MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

BNN Ungkap Licinnya Pergerakan Dewi Astutik, Buron Sabu Rp 5 Triliun

Publisher: Redaktur 3 Desember 2025 2 Min Read
Share
Dewi Astutik, buron interpol asal Ponorogo. Foto: tangkapan layar video viral)
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap cara Dewi Astutik, buron kasus penyelundupan sabu senilai Rp 5 triliun, menghindari pengejaran aparat.

Dewi diketahui sering berpindah-pindah negara dan mengubah penampilan sebelum akhirnya ditangkap di Kamboja.

Dewi Astutik ditetapkan sebagai daftar pencarian orang sejak 2024. Pada pertengahan 2025, Dewi kembali membuat geger karena diduga mengendalikan penyelundupan dua ton sabu di perairan Karimun, Kepulauan Riau.

Saat itu, Kepala BNN Komjenpol Marthinus Hukom menyatakan bahwa peran Dewi terungkap dari keterangan empat warga negara Indonesia yang ditangkap dalam kasus tersebut. Mereka disebut sebagai bagian dari jaringan internasional yang beroperasi di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga:  Densus 88 Jemput Warga Tulungagung, Terduga Teroris  Ditangkap saat Hendak ke Masjid

Sabu seberat dua ton itu diangkut Kapal MT Sea Dragon Tarawa yang dikendalikan seorang warga negara Thailand bernama Chancai. Chancai merupakan buron kepolisian Thailand dan telah ditetapkan sebagai buron internasional.

BNN kemudian menelusuri keberadaan Dewi hingga ke Kamboja. Dewi akhirnya ditangkap pada 1 Desember 2025 di Sihanoukville melalui kerja sama BNN, Interpol, dan BAIS. Pada 2 Desember malam, Dewi dibawa ke Jakarta dengan pengawalan ketat.

Kepala BNN Komjenpol Suyudi Ario Seto menjelaskan bahwa Dewi sangat licin karena sering berpindah negara. Selain itu, Dewi merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional yang memiliki koneksi di kawasan Golden Triangle. Suyudi menyebut pola pergerakan Dewi mirip dengan buron narkoba lain bernama Fredy Pratama.

Baca Juga:  AALCO: Pengaruh Besar dalam Memperjuangkan Suara Asia-Afrika di Tingkat Global

Suyudi mengatakan pihaknya mendapatkan informasi keberadaan Dewi di Phnom Penh pada 17 November. Setelah dilakukan pemantauan bersama otoritas Kamboja, barulah penangkapan dilakukan.

Selain kerap berpindah negara, Dewi juga disebut sering mengganti penampilan. Seorang warga di Sumber Agung, Ponorogo, menyebut Dewi beberapa kali mengubah gaya rambut dan sempat berpamitan hendak bekerja ke Kamboja seusai Lebaran 2023.

Dewi juga diketahui menjadi buronan Korea Selatan. Ia disebut sebagai rekrutor jaringan perdagangan narkotika Asia–Afrika. BNN menyatakan bahwa pengungkapan kasus ini menyelamatkan sekitar delapan juta jiwa dari ancaman narkoba. HUM/GIT

TAGGED: Asia Afrika, BNN, Buronan, Dewi Astutik, Fredy Pratama, jaringan perdagangan narkotika, kepala bnn, Komjenpol Suyudi Ario Seto, Korea Selatan, rekrutor, Sabu
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Jajaran imigrasi memimpin rapat koordinasi pengawasan orang asing yang diikuti oleh berbagai stakeholder.
Timpora Kabupaten Semarang Perkuat Deteksi Dini, Imigrasi Tegaskan Komitmen Pengawasan Orang Asing
4 Maret 2026
Trio Terdakwa Lolos Jeratan Pasal Perintangan Penyidikan Tiga Kasus Korupsi
4 Maret 2026
Hasan Wirajuda Ungkap Diskusi Prabowo Bahas Konflik Timur Tengah dan Dampak Global
4 Maret 2026
20 Nama Calon Bos Baru OJK Dirilis di Jakarta, Friderica hingga Pahala Mansury Lolos Tahap I
4 Maret 2026
Pejabat Pemkab Pekalongan Diperiksa KPK di Mapolres Usai OTT Bupati
4 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Trio Terdakwa Lolos Jeratan Pasal Perintangan Penyidikan Tiga Kasus Korupsi
4 Maret 2026
Hasan Wirajuda Ungkap Diskusi Prabowo Bahas Konflik Timur Tengah dan Dampak Global
4 Maret 2026
20 Nama Calon Bos Baru OJK Dirilis di Jakarta, Friderica hingga Pahala Mansury Lolos Tahap I
4 Maret 2026
Pejabat Pemkab Pekalongan Diperiksa KPK di Mapolres Usai OTT Bupati
4 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Jajaran imigrasi memimpin rapat koordinasi pengawasan orang asing yang diikuti oleh berbagai stakeholder.
Imigrasi

Timpora Kabupaten Semarang Perkuat Deteksi Dini, Imigrasi Tegaskan Komitmen Pengawasan Orang Asing

Korupsi

Trio Terdakwa Lolos Jeratan Pasal Perintangan Penyidikan Tiga Kasus Korupsi

Internasional

Hasan Wirajuda Ungkap Diskusi Prabowo Bahas Konflik Timur Tengah dan Dampak Global

Headlines

20 Nama Calon Bos Baru OJK Dirilis di Jakarta, Friderica hingga Pahala Mansury Lolos Tahap I

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?