MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Santri Korban Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Ditemukan Meninggal dalam Posisi Sujud

Publisher: Redaktur 2 Oktober 2025 2 Min Read
Share
Evakuasi santri yang tertimbun reruntuhan musala Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo.
Ad imageAd image

SIDOARJO, Memoindonesia.co.id – Proses evakuasi korban reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, kembali menghadirkan kisah haru. Seorang santri ditemukan meninggal dunia dalam posisi sujud, tepat di samping Syahlendra Haikal (13) yang berhasil selamat.

Santri tanpa identitas itu ditemukan tim SAR di zona A1, dekat pintu masuk bangunan yang ambruk, pada Rabu 1 Oktober 2025 sekitar pukul 14.42 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke RS Siti Hajar untuk diidentifikasi tim DVI Polda Jatim.

Direktur Operasi Basarnas sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menjelaskan, korban dalam kondisi sujud tersebut merupakan santri ke-12 yang berhasil dievakuasi.

Baca Juga:  AHY Bahas Rencana Pemerintah Bantu Pembangunan Kembali Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

“Sujud itu kan yang tadi sore, yang hitam, yang sebelahan sama Haikal. Tadinya kita mau mengambil Haikal, tapi karena posisinya berdekatan, akhirnya kita tarik korban yang meninggal lebih dulu,” ujar Yudhi Bramantyo.

Tak lama berselang, sekitar pukul 15.22 WIB, petugas berhasil mengevakuasi Haikal sebagai korban ke-13. Ia dinyatakan selamat dan langsung dirujuk ke RSUD Sidoarjo.

Kasubdit RPDO Basarnas, Emi Freezer, menyebut terdapat 15 titik yang diduga masih terdapat korban tertimbun, terdiri dari delapan berstatus hitam (meninggal) dan tujuh berstatus merah (hidup).

“Dari 15 lokasi ini, delapan berstatus hitam dan tujuh berstatus merah. Hitam artinya tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan, sedangkan merah artinya korban masih bisa memberikan respons,” jelas Freezer.

Baca Juga:  Dua Jenazah Ditemukan di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

Sementara itu, hingga kini lima jenazah korban runtuhan sudah berhasil ditemukan, empat di antaranya telah diidentifikasi. Tim DVI Polda Jatim menegaskan identifikasi dilakukan dengan ketelitian ekstra agar tidak terjadi kekeliruan.

Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim, AKBP dr. Adam Bimantoro, menyampaikan, “Kami pastikan dalam proses identifikasi ini, ketepatan lebih utama dibanding kecepatan. Jangan sampai salah identifikasi dan diserahkan ke keluarga yang tidak tepat.”

Adapun identitas empat jenazah yang sudah teridentifikasi yaitu:

  1. Maulana Alfan Ibrahimavic (13), warga Bongkaran, Pabean Cantian, Surabaya.

  2. Muhammad Masudulat (14), warga Kali Kendal, Dukuh Pakis, Surabaya.

  3. Muhammad Soleh (22), warga Tanjung Pandan, Bangka Belitung.

  4. Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas (17), warga Putat Jaya, Sawahan, Surabaya. HUM/GIT

Baca Juga:  Dirjen PPTR Jonahar Tegaskan Kehadiran Negara: Sertifikat Wakaf Diserahkan, Pembangunan Ulang Ponpes Al Khoziny Resmi Dimulai
TAGGED: DVI Polda Jatim, Ponpes Al Khoziny, Santri, sujud
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Bupati Sidoarjo, Subandi, menyerahkan secara simbolis kepada 1.000 penerima di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Kamis (10/7).
Pemkab Sidoarjo Gelontorkan 4.000 Beasiswa, Subandi: Jangan Ada Anak Putus Sekolah!
9 Juli 2026
Terungkap! Begini Modus TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi Eksploitasi Anak Jadi PSK
9 Juli 2026
Polda Metro Jaya Bongkar TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi, 12 Tersangka Ditangkap
9 Juli 2026
Rekomendasi KPK soal MBG Sempat Diabaikan Era Dadan, BGN Kini Bentuk Tim Perbaikan
8 Juli 2026
Kasus Korupsi Kuota Haji Segera Disidangkan, KPK Harap Yaqut Cholil Qoumas Cepat Pulih
8 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Terungkap! Begini Modus TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi Eksploitasi Anak Jadi PSK
9 Juli 2026
Polda Metro Jaya Bongkar TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi, 12 Tersangka Ditangkap
9 Juli 2026
Rekomendasi KPK soal MBG Sempat Diabaikan Era Dadan, BGN Kini Bentuk Tim Perbaikan
8 Juli 2026
Kasus Korupsi Kuota Haji Segera Disidangkan, KPK Harap Yaqut Cholil Qoumas Cepat Pulih
8 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Bupati Sidoarjo, Subandi, menyerahkan secara simbolis kepada 1.000 penerima di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Kamis (10/7).
Pemerintahan

Pemkab Sidoarjo Gelontorkan 4.000 Beasiswa, Subandi: Jangan Ada Anak Putus Sekolah!

Hukum

Terungkap! Begini Modus TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi Eksploitasi Anak Jadi PSK

Hukum

Polda Metro Jaya Bongkar TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi, 12 Tersangka Ditangkap

Korupsi

Rekomendasi KPK soal MBG Sempat Diabaikan Era Dadan, BGN Kini Bentuk Tim Perbaikan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?