MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

178 Pendaki Selamat Setelah Terjebak di Ranu Kumbolo saat Semeru Erupsi

Publisher: Redaktur 20 November 2025 2 Min Read
Share
Warga mengabadikan luncuran awan panas Gunung Semeru dari Desa Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang.
Ad imageAd image

LUMAJANG, Memoindonesia.co.id – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang kembali mengalami erupsi dengan memuntahkan guguran awan panas.

Di tengah kondisi tersebut, sebanyak 178 pendaki dilaporkan sempat terjebak di kawasan Ranu Kumbolo. Relawan dan petugas TNBTS memastikan seluruh pendaki dalam keadaan selamat.

Erupsi Gunung Semeru terjadi pada Rabu 19 November 2025. Aktivitas pendakian pada hari yang sama tetap dibuka sejak pagi sebelum status gunung dinaikkan menjadi Awas. Pendaki pertama yang naik dilaporkan baru tiba di Ranu Kumbolo sekitar pukul 19.00-20.00 WIB.

Sukaryo atau Cak Yo, relawan Sahabat Volunteer Semeru (Saver), menjelaskan kondisi para pendaki saat awan panas meluncur dari puncak Semeru. Ia menegaskan bahwa Ranu Kumbolo berada di titik aman dan tidak terdampak awan panas.

Baca Juga:  Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini: 3 Kali Letusan, Kolom Abu Capai 900 Meter

“Iya, jadi kemarin kan pendakian masih dibuka dari pagi, jadi mereka perjalanan pendaki pertama datang jam 16.00 WIB. Malam baru sampai di Ranu Kumbolo. Kamu dapat berita itu (erupsi dan status naik) dari vulkanologi,” ujarnya, Kamis 20 November 2025.

Menurut Cak Yo, arah guguran awan panas bergerak ke wilayah Gladak Perak sehingga tidak mengenai kawasan Ranu Kumbolo. Ia memastikan kondisi para pendaki aman, tanpa paparan abu vulkanik.

“Awan panasnya ke Gladak Perak. Nggak ada abu vulkanik di Ranu Kumbolo. Kalau di Ranu Kumbolo kondisinya sedikit berkabut, ini sudah clear, saya akan memastikan saya yang terakhir turun, dan sudah tidak ada pendaki di sini,” terangnya.

Baca Juga:  Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini: 3 Kali Letusan, Kolom Abu Capai 900 Meter

Sebelumnya, Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani, menyebut bahwa total pendaki yang saat itu berada di Ranu Kumbolo mencapai 178 orang.

Koordinasi dengan Pendamping Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST) dilakukan untuk memastikan keberadaan seluruh pendaki. Semua pendaki telah dipandu turun menggunakan jalur aman usai situasi dinyatakan terkendali. HUM/GIT

TAGGED: awan panas Semeru, pendaki Ranu Kumbolo, Semeru erupsi
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Kecurangan UTBK SNBT 2026 Terungkap, Modus Joki hingga Alat Dengar di Telinga
22 April 2026
Peserta UTBK SNBT di Semarang Curang Tanam Alat di Telinga, Undip Perketat Pengawasan
22 April 2026
Polda Metro Jaya Kaji Laporan Ade Armando dan Abu Janda Terkait Video Ceramah Jusuf Kalla
22 April 2026
Ade Armando dan Abu Janda Dipolisikan Buntut Video Ceramah Jusuf Kalla
22 April 2026
Ibu Muda Viral Maki Pemotor di Mojokerto Ternyata Residivis Kasus Pencurian
21 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kecurangan UTBK SNBT 2026 Terungkap, Modus Joki hingga Alat Dengar di Telinga
22 April 2026
Peserta UTBK SNBT di Semarang Curang Tanam Alat di Telinga, Undip Perketat Pengawasan
22 April 2026
Polda Metro Jaya Kaji Laporan Ade Armando dan Abu Janda Terkait Video Ceramah Jusuf Kalla
22 April 2026
Ade Armando dan Abu Janda Dipolisikan Buntut Video Ceramah Jusuf Kalla
22 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Kecurangan UTBK SNBT 2026 Terungkap, Modus Joki hingga Alat Dengar di Telinga

Hukum

Peserta UTBK SNBT di Semarang Curang Tanam Alat di Telinga, Undip Perketat Pengawasan

Hukum

Polda Metro Jaya Kaji Laporan Ade Armando dan Abu Janda Terkait Video Ceramah Jusuf Kalla

Hukum

Ade Armando dan Abu Janda Dipolisikan Buntut Video Ceramah Jusuf Kalla

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?