MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Walkot Bogor Tanggapi Fotografer SSA yang Kirim Foto Lewat WA: Minta Saling Hargai Privasi

Publisher: Redaktur 18 November 2025 2 Min Read
Share
Ilustrasi
Ad imageAd image

BOGOR, Memoindonesia.co.id – Sebuah unggahan di media sosial menyoroti tindakan oknum fotografer di kawasan Sistem Satu Arah (SSA) Kebun Raya Bogor yang mengirimkan foto para pelari melalui aplikasi WhatsApp.

Pesan yang dikirim kerap diawali dengan sapaan “Misi paket kak”, sehingga menimbulkan keluhan dari sebagian warga yang tengah berolahraga.

Dalam unggahan yang beredar, sejumlah pelari mengaku menerima foto dari fotografer tanpa diminta. Bahkan, ada warga yang disebutkan menghabiskan hingga Rp300 ribu per minggu setelah menerima kiriman foto tersebut. Disebutkan pula bahwa fotografer biasanya mengirim foto kepada pelari yang sudah dikenal.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan mengenai adanya pemaksaan membeli foto. Menurutnya, keberadaan fotografer di SSA Kebun Raya Bogor masih dalam batas wajar.

“Sejauh ini para juru foto di seputaran SSA Kota Bogor masih dalam batas toleransi. Belum ada laporan pemaksaan membeli foto kepada masyarakat yang sedang berolahraga,” ujar Dedie, Selasa 18 November 2025.

Meski begitu, Dedie mengimbau para pelari untuk dapat memberi kode kepada fotografer apabila tidak ingin aktivitas mereka dipotret. Cara ini dinilai dapat mencegah potensi gesekan di lapangan.

“Fenomena memotret pelari memang sedang viral dan dianggap mengganggu privasi di ruang publik, maka semua harus sama-sama belajar agar tidak terjadi pelanggaran,” ucapnya.

Ia juga meminta para fotografer untuk menghargai privasi masyarakat. Menurutnya, diperlukan kesepahaman agar ruang publik tetap nyaman.

“Paling mudah seperti memberi kode kepada fotografer bahwa Anda tidak ingin aktivitasnya diabadikan. Atau ada kesepakatan tidak tertulis yang intinya sama-sama menghargai satu sama lain,” tutur Dedie. HUM/GIT

TAGGED: Dedie A Rachim, fotografer bogor kirim foto, privasi pelari, SSA Kebun Raya Bogor, viral misi paket kak
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry1
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

19 Aset Tanah, Harta Rp 19,85 Miliar: Agus Andrianto di Tengah Sorotan Lapas Cibinong
30 September 2026
Bappisus Usut Dugaan Komersialisasi Hunian Eksklusif Lapas Cibinong
30 September 2026
KPK Sita Apartemen Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha Berinisial EBS
30 September 2026
Pentolan OPM Hermanus Hogajau Tewas dalam Kontak Tembak di Intan Jaya
30 September 2026
KPK Geledah Pengembang di Bandung Barat, Diduga Terkait Pengurusan HGB ATR/BPN
30 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Bappisus Usut Dugaan Komersialisasi Hunian Eksklusif Lapas Cibinong
30 September 2026
KPK Sita Apartemen Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha Berinisial EBS
30 September 2026
Pentolan OPM Hermanus Hogajau Tewas dalam Kontak Tembak di Intan Jaya
30 September 2026
KPK Geledah Pengembang di Bandung Barat, Diduga Terkait Pengurusan HGB ATR/BPN
30 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Imigrasi

19 Aset Tanah, Harta Rp 19,85 Miliar: Agus Andrianto di Tengah Sorotan Lapas Cibinong

Pemasyarakatan

Bappisus Usut Dugaan Komersialisasi Hunian Eksklusif Lapas Cibinong

Korupsi

KPK Sita Apartemen Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha Berinisial EBS

Nasional

Pentolan OPM Hermanus Hogajau Tewas dalam Kontak Tembak di Intan Jaya

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?