi korban pesawat ATR 42-500 jatuh.
Ad imageAd image

BOGOR, Memoindonesia.co.id  – Ferry Irawan, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan yang menjadi penumpang pesawat ATR 42-500 jatuh di Pangkep, Sulawesi Selatan, dikenal sebagai pribadi baik dan aktif bermasyarakat oleh warga sekitar tempat tinggalnya di Bogor, Minggu 18 Januari 2026.

Ketua RT setempat, Ari Fakhrizal, mengatakan Ferry sempat berkomunikasi dengannya untuk menitipkan pengawasan pergaulan anaknya.

“Paling kemarin-kemarin itu ada komunikasi terkait dengan putranya yang kadang sering main keluar rumah. Seperti nitip karena ketemu tidak intens, jadi minta tolong dijaga kalau sedang main di luar rumah,” kata Ari.

Ia menyebut Ferry merupakan warga aktif di Perumahan Mina Bhakti, Kelurahan Cikaret, Bogor Selatan, meski intensitas kehadirannya belakangan berkurang karena kesibukan tugas dinas.

Baca Juga:  Enam Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep

“Pak Ferry orangnya baik dan aktif bermasyarakat. Namun setelah kesibukan beliau sebagai pengawas, pertemuan dengan warga jadi agak jarang karena sering keluar daerah,” ujarnya.

Menurut Ari, warga sekitar berharap ada kejelasan terkait kondisi Ferry Irawan dan terus mendoakan keselamatan serta ketabahan keluarganya.

“Kami sangat berharap beliau dapat segera ditemukan dalam kondisi apa pun dan keluarga diberikan ketabahan serta kesabaran,” imbuhnya.

Sementara itu, warga lain bernama Feri mengaku mengenal Ferry sebagai sosok bertanggung jawab saat terlibat dalam kegiatan kurban di lingkungan tempat tinggalnya.

“Dia orangnya lugas dan tidak mau ada kesalahan. Tanggung jawabnya benar-benar dipegang, apalagi soal kegiatan kurban,” ujar Feri.

Baca Juga:  Profil dan Harta Kekayaan Nusron Wahid, Menteri ATR di Kabinet Prabowo

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan duka cita atas insiden pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Sulawesi Selatan.

Ia mengonfirmasi terdapat tiga pegawai KKP di dalam pesawat tersebut yang sedang menjalankan tugas pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan.

“Mereka melakukan misi pengawasan sumber daya KKP melalui udara atau air surveillance di wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia,” kata Trenggono.

Adapun ketiga pegawai KKP tersebut yakni Ferry Irawan sebagai analis kapal pengawas, Deden Mulyana sebagai pengelola barang milik negara, dan Yoga Naufal sebagai operator foto udara. HUM/GIT

TAGGED: atr 42-500, Bogor, ferry irawan, kecelakaan pesawat, kkp, korban pesawat, pangkep, pegawai kkp, pesawat jatuh, Sulsel
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Haryono Susilo, memberikan sosialisasi terkait pengawasan orang asing di Kendal.
TIMPORA Kendal Digeber! Imigrasi Semarang Perketat Pengawasan Orang Asing Lewat Data Digital Terintegrasi
20 April 2026
KPK Maraton Periksa Dinas Pemkab Pekalongan dalam Kasus Fadia Arafiq
20 April 2026
Sekeluarga Tewas Laka Probolinggo, Anak Bungsu di Blitar Jadi Sebatang Kara
20 April 2026
Nus Kei Tewas Ditikam saat Hendak Hadiri Musda Golkar di Maluku Tenggara
20 April 2026
Pelaku Penikaman Nus Kei di Bandara Maluku Tenggara Ternyata Atlet MMA
20 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Maraton Periksa Dinas Pemkab Pekalongan dalam Kasus Fadia Arafiq
20 April 2026
Sekeluarga Tewas Laka Probolinggo, Anak Bungsu di Blitar Jadi Sebatang Kara
20 April 2026
Nus Kei Tewas Ditikam saat Hendak Hadiri Musda Golkar di Maluku Tenggara
20 April 2026
Pelaku Penikaman Nus Kei di Bandara Maluku Tenggara Ternyata Atlet MMA
20 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Haryono Susilo, memberikan sosialisasi terkait pengawasan orang asing di Kendal.
Imigrasi

TIMPORA Kendal Digeber! Imigrasi Semarang Perketat Pengawasan Orang Asing Lewat Data Digital Terintegrasi

Korupsi

KPK Maraton Periksa Dinas Pemkab Pekalongan dalam Kasus Fadia Arafiq

Peristiwa

Sekeluarga Tewas Laka Probolinggo, Anak Bungsu di Blitar Jadi Sebatang Kara

Hukum

Nus Kei Tewas Ditikam saat Hendak Hadiri Musda Golkar di Maluku Tenggara

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?