MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Dua Pelari Tewas Saat Siksorogo Lawu Ultra 2025, Panitia Akui Kurang Personel dan Evaluasi Rute

Publisher: Redaktur 8 Desember 2025 2 Min Read
Share
Direktur Acara Siksorogo, Rachmat Septiyanto, saat ditemui di rumah duka Pujo Buntoro di Karanganyar.
Ad imageAd image

KARANGANYAR, Memoindonesia.co.id – Dua pelari meninggal dunia saat mengikuti ajang trail run Siksorogo Lawu Ultra 2025. Panitia penyelenggara mengakui adanya kekurangan personel dan menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rute serta penempatan tenaga medis.

Direktur Acara Siksorogo, Rachmat Septiyanto, menyatakan pihaknya segera melakukan pembenahan setelah insiden dua peserta yang meninggal dunia pada Minggu 7 Desember 2025.

Ditemui di rumah duka salah satu korban, Pujo Buntoro, di Karanganyar, Senin 8 Desember 2025, Rachmat menegaskan bahwa rute perlombaan akan dikaji ulang.

“Evaluasi jelas untuk rutenya akan kita evaluasi lagi yang pertama, terus kemudian untuk tenaga medisnya mungkin akan kita tambah,” katanya.

Rachmat menuturkan bahwa lonjakan peserta tahun ini turut mempengaruhi kesiapan panitia. Total peserta mencapai sekitar 5.700 orang dari dalam dan luar negeri, jauh lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Karena memang tahun ini juga sebenarnya kebetulan pesertanya yang lebih banyak, makanya mungkin kita kurang personel,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tim evakuasi akan ditambah serta disebar di lebih banyak titik agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi keadaan darurat.

“Terus untuk, apa namanya, tim evakuasi harus kita sediakan di lebih banyak lagi titik-titiknya biar lebih cepat lagi kita bisa menanganinya,” jelasnya.

Panitia juga mengungkapkan adanya perubahan rute pada Siksorogo Lawu Ultra 2025, yang disebut lebih panjang dan memiliki elevasi lebih tinggi dibanding edisi sebelumnya.

Meski demikian, panitia menegaskan bahwa dua korban yang meninggal berasal dari kategori fun run, bukan kategori ekstrem.

Penyelidikan terkait penyebab kematian kedua peserta masih berlangsung. Panitia menyatakan siap memberikan keterangan dan kooperatif dengan pihak berwenang.

Rachmat memastikan keselamatan peserta akan menjadi prioritas utama pada penyelenggaraan tahun mendatang. HUM/GIT

TAGGED: dua pelari meninggal, evaluasi rute, panitia kekurangan personel, Siksorogo Lawu Ultra, Siksorogo Lawu Ultra 2025, trail run
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Skema Gelap HOT51 Terbongkar, Judi Terselubung Live Pornografi Kelola Dana Rp 559 Miliar
28 Juni 2026
ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah hingga Gucci, Polisi Dalami Dugaan Kleptomania
28 Juni 2026
Omzet Judi Berkedok Timezone di Jakarta Capai Rp 2,1 Miliar per Bulan, Polda Metro Jaya Bongkar Modus
28 Juni 2026
Bupati TTU Singgung Oknum DPRD Kerap Mabuk saat Reses, Kasus Kematian dr Icha Buka Tabir
28 Juni 2026
Penganiaya Caddy Golf di Tangerang Ditahan, FP Terancam 5 Tahun Penjara
27 Juni 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Skema Gelap HOT51 Terbongkar, Judi Terselubung Live Pornografi Kelola Dana Rp 559 Miliar
28 Juni 2026
ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah hingga Gucci, Polisi Dalami Dugaan Kleptomania
28 Juni 2026
Bupati TTU Singgung Oknum DPRD Kerap Mabuk saat Reses, Kasus Kematian dr Icha Buka Tabir
28 Juni 2026
Penganiaya Caddy Golf di Tangerang Ditahan, FP Terancam 5 Tahun Penjara
27 Juni 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Skema Gelap HOT51 Terbongkar, Judi Terselubung Live Pornografi Kelola Dana Rp 559 Miliar

Hukum

ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah hingga Gucci, Polisi Dalami Dugaan Kleptomania

Hukum

Omzet Judi Berkedok Timezone di Jakarta Capai Rp 2,1 Miliar per Bulan, Polda Metro Jaya Bongkar Modus

Hukum

Bupati TTU Singgung Oknum DPRD Kerap Mabuk saat Reses, Kasus Kematian dr Icha Buka Tabir

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?