MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Sebelum Tewas Ditembak, AKP Ryanto Berniat Nikahi Polwan Tahun Depan

Publisher: Redaktur 24 November 2024 2 Min Read
Share
Jenazah Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar di rumah duka, Kota Makassar, Sulsel.
Ad imageAd image

MAKASSAR, Memoindonesia.co.id – Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar yang tewas ditembak Kabag Ops AKP Dadang Iskandar ternyata berniat menikah tahun depan. Hal itu diungkap paman korban, Fery Mangin.

AKP Ryanto berencana menikahi seorang polisi wanita (polwan) intelijen asal Jakarta.

“Iya, rencana kasihan mau menikah itu,” ujar Fery Mangin, kepada wartawan di rumah duka, Jalan Kompleks BTN Antang Jaya, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Makassar, Jumat 22 November 2024 malam.

Fery menuturkan AKP Ryanto rencana menikah seusai naik pangkat menjadi komisaris polisi (kompol) pada 2025 nanti. Namun, niat AKP Ryanto kini tidak bisa terwujud.

Baca Juga:  Enam Serpihan Diduga Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep

“Ya, tapi begitulah. Manusia (hanya bisa) merencanakan,” katanya.

Fery mengungkapkan sosok calon istri AKP Ryanto diketahui merupakan rekan seprofesi yang bertugas di bagian intelijen. Menurut Fery, sang calon istri terbang dari Jakarta ke Makassar untuk mengantar AKP Ryanto ke peristirahatan terakhir.

“Iya, dia juga intel, polwan dari Jakarta. Datang juga calonnya dari Jakarta,” imbuhnya.

Dia mengatakan mengetahui AKP Ryanto berencana menikah setelah mengenalkan calon istrinya kepada keluarga, kendati belum dipertemukan kepada semua keluarga. Fery pun mengaku baru melihat sebatas foto sosok calon istri AKP Ryanto.

“Iya, sebagian keluarga. Kalau saya belum. Nanti tadi dikasih lihat fotonya baru saya lihat,” bebernya.

Baca Juga:  KPK Sita Rumah Mewah SYL di Makassar

Diketahui, AKP Ryanto ditembak AKP Dadang di parkiran Polres Solok Selatan yang terletak di Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Jumat 22 November 2024 sekitar pukul 00.43 WIB.

Kapolres Solok Selatan AKBP Arif Mukti menyebut AKP Dadang menembak AKP Ryanto diduga karena kasus penangkapan. AKP Dadang 2 kali melepaskan tembakan yang mengenai kepala korban.

“Motif sementara diduga (pelaku) tidak senang dengan penangkapan yang dilakukan oleh Satreskrim,” kata AKBP Arif, Jumat 22 November 2024.

“Kasatreskrim terkena 2 tembakan di bagian kepala, yakni pelipis sebelah kanan dan pipi kanan,” imbuhnya. HUM/GIT

Baca Juga:  Majikan Bunuh Satpam Diduga Sakit Hati karena Sering Diadukan ke Ortu
TAGGED: AKBP Arif Mukti, AKP Dadang Iskandar, AKP Ryanto Ulil Anshar, Kapolres Solok Selatan, Kasatreskrim, Kota Makassar, nikah, Polres Solok Selatan, polwan, rumah duka, Sulsel
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kepala Kanwil BPN Jatim Muhammad Naim saat menerima kunjungan kerja Tim Asisten Deputi Pengaduan Masyarakat Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) di Kantor Wilayah BPN Jatim, Surabaya, Rabu, 7 Oktober 2026.
BPN Jatim Percepat Penanganan Aduan Masyarakat, Respons Laporan ke Presiden Jadi Sorotan
8 Oktober 2026
KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita
8 Oktober 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
8 Oktober 2026
Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak
8 Oktober 2026
MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi
8 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita
8 Oktober 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
8 Oktober 2026
Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak
8 Oktober 2026
MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi
8 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita

Korupsi

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Hukum

Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak

Nasional

MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?